suplemenGKI.com

Minggu, 10 Mei 2020

09/05/2020

MENYATU BERSAMA SANG BATU HIDUP

1 Petrus 2 : 2 – 10            

Pengantar
Sebuah bangunan yang akan didirikan, tentu ada tujuannya. Demikian juga keberadaan umat TUHAN sebagai sebuah ‘bangunan kehidupan’, tentu ada tujuannya. Namun yang lebih penting adalah bagaimana ‘bangunan kehidupan’ itu didirikan secara baik? Apa yang menjadi dasar dan patokannya? Juga bagaimana tiap bagian dari ‘bangunan kehidupan’ itu saling menyatu. Maka marilah kita membaca 1 Petrus 2 : 2 – 10  untuk memperhatikan dengan baik, bagaimana gereja atau umat TUHAN bertumbuh dan dibangun bersama Sang Batu Hidup, yaitu: TUHAN YESUS Kristus.

Pemahaman

Ayat  2 – 3           :  Bagaimana umat TUHAN bertumbuh dan beroleh keselamatan?

Ayat  4 – 8           :  Apa arti dari ungkapan “batu hidup”?

Ayat  9 – 10         :  Bagaimana keberadaan umat TUHAN yang beroleh belas kasih-NYA?

Umat TUHAN hanya dapat bertumbuh dan beroleh keseselamatan karena adanya kebaikan TUHAN. Dalam bagian pembacaan kita dinyatakan: “Jika kamu benar-benar telah mengecap kebaikan TUHAN”. Ibarat bayi yang baru lahir, maka ia selalu ingin akan air susu yang murni dan yang rohani.

Dan tidak berhenti sampai di situ saja, tetapi juga dengan hidup menyatu bersama TUHAN YESUS Kristus, Sang Batu Hidup yang dibuang oleh manusia, tetapi yang dipilih dan dihormat di hadirat ALLAH.  Sang Batu Hidup itu adalah batu penjuru yang mahal (batu pilihan) bagi setiap orang yag percaya. Dan setiap orang yang percaya kepada-NYA tidak akan dipermalukan.

Kristus adalah Sang Batu Hidup yang menjadi dasar dan patokan bagi setiap orang percaya agar kemudian mereka (kita) sedia dipergunakan sebagai batu hidup untuk pembangunan suatu rumah rohani, bagi suatu imamat kudus, untuk mempersembahkan persembahan rohani kepada ALLAH.

Dengan demikian maka kehidupan umat TUHAN dapat dinyatakan sebagai bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan ALLAH sendiri, untuk memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari ALLAH, yang telah memanggil setiap orang yang percaya untuk keluar dari kegelapan kepada terang-NYA yang ajaib, dan menjadi umat TUHAN oleh belas kasihan-NYA. Semua itu dapat terbangun (bertumbuh) dengan baik dan benar sesuai tujuan, jika hidup umat TUHAN tetap menyatu dengan Sang Batu Hidup.

Refleksi
Marilah kita mengambil waktu hening sejenak dan merenungkan:

  • Apakah kita telah dan selalu rindu mengecap kebaikan TUHAN?
  • Apakah kita bersedia menyatu dengan TUHAN YESUS Kristus untuk mempersembahkan persembahan rohani kepada ALLAH. 

Tekad
Ya ALLAH, jadikan aku sebagai pemberita perbuatan-perbuatan besar (kebaikan-kebaikan) ALLAH, yang juga telah aku rasakan. 

Tindakanku
Mulai hari ini, aku akan datang kepada (menyatukan hidup dengan) TUHAN YESUS untuk membangun kehidupan umat TUHAN yang berkenan kepada ALLAH.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»