suplemenGKI.com

MINGGU, 10 JUNI 2012

09/06/2012

Markus 3:20-30

“Lembutkan Hati, Terima PanggilanNya”

 

PERTANYAAN PENUNTUN PEMAHAMAN ALKITAB

  1. Bagaimana para ahli Taurat menyimpulkan tentang Yesus setelah mereka menyaksikan kuasa Yesus atas roh-roh jahat (ayat 22, lihat juga ay.10-11)
  2. Dengan demikian, kesalahan apa yang telah mereka lakukan yang dikatakan Yesus sebagai dosa menghujat Roh Kudus yang tak terampuni?
  3. Seruan apa/kebenaran apa yang Yesus tegaskan kepada ahli Taurat dan juga kepada kita sekarang melalui perkataan Yesus tersebut?

 

RENUNGAN

Dalam peristiwa ini, Yesus berhadapan dengan pemimpin-pemimpin agama yang sekaligus menjadi pemimpin politik di kalangan bangsa Yahudi. Mereka terus membenci Yesus karena Yesus merupakan ancaman bagi bagi stabilitas posisi/kedudukan mereka. Permusuhan dan penolakan secara konstan dilakukan oleh para ahli Taurat dan orang Farisi, terlihat dengan jelas juga dalam beberapa perikop sebelum bacaan kita hari ini.

Kali ini mereka dengan berani menuduh Yesus kerasukan roh jahat. Atau dengan kata lain mereka mengatakan bahwa kuasa Yesus bukanlah kuasa dari Allah sebagaimana yang sering Yesus katakan, melainkan kuasa si jahat. Ini bukan sekadar menuduh Yesus berbohong, melainkan merupakan penolakan untuk percaya pada kuasa Yesus, termasuk pada Pribadi Yesus sendiri sebagai Allah.  Padahal ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi itu telah melihat dengan mata kepala mereka sendiri segala mukjizat yang dilakukan Yesus.

Karena itulah Yesus kemudian menyebutkan bahwa tindakan mereka itu merupakan bentuk penghujatan terhadap Roh Kudus, dan ini merupakan dosa yang tidak terampuni.

Dengan demikian, kita bisa memahami bahwa yang dimaksud dengan menghujat Roh Kudus adalah tindakan/keputusan secara sengaja, dan terus menerus menolak kesaksian Roh Kudus bahwa Yesus adalah Mesias, Anak Allah, dan terhadap segala kuasaNya, termasuk kuasa pengampunanNya. Menghujat Roh Kudus berarti menyangkali semua karya yang telah dilakukan Kristus.

Setelah kita memahami apa arti menghujat Roh Kudus, maka kita juga akan bisa mengerti mengapa Yesus berkata bahwa itu adalah dosa yang tak terampuni.  Bukan karena dosa itu terlalu besar, bukan karena kasih karunia Allah tidak mampu mengampuni dosa itu, tetapi karena manusia menolak untuk percaya, menolak untuk menerima kuasa Allah dan segala pengampunanNya.

Melalui peringatan keras yang Yesus katakan, Ia sebenarnya juga sedang memanggil semua orang agar tidak terus menerus menolak kasih dan kuasa Allah, tidak menolak keselamatan kekal yang Allah berikan. Seruan yang sama juga perlu untuk kita teruskan kepada orang-orang yang belum mau percaya kepada Kristus, supaya mereka mau percaya dan diselamatkan Allah.

 

“Akulah jalan, dan kebenaran, dan hidup. Tidak ada seorang pun yang datang kepada Bapa kalau bukan melalui Aku.” – Yoh. 14:6

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«