suplemenGKI.com

Kisah Para Rasul 19:8-12

 

“Tetap Menghasikan Buah Sekalipun Ada Hadangan”

Pengantar:
Dalam perjalanan hidup pasti akan selalu ada tantangan dan hadangan walaupun kita sudah mempersiapkannya sebaik mungkin. Mengapa? Karena sesungguhnya ketika kita berjalan arahnya pasti menuju ke depan yang sebelumnya belum pernah kita lewati maka kita belum tahu apa yang ada di depan dan apa yang akan terjadi. Segala bentuk antisipasi yang telah kita siapkan terkadang tidak selalu tepat untuk mengatasi hadangan dan tantangan yang ada. Namun ketika terjadi hadangan dan tantangan di depan, itu pasti akan mengajar kita untuk mengambil langkah-langkah strategis agar perjalanan hidup kita tetap maju dan menghasilkan hal yang besar. Tema renungan kita “Tetap menghasilkan buah sekalipun ada hadangan”

Pemahaman:

  1. Tantangan dan hambatan apa yang dihadapi Paulus dalam Misi pekabaran Injil? (v. 9a)
  2. Apa yang dilakukan Paulus ketika menghadapi tantangan dan hambatan? (v. 9b-12)

Pada renungan kemarin kita memperhatikan bagaimana Paulus menolong dua belas murid untuk bertumbuh lebih baik dalam hidup beriman pada Kristus dan melalui pertolongan Roh Kudus mereka mengalami pertumbuhan kemudian menjadi efektif melayani Tuhan (v. 6). Renungan hari ini kita memperhatikan Paulus menghadapi tantangan ketika ia mengunjungi rumah ibadat dan mengajar tentang Injil Kerajaan Allah. Ada beberapa orang yang tegar hatinya, mereka tidak mau diyakinkan, malahan mengumpat jalan Tuhan di depan orang banyak. Tidak ada data detail tentang mereka itu namun beberapa penafsir mengatakan mereka adalah sekelompok kecil orang-orang yang memiliki pengaruh dan mempengaruhi orang lain agar menolak pekabaran Injil, hal itu tergambar dari pernyataan “…mengumpat jalan Tuhan di depan orang banyak”. Paulus kemudian meninggalkan mereka, namun bukan melarikan diri atau menyerah tetapi Paulus justru mempersiapkan misi yang lebih besar lagi untuk pekabaran Injil selanjutnya. Yaitu ia membawa orang-orang yang sudah menerima pemberitaan Injil termasuk ke dua belas murid yang telah ditolong untuk memahami iman yang benar di dalam Kristus. Paulus memperlengkapi mereka di sebuah ruang kuliah Tiranus selama dua tahun, sebuah strategi yang hebat. Hasilnya di katakan semua penduduk Asia mendengar firman Tuhan. Allah juga memakai Paulus bersama murid-muridnya mengadakan mujizat-mujizat sehingga banyak orang menjadi percaya dan diselamatkan dalam Kristus.

Refleksi:
Saudara, terkadang kita memang harus keluar dari zona nyaman dan masuk pada jalur yang sulit dalam perjalanan hidup kita agar bisa melihat hal-hal besar yang Tuhan siapkan bagi kita.

Tindakanku:
Mari saudara, kita tetap terus maju melangkah di jalan hidup kita sekalipun mungkin di tengah jalan terkadang tidak sesuai dengan perencanaan kita, namun mungkin Tuhan telah mempersiapkan hal yang lebih baik di luar apa yang kita rencanakan.

Tekadku:
Ya Tuhan, kami mengucap syukur kepada-Mu karena Engkau selalu membuka jalan yang lebih baik dan lebih besar di dalam perjalanan hidup kami, walaupun terkadang kami kurang memahami sebelumnya. Ajarkan kami untuk memahami rancangan-Mu bagi kami ya Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«