suplemenGKI.com

Menyambut KedatanganNya

Markus 1:1-8

 

Pengantar
                Pernahkah saudara melihat penyambutan tamu negara? Apa yang dilakukan oleh negara tersebut? Tamu negara adalah suatu kehormat bagi negara yang dikunjunginya, maka negara yang dikunjunginya akan mempersiapkan dengan baik segala sesuatu yang diperlukan oleh tamu negara tersebut. Persiapan akomodasi, transportasi, konsumsi kujungan kerja, kerja sama dengan negaranya dan lain-lain. Pendek kata semua akan disiapkan secara baik-baik sehingga tamu negara tersebut merasa senang di sambut di negara tersebut. Bagaimana kita menyambut kedatanganNya?

Pemahaman

Ay 1-2, Apa yang dikatakan oleh Markus dalam kesaksiannya?

Ay 3-4, Mengapa markus mengkaitkan kedatanganNya dengan nabi Yesaya?

Ay 5-6, Apa yang dilakukan oleh Yohanes pembaptis?

Ay 7-8, Apa yang dikatakan Yohanes pembaptis tentang Mesias?

Markus menghubungkan kedatangan Mesias dengan nubuat yang ditulis oleh nabi Yesaya. Dalam perjanjian lama sesosok Mesias sangat dinanti-nantikan oleh bangsa Israel, bahkan banyak nabi-nabi yang bernubuat tentang Mesias yang akan datang. Nabi Yesaya menubuatkan bahwa sebelum mesias datang ada suara orang yang berseru-seru di padang untuk mempersiapkan jalan bagi Tuhan.

Hal ini digenapi di dalam diri Yohanes pembaptis. Bahkan Yohanes pembaptis menyerukan untuk setiap orang dapat menyambut Mesias dengan cara bertobat, dibaptis dan meminta pengampunan dosa dari Allah. Maka seruan Yohanes pembaptis, bertobatlah kerajaan Allah sudah dekat menggaung di telinga mereka.

Yohanes pembaptis sangat menyadari bahwa Mesias yang akan datang itu sangat berkuasa bahkan membuka tali kasutNyapun Yohanes merasa tidak layak. Yohanes paham betul bahwa Mesias inilah yang akan menjadi juru slamat Israel dan juru slamat dunia. Yohanes menyadari bahwa Mesias inilah yang telah lama dinanti-nantikan oleh bangsa Israel dan sekarang hadir di dunia ini.

Refleksi
Ambil waktu sejenak dan renungkanlah: Bagaimana saudara mempersiapkan menyambut kedatanganNya? Sudahkah kita menceritakan kebesaran dan kemahakuasaan Tuhan pada orang lain?

Tekadku
Ya, Tuhan ampunilah kami kalau kami tidak serius menyambut kedatanganMu! Ampuni juga kalau kami tidak pernah menceritakanMu yang hidup di dalamku kepada orang lain?

Tindakanku
Hari ini saya akan terus mempersiapkan diri untuk menyambut kedatanganNya, salah satu caranya dengan menceritakan kebesaranNya dan dasyatNya Allahku pada orang lain.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«