suplemenGKI.com

Minggu 1 Maret 2020

29/02/2020

Menang Dalam Pencobaan

Matius 4:1-11

Pengantar
                Sering kali kita berharap bahwa hidup ini berjalan lancar seperti jalan tol, tanpa hambatan yang berarti. Padahal kenyataannya tidak pernah kita jumpai orang yang percaya hidupnya lancar-lancar saja. Bahkan banyak orang yang percaya hidupnya dikeliling oleh berbagai macam pencobaan, dimana mereka harus dapat mengambil keputusan dengan hikmat Tuhan.

Pemahaman

Ay 1-2, Bagaimana keadaan Yesus waktu itu?

Ay 3-4, Pencobaan apa yang Yesus alami pertama kali dan bagaimana jawaban Yesus?

Ay 5-6, Apa pencobaan yang kedua yang diberikan Yesus oleh si pencoba?

Ay 7, Apa jawaban Yesus terhadap pencobaan yang ke 2?

Ay 8-9, Dimanakah Yesus dibawa dan apa yang ditawarkan iblis?

Ay 10, Apa jawaban Yesus terhadap godaan ke 3?

Ay 11, Apa yang Tuhan sediakan bagi hambaNya yang setia?

Yesus didalam keadaan berpuasa 40 hari 40 malam di bawa oleh Roh ke padang gurun untuk dicobai iblis. Godaan pertama adalah mengubah batu menjadi roti, iblis menawarkan jikalau Engkau Anak Allah. Yesus dengan tenang mejawab: bahwa manusia hidup bukan dari roti saja tetapi dari setiap firman yang keluar dari mulut Allah.

Godaan ke dua, Yesus dibawa ke bumbungan Bait Allah, dan disuruh untuk menjatuhkan diri-Nya, iblis menawarkan jikalau Engkau Anak Allah. Karena Tuhan pasti akan menolong Yesus.

Yesus menjawab: janganlah engkau mencobai Tuhan Allahmu!

Godaan ketiga, Iblis membawaNya ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan semua kerajaan dunia dengan kemegahannya, semuanya ini akan diberikan kepada Yesus, kalau Yesus mau menyembah kepada Iblis. Jawab Yesus: Enyahlah, iblis! Engkau harus menyembah Tuhan Allahmu dan hanya kepada Dia sajalah engkau berbakti.

Disini diperlihatkan bagaimana iblis menggoda, supaya manusia mau menuruti iblis dan jauh dari Tuhan. Mulai godaan atas kebutuhan pokok manusia yaitu makan, lalu digoda untuk mencobai Tuhan dan digoda untuk menyembah atau mengagungkan iblis. Iblis dapat memberikan hal-hal yang bersifat semu bukan atau tidak dapat memberi hal hal yang bersifat kekal.

Maka Tuhan Yesus yang telah menang menghadapi semua pencobaan, mengharapkan kita juga menang terhadap godaan atau rayuan iblis yang hanya bersifat semu bukan yang bersifat kekal.

Refleksi
Renungkan: Berapa banyak kita tertarik dengan hal-hal yang bersifat semu dan bukan yang bersifat kekal? Berapa kali kita menang atas pencobaan yang ada?

Tekadku
Ya Tuhan, buatlah kami lebih tertarik kepada hal-hal yang bersifat kekal, sehingga kami dapat menang menghadapi pencobaan.

Tindakanku
Kala bertemu dengan pencobaan yang ada, yakin bahwa Tuhan menyertai kita dan memberikan kemenangan pada kita.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«