suplemenGKI.com

Jumat, 28 Juni 2013

Galatia 5:16-25 

Pengantar

Seorang Bapak bergumul tentang kehidupan imannya. Ia tahu apa yang baik dan benar menurut Firman TUHAN namun sering kali ia tidak berdaya menghadapi keinginan-keinginannya, antara lain keinginan untuk berbohong ketika berbisnis. Ia sadar bahwa ia harus segera menghentikan kebohongannya namun ia takut tidak mendapatkan keuntungan besar. Apakah Saudara pernah memiliki pergumulan serupa? Mari kita belajar dari bacaan Alkitab hari ini.

Pemahaman

• Ayat 16-18 : Apakah yang terjadi di jemaat Galatia sehingga Rasul Paulus memberikan nasihat hidup menurut Roh?
• Ayat 19-21 : Apakah perbuatan daging yang sering Saudara lakukan?
• Ayat 22-23 : Apakah buah Roh yang belum bisa Saudara hasilkan?
• Ayat 24-26 : Apa konsekuensi menjadi milik KRISTUS?

Kebebasan Kristen bukan kebebasan untuk menuruti kata hati yang bersifat lahiriah melainkan kebebasan untuk berjalan dalam kehidupan Roh. Ketegangan antara kesediaan melayani sesama berdasarkan kasih dan kecenderungan mementingkan diri sendiri sebagai manifestasi perbuatan dosa selalu akan ada dalam diri setiap orang percaya. Oleh karena itu tidaklah mudah bagi seseorang untuk mengasihi dan bersedia melayani sesama. Dalam ayat 16-25, ketegangan itu dimaknai sebagai ketegangan antara hidup menurut daging dan menurut Roh. Kalau jemaat mampu hidup menurut Roh, ia akan mengalahkan daya tarik kehidupan daging. Roh Kudus yang hidup dan berkuasa memungkinkan hal itu terjadi. Tanpa dukungan kekuatan dari Roh Kudus, manusia tak sanggup mengalahkan kedagingannya.

Betapa kuatnya pertentangan antara keinginan hidup dalam daging atau menurut Roh itu sudah dialami Rasul Paulus sendiri. Pergumulan beratnya diungkapkan dalam Roma 7:13-26. Dalam surat kepada jemaat Galatia ini Rasul Paulus menyampaikan solusi untuk mengatasi ketegangan itu. Kuncinya menurut Paulus adalah memberi diri dipimpin Roh (ay 17). Dengan merendahkan dan menyerahkan diri kepada-Nya, jemaat akan mendapatkan kekuatan yang dibutuhkan untuk menang. Roh Kudus yang hidup dan berkuasa itu memberi jaminan yang pasti.

Hidup baru orang yang percaya menghasilkan buah Roh Kudus dan bukanlah “perbuatan daging” . Orang Kristen mati dan bangkit bersama KRISTUS dalam keadaan baru dan bersih; suatu keadaan di mana perkara-perkara yang jahat dari kehidupan lama telah lenyap dan muncullah perkara-perkara yang indah dan manis sebagai buah-buah Roh. Mereka yang menyerahkan hidupnya dalam pimpinan Roh akan menghasilkan sifat-sifat yang berkenan kepada ALLAH seperti kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan, kelemahlembutan, penguasaan diri.

Refleksi

Fokuskan diri menghadap cermin! Lihatlah wajah Saudara! Bayangkanlah apa yang selama ini lebih menghiasi wajah Saudara: wajah kejahatan (keinginan daging) ataukah wajah yang diterangi buah Roh Kudus ?

Tekadku
TUHAN, mampukanlah aku mengambil keputusan meninggalkan keinginan daging dan menuruti keinginan Roh.

Tindakanku
Mulai hari ini, setiap malam aku akan mengevaluasi kehidupanku dengan pertanyaan “apakah buah Roh yang telah kuhasilkan di sepanjang hari ini?“

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*