suplemenGKI.com

Selasa, 17 Mei 2011
Mazmur 31:1-5

Pada masa kanak-kanak saya sering takut berada di tempat gelap. Pada suatu hari ayah mengajak saya mengunjungi keluarga di malam hari. Kami harus melewati jalan gelap di pinggir sawah. Dalam ketakutan, saya memegang erat tangan ayah. Saya tahu bila bersama ayah saya pasti aman. Akhirnya saya dapat melewati jalanan yang gelap dan merasa aman karena di samping saya ada ayah yang siap melindungi dan memberikan rasa aman.
Pernahkah Saudara mengalami ketakutan dalam hidup ini? Apa yang Saudara lakukan bila dilanda ketakutan?
Pendalaman teks Alkitab
Ayat 1-2 : Kondisi seperti apakah yang sedang dialami Daud sehingga dia berdoa seperti yang
dicatat dalam ayat 1-2?
Ayat 3-4 : Seperti apakah gambaran Daud tentang ALLAH ?
Ayat 5 : Apakah yang dilakukan Daud di tengah ketakutan yang ia alami?

Renungan

Bacaan hari ini menceritakan tentang pergumulan dan pengalaman iman Daud ketika dikejar-kejar dan hendak dibunuh Saul. Dia mengalami ketakutan karena orang-orang Saul terus memburunya. Pada saat itu ia merasa begitu menderita, tidak aman dan tidak berdaya terhadap situasi dilematis yang dialaminya. Dia harus terus melarikan diri dan bersembunyi terhadap raja yang memusuhinya, padahal ia tak bersalah. Daud lari bukan karena ia lemah dan tidak memiliki kekuatan untuk melawan dan melindungi diri melainkan karena tidak mau melawan atau lebih tepatnya ia menghayati bahwa ia tidak boleh melawan raja yang diurapi oleh ALLAH. Daud adalah seorang yang takut akan TUHAN. Dalam ketakutan dan ketidakamanan di tengah pelarian inilah Daud berdoa, menyerahkan dirinya kepada TUHAN dan memohon pertolongan TUHAN. Ia memohon perlindungan agar diluputkan dari yang jahat demi keadilan ALLAH. Daud yakin ALLAH akan menuntun dan membimbingnya.

Daud menggambarkan ALLAH sebagai gunung batu tempat perlindungan yang kuat, kubu pertahanan yang sanggup menyelamatkan, bukit batu tempat pertahanan. Gambaran-gambaran ALLAH ini mengekspresikan iman Daud kepada ALLAH sumber perlindungan dan kekuatan. Pada waktu itu gunung batu, bukit batu adalah tempat pertahanan yang melindungi orang-orang Israel dari serangan musuh. Di gunung batu atau bukit batu orang merasa aman. Demikianlah yang dirasakan Daud ketika Ia bersama ALLAH. Ia yakin ALLAH bersamanya, melindunginya dan menolongnya. Iman itu diekspresikan dalam kalimat ( ayat 5): “ Engkau akan mengeluarkan aku dari jaring yang dipasang orang terhadap aku. Sebab Engkaulah tempat perlindunganku.”

Orang beriman akan selalu merasakan aman bersama TUHAN sekalipun ditengah goncangan persoalan dan banyak hal yang menakutkan. Apakah sekarang Saudara sedang berada dalam ketakutan? Apakah sekarang Saudara merasa tidak aman dalam kehidupan ini? Segeralah bersujud dalam doa penyerahan kepada TUHAN. Rasakan kehadiran TUHAN yang Maha kuasa melingkupi Saudara, maka Saudara akan merasa aman.

Ingat dan nyanyikanlah KJ 440:2
Baik siang maupun malam glap, TUHANlah perlindunganmu;
niscaya takutmu lenyap, TUHANlah perlindunganmu.
Ya YESUS Gunung Batu di dunia, di dunia, di dunia
Ya YESUS Gunung Batu di dunia, tempat berlindung yang teguh.


“ Tak ada kesulitan dan ketakutan yang lebih besar
daripada kuasa pertolongan dan perlindungan TUHAN”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*