suplemenGKI.com

MENNONIT

20/07/2009

Ambil dan Bacalah” Edisi ke-23 Bln Februari Tahun 2009

G K I R e s i d e n S u d i r m a n S u r a b a y a

MENNONIT

 Dalam dua edisi yang lalu, kita berkenalan dengan  dua tokoh reformasi gereja yaitu Marthin Luther dan John Calvin. Dalam edisi ke 23 ini,  kita akan mengikuti sejarah perkembangan reformasi  gereja melalui keberadaan gereja-gereja Mennonit. Tahukah Anda, apakah itu Mennonit? Mari ikuti ulasan berikut ini. Ambil dan bacalah!

 Apakah Mennonit? Apa hubungannya dengan gerakan reformasi gereja?

Mennonit adalah  bagian dari reformasi  yang berupaya memulihkan gereja Perjanjian baru.  Aliran ini merupakan bagian dari gerakan  Anabaptis ( bhs Yunani: ana dan baptizo = membaptiskan kembali)  yang muncul di daratan Eropa tak lama sesudah Martin Luther  mencanangkan reformasi.  Aliran Mennonit dimulai di Swiss pada tahun 1525.  Kelompok orang Kristen yang disebut Mennonit ini  merupakan pengikut Menno Simons yang anti kekerasan. 

Siapakah Menno Simons?  Menno Simons adalah seorang imam Gereja Katolik Roma, namun ia meninggalkan gerejanya pada tgl 30 januari  1536.  Karena nama Menno Simons inilah, pengikut Anabaptis di Belanda disebut kaum Mennonit.

Bagaimanakah sejarah Mennonit ?

Secara singkat dapat dijelaskan bahwa ada dua hal yang menyebabkan timbulnya kaum Anabaptis yaitu gereja negara dan baptisan anak.Bagi mereka,  iman Kristen adalah iman yang bebas dan dianut karena kemauan sendiri, bukan dipaksakan seperti dalam gereja negara.

Aliran Anabaptis berpendapat bahwa:

a.       Baptisan anak dinyatakan tidak sah, karena anak yang akan dibaptis tidak mungkin memberikan tanggapan atas pengampunan dosa yang ditawarkan KRISTUS. Anak juga tidak dapat menyatakan ketaatan serta pertobatan, sebagaimana dinyatakan dalam Alkitab. Baptisan hanya dilayankan bagi orang-orang yang secara sadar memilih menjadi Kristen.

        

b.       Dalam gereja negara, semua warga dibaptis sebagai anggota satu gereja dengan satu pengakuan iman. Dengan demikian terjadi pemaksaan baptisan.

Gereja sejati adalah gereja yang anggotanya tidak terdiri dari semua orang Kristen yang ada dalam suatu negara sebab tidak setiap orang yang dibaptis adalah orang Kristen yang benar. Kemurnian gereja harus dijaga dengan menolak orang-orang berdosa yang tidak mau bertobat.

 Masalah baptisan dan gereja negara tersebut menjadikan kaum anabaptis dianiaya. Gerakan mereka dihambat karena dipandang menyebarkan ajaran sesat.

Apakah pokok-pokok ajaran Mennonit?

Selain dua hal yang telah disebutkan di atas, masih ada pokok-pokok ajaran lain yang dikembangkan dalam gereja Mennonit ,yaitu:

1.       Alkitab

Alkitab diterima sebagai satu-satunya patokan iman dan perilaku. Kaum Mennonit memandang Alkitab sebagai sumber  kebenaran dan memiliki kewibawaan yang tertinggi. Oleh karena itu Firman ALLAH yang tertulis dalam Alkitab itu harus ditaati dengan sepenuh hati.

2.       Sakramen

Ada dua macam sakramen yaitu baptis kudus dan perjamuan kudus. Baptisan hanya dilayankan kepada orang dewasa yang sudah dapat menjawab pengampunan dari KRISTUS, yang sudah mampu menghayati dan melaksanakan  panggilan imannya. Perjamuan kudus adalah perjamuan persekutuan untuk memperingati YESUS KRISTUS. Yang boleh ikut dalam Perjamuan kudus adalah  orang yang sudah dibaptis.

3.       Menolak segala bentuk kekerasan

YESUS KRISTUS melarang menggunakan kekerasan maka orang Kristen juga tidak boleh melakukan kekerasan. Oleh karena itu orang Kristen tidak boleh menjadi pegawai pemerintah sebab pegawai pemerintah bertugas untuk menghukum orang jahat bahkan yang menjadi tentara bertugas berperang.

Dengan penolakan itu tidak berarti mereka menentang pemerintah. Pemerintah tetap diakui sebagai lembaga yang ditetapkan  ALLAH untuk menegakkan hukum dan keadilan terhadap para pelaku kejahatan  dalam masyarakat.

Orang Kristen harus tunduk kepada pemerintah dalam segala hal, asalkan tidak bertentangan dengan hukum ALLAH. Di Indonesia, gereja Mennonit tidak lagi bersikap keras terhadap pemerintah.  Tidak ada larangan menjadi tentara, polisi maupun pegawai negeri.

4.       Larangan bersumpah

Bersumpah itu salah, namun harus tetap menyatakan kebenaran. Larangan bersumpah didasarkan pada amanat KRISTUS dalam Matius 5: 33-37, 23:16-22 dan Yakobus 5:12. Jika kaum Mennonit diminta bersumpah, yang mereka lakukan hanya afirmasi (mengiyakan; membenarkan).

Bagaimanakah perkembangan gereja Mennonit di Indonesia?

Aliran Mennonit telah lama hadir di Indonesia. Aliran Mennonit masuk Indonesia melalui lembaga pekabaran Injil dari Belanda yang bernama Doopsgezinde Zending Vereeniging (DZV).DZV bekerja di Jawa Tengah utara bagian timur. Hasil pekerjaannya antara lain GITJ (Gereja Injili di Tanah Jawa) yang berpusat di Pati dan PGKMI  (Persekutuan Gereja Kristen Muria Indonesia) yang berpusat di Semarang.

 DZV juga bekerja di Irian Jaya (Papua) yang kemudian bergabung dengan Gereja Kristen Injili di Irian Jaya (GKI Irja/GKI Papua).

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

2 Comments for this entry

  • erick budi kurniawan says:

    setahu saya aliran mennonite sekarang ada 3, GITJ, GKMI dan yang paling baru JKI,
    GKMI sendiri berbusat di kudus, jawa tengah.
    bukan di semarang

  • rut dwi yulliawati says:

    GKMI pertama kali lahir di kota Kudus, tapi sinodenya ada di kota Semarang.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*