suplemenGKI.com

Sabtu, 31 Juli 2010

Kolose 3:5-11


Surat Kolose 3:5-11 diawali dengan kata “Karena itu…” Dari kata itu kita menangkap bahwa Paulus hendak menyampaikan suatu pesan yang wajib diperhatikan secara seksama oleh jemaat Kolose khususnya, terkait dengan pencapaian tujuan seperti tertulis di ayat-ayat sebelumnya (Kolose 3:1-4). Dalam ayat 5-11 ini, Paulus menjabarkan dengan detil mengenai ”tata krama” hidup dalam Kristus yang memungkinkan orang-orang percaya dapat mempertanggungjawabkan hidupnya di hadapan ALLAH.

  1. Konsep/ tata krama apa yang dipesankan Paulus agar dimiliki oleh orang-orang Kolose sehingga identitas baru meraka sebagai anak ALLAH dapat dikenali oleh orang-orang yang belum percaya? (ayat 5-7)
  2. Hal-hal praktis apakah yang dinasihatkan Paulus agar dilakukan dalam hidup keseharian jemaat Kolose?
  3. Apa yang dapat kita lakukan agar kita bisa menjalani hidup di bumi namun dengan pola sorgawi?

Renungan:

Dalam perenungan kita kemarin, kita mendapati nasihat Paulus kepada jemaat Kolose agar mereka menyadari bahwa hidup yang mereka jalani adalah pertanggungjawaban kini dan nanti. Paulus tidak sekedar memberikan nasihatnya mengenai hal itu. Paulus juga secara gamblang memberitahukan mengenai ”tata krama” yang harus dijalani oleh umatNya yang sudah ditebus, yaitu dengan menjalami kehidupan di bumi dengan menggunakan pola Sorgawi. Apa maksudnya?

Þ  Menjalani kehidupan di bumi dengan menggunakan pola sorgawi berarti: memiliki keberanian untuk ’mematikan’ segala sesuatu yang bersifat keduniawian, misalnya: kemarahan, fitnah, dusta, dan segala macam bentuk kejahatan yang tidak berkenan di hadapan ALLAH. Paulus tidak mengatakan agar jemaat Kolose hanya membuang ’sebagian’ yang bersifat duniawi melainkan ’segala sesuatu’ yang duniawi. Ini berarti bahwa untuk menjadi orang dengan pertanggungjawaban iman yang benar di hadapan ALLAH, orang-orang percaya tidak boleh ’berkompromi’ dengan dosa, apapun bentuk dan alasannya (ayat 5-9)

Þ  Menjalani kehidupan di bumi dengan menggunakan pola sorgawi berarti: dengan sadar dan secara terus menerus bersedia melekatkan diri pada KRISTUS untuk mencari kehendak ALLAH. Dengan ’membiasakan diri’ melekat pada Kristus melalui FirmanNya, maka kita akan menjadi orang-orang yang tidak lagi menyukai perbuatan-perbuatan tercela yang tidak selaras dengan yang dikehendaki ALLAH bagi kita, sama seperti ketika kita terbiasa hidup di tempat yang bersih dan rapi, naka kita akan menjadi risih ketika berada di lingkungan yang kotor dan jorok.

Memang menjalani hidup di bumi dengan pola sorgawi bukanlah hal yang gampang, tapi bukankan Kristus pernah berjanji akan memampukan kita menghasilkan ’buah’/keberhasilan, saat kita sungguh-sungguh melekat padaNya? Mari hidupi Firman TUHAN dalam hidup kita dan jalankan dengan hati yang bergantung pada kuat kuasaNya.

“Beginilah cara menjalani hidup di bumi  dengan pola pikir Sorgawi:

Matikan semua hal yang duniawi dan jadikan mari hidupi FirmanNya setiap hari dengan kesungguhan hati.”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*