suplemenGKI.com

Rabu, 30 Maret 2011

Matius 9 : 27 – 31

Ada dua orang buta yang memohon kesembuhan pada YESUS. Penulis Injil Matius tidak menjelaskan siapa kedua orang buta itu. Mereka memanggil YESUS sebagai Anak Daud. Sebutan ‘Anak Daud’ diberikan kepada YESUS yang berarti YESUS adalah keturunan Daud. Dengan menyebut YESUS ”Anak Daud”. Ini berarti mereka mengimani bahwa YESUS Kristus adalah MESIAS yang dijanjikan. Mereka meyakini bahwa Mesias sanggup membebaskan mereka dari belenggu penderitaan, termasuk kebutaan.
1. Mengapa kedua orang buta itu mengalami kesembuhan?
2. Bagaimana makna kesembuhan dari kebutaan menurut kacamata iman Kristiani?
3. Bagaimana cara menumbuhkan iman percaya kita kepada YESUS?
Renungan


Kedua orang buta itu tidak ragu-ragu berseru kepada YESUS untuk minta tolong. Permohonan yang mereka sampaikan merupakan pergumulan inti kehidupan mereka yaitu penglihatan. Mereka tidak minta makanan atau uang, melainkan sesuatu yang jauh lebih sulit: matanya disembuhkan agar dapat melihat. Akhirnya, ketika seruannya mendapatkan perhatian YESUS, dengan penuh semangat mereka menjawab pertanyaan YESUS, “Ya TUHAN, kami percaya.” Kedua orang itu tidak hanya menyimpan harapan untuk sembuh dalam hatinya tetapi juga menyimpan keyakinan yang besar akan kuasa yang dimiliki YESUS. Oleh karena itu mujizat pun terjadi. YESUS mendengar seruan kedua orang buta ini dan mengetahui iman mereka. Oleh karena itulah YESUS berkenan mencelikkan mata mereka.

Dalam iman Kristen, kesembuhan bukan semata-mata karena kehebatan manusia. Tetapi anugerah TUHAN yang terus bekerja dalam setiap proses kesembuhan. Dalam karya-Nya di dunia YESUS selalu menyembuhkan si penderita sakit. Siapapun yang disembuhkan oleh YESUS merasakan pemulihan total dan bahkan semakin percaya kepada TUHAN.

Di jaman ini banyak orang memiliki kesibukan tinggi. Kesibukan bisa membuat orang semakin menjauh dari TUHAN. Manakala orang menjauh dari TUHAN maka tidak lagi mengandalkan kuasa TUHAN bahkan bisa semakin kehilangan iman percaya kepada TUHAN. Salah satu ciri khas orang yang menjauh dari TUHAN adalah mengandalkan kekuatan diri sendiri atau kekuatan-kekuatan lain di luar TUHAN pada saat sakit dan mengalami persoalan serta kesulitan hidup.

Apakah Saudara mengandalkan kuasa TUHAN dalam sakit dan persoalan-persoalan yang Saudara hadapi? Jika Saudara mengakui dan mengandalkan kuasa TUHAN niscaya iman Saudara semakin bertumbuh.

Pandanglah TUHAN YESUS, serahkan segala beban dan pergumulan Saudara kepada-Nya dan rasakan terang hidup anugerah-Nya. Akui dan andalkan DIA dalam segala beban hidup ini.

Marilah kita berdoa: “Ya, Bapa, aku mau tambahkan imanku agar aku tetap tekun dan setia kepada-Mu melalui YESUS Putera-Mu; Amin.”

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*