suplemenGKI.com

MENJADI GEREJA YANG BERSATU DAN PENUH KASIH

Minggu, 16 Mei 2010
Yohanes 17:20-26

Bacaan hari ini merupakan bagian dari doa YESUS untuk murid-murid-Nya di sepanjang zaman.

Ayat 20 -23 : Apa yang dirindukan oleh YESUS dalam doanya untuk para murid?
Ayat 24-26 : Apa makna: “dimana Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku?  Mengapa YESUS merindukan murid-murid-Nya
mengalami kesatuan dengan diri-Nya?
Renungan:
YESUS berdoa bagi mereka yang akan percaya melalui kesaksian dari komunitas para murid KRISTUS. YESUS merindukan kesatuan orang-orang percaya. Dasar kesatuan yang dirindukan adalah kesatuan YESUS dan BAPA. Orang-orang percaya dirindukan mengalami kesatuan agar menjadi kesaksian bagi dunia. Komunitas orang-orang percaya mendasari keberadaannya dengan kesatuan dan kesaksian; hidup berdasarkan kasih, baik yang dicurahkan ALLAH bagi mereka dan yang dihayati diantara sesama anggota. Persatuan yang diinginkan ada dalam kehidupan orang-orang percaya adalah persatuan yang mencontoh penyertaan BAPA dan ANAK, yang berakar pada kasih BAPA dan ANAK yang dianugerahkan kepada para murid ( ayat 26). Adanya penekanan yang kuat pada kasih: kasih BAPA kepada para murid ( ay 23), kasih BAPA kepada YESUS ( ay 23-24) kasih BAPA kepada YESUS dan para murid ( ay 26). Kasih BAPA adalah pewahyuan tertinggi Injil. YESUS berbicara kepada BAPA dalam satu kata: kasih.

Melalui doa ini, Injil Yohanes mau mengatakan bahwa gereja adalah jemaat kasih, tanda yang hidup untuk saling mengasihi antara BAPA dan ANAK. Gereja yang demikian ditempatkan TUHAN di tengah dunia. Dunia yang dimaksud adalah dunia yang menjadi pusat ketidakpercayaan dan kebencian. Hal ini kontradiktif dengan apa yang harus dihayati orang Kristen. YESUS mendoakan orang-orang percaya agar sungguh-sungguh menjadi gereja penuh kasih yang bersatu sehingga membuat dunia menjadi percaya bahwa YESUS diutus oleh BAPA yang kasih.

Sudahkah kita menjadi gereja yang bersatu dan penuh kasih? Jika kita mengasihi TUHAN YESUS, tentunya kita juga berharap dapat memenuhi kerinduan-Nya. Jika kita sungguh-sungguh melekat dalam KRISTUS, kita akan dimampukan untuk hidup bersama orang-orang percaya dengan penuh kasih guna mewujudnyatakan kesatuan. Sayangnya kadang-kadang diantara orang Kristen justru sulit untuk hidup saling mengasihi sehingga kesatuan gereja pun menjadi sulit diwujudkan. Kita tidak akan dapat menjadi kesaksian kasih KRISTUS bagi dunia ini jikalau kita tidak hidup dalam kasih sebab dunia melihat kehidupan kita. Kasih harus menjadi motivasi dasar kesatuan gereja. Tanpa kasih, kesatuan hanyalah sebuah formalitas yang tak kuat. Kasihlah yang merekatkan hati orang percaya satu dengan yang lain. Kasihlah yang merekatkan hubungan hati orang percaya dengan TUHAN. Kasih bukan sebuah pilihan tapi sebuah keharusan yang harus terus kita bangun setiap hari.

Kasih adalah jiwa kesatuan

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

2 Comments for this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*