suplemenGKI.com

Kamis, 4 Juni 2009
MENJADI “ANAK” ALLAH
Roma 8:12-17

Bacaan hari ini menjelaskan tentang bagaimanakah kehidupan anak-anak ALLAH.

Ayat 12 : apakah yang dimaksud dengan “ kita adalah orang berhutang?”
Ayat 13 : apakah perbedaan hidup menurut daging dan hidup menurut Roh?
Ayat 14-16 : apakah ciri-ciri “anak ALLAH”?
Ayat 17 : apakah janji yang TUHAN berikan kepada “anak ALLAH”?

Renungan
Bacaan hari ini memberikan nasihat agar kita tidak melanjutkan hidup menurut kemanusiaan yang rendah tapi hidup menurut Roh. Kita bukan lagi orang yang “berhutang” kepada daging. Artinya kita tidak lagi memiliki kewajiban untuk menjalani penghukuman ‘daging’ yaitu kuasa dosa dalam diri kita. “Daging” tidak dapat lagi menuntut apa-apa dari diri orang yang telah menyerahkan hidup kepada KRISTUS. Ia bukan lagi ‘hamba daging’ tapi hamba ALLAH. Jadi perlu mematikan perbuatan-perbuatan tubuh yaitu segera memberantas keinginan-keinginan dan perbuatan-perbuatan yang bertentangan dengan kehendak ALLAH atau mematikan segala perbuatan yang egoistis.
Jadi pilihannya sekarang adalah hidup menurut Roh yaitu hidup mau dipimpin oleh Roh. Itulah kehidupan anak ALLAH, hidupnya selalu dipimpin dan diarahkan Roh ALLAH.
Kita diangkat sebagai anak, maka relasi kita dengan ALLAH menjadi sangat dekat seperti relasi seorang anak dengan bapanya, sehingga kita berani menyapa TUHAN dengan seruan: “Abba”. Dalam bahasa Arami, ABBA mula-mula merupakan sapaan akrab anak-anak kecil terhadap bapaknya. YESUS juga pernah menyebut ALLAH sebagai ABBA untuk menunjukkan hubungan –Nya yang unik dengan ALLAH. Kita pun, orang-orang yang beriman di dalam KRISTUS, diijinkan untuk menyapa ALLAH dengan sapaan akrab itu.
Penghayatan hidup sebagai anak ALLAH akan mendorong kita untuk mengasihi TUHAN seperti anak mengasihi bapaknya dengan melakukan perbuatan yang berkenan di hati BAPA dan hidup baru bersama KRISTUS, Sang ANAK ALLAH. Inilah kehidupan baru orang-orang Kristen: mesti siap menderita bersama KRISTUS. Jalan penderitaan adalah jalan menuju kemuliaan.
Siapkah Saudara hidup sebagai anak-anak ALLAH? Hiduplah dalam pimpinan Roh! Dalam pimpinan Roh kita kan dimampukan menuruti kehendak ALLAH dan semakin hidup menyerupai KRISTUS.
Akhiri perenungan hari ini dengan menyanyi NKB 138 bait 3

Makin serupa YESUS, TUHAN-ku , ini selalu cita-citaku:
Makin bertambah di dalam kasihku, makin bersungguh menyangkal diriku
Refrein: Ya TUHAN-ku, ku brikan pada-Mu hidup penuh dan hatiku segnap
Hapuskanlah semua dosaku, jadikanlah ku milik-MU tetap.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*