suplemenGKI.com

Minggu, 30 Juni 2013

Lukas 9:57 -62

Pengantar

Apakah Saudara bisa menyanyikan lagu berikut ini?
“ Saya mau ikut YESUS, saya mau ikut YESUS sampai s’lama-lamanya. Meskipun saya susah, menderita dalam dunia. Saya mau ikut YESUS, sampai slama-lamanya.” Lagu ini mudah dinyanyikan namun tidak mudah untuk dilakukan. Apakah Saudara tetap setia mengikut YESUS saat susah, menderita dan kehilangan banyak hal dalam hidup ini? Apa yang akan dikatakan TUHAN apabila suatu saat kita mengalami kelesuan dalam mengikut DIA? Mari kita merenungkan bacaan Alkitab hari ini.

Pemahaman 

• Ayat 57 -58 : Bagaimanakah tanggapan YESUS terhadap orang yang dengan mantap akan mengikut YESUS?
• Ayat 59-62 : Bagaimanakah tanggapan YESUS terhadap orang yang memiliki alasan untuk menunda mengikut YESUS? Mengapa YESUS memberikan tanggapan itu?

Akibat dari penolakan orang –orang Samaria, Yesus dan rombongannya harus pergi ke desa lain. Di daerah ini penerimaan masyarakat terhadap Yesus amat berbeda. Yesus lebih dikenal dan dikagumi.

Yesus berhadapan dengan 3 jenis orang yang harus berani mengambil keputusan:

1. Orang pertama, sepertinya mantap mengikut YESUS. Kepada orang ini, YESUS mengingatkan bahwa untuk menjadi pengikut-Nya ada harga yang harus dibayar yaitu siap hidup dalam ketidakmapanan dan ketidaknyamanan ( ayat 57-58)

2. Orang kedua yang dipanggil YESUS. TUHAN YESUS mengajak orang kedua. (ay 59-60). Ia tampak bersedia namun mengajukan syarat untuk menguburkan bapaknya terlebih dahulu. Namun YESUS meminta dia langsung pergi dan memberitakan Injil. Kata “menguburkan bapak” tidak selalu berarti bahwa bapaknya sudah mati atau hampir mati. Menunggu menguburkan Bapak bisa berarti segera atau puluhan tahun lagi tergantung kondisi bapaknya. Bagi orang yang mau mengikut YESUS dan melayaniNya waktu untuk menunggu itu terlalu berharga. Daripada membuang waktu lebih baik langsung bekerja sesuai rencana TUHAN. Orang kedua ini harus segera mengambil keputusan: sekarang atau tidak sama sekali.

3. Orang ketiga yang ingin menunda keputusan (ayat 61-62) karena ingin pamit pada keluarga. Orang ketiga ini ditegur YESUS. Kata YESUS: “Setiap orang yang membajak tetapi menoleh ke belakang, ia tidak layak untuk kerajaan ALLAH”. (ay 62). Bila orang membajak dengan menoleh ke belakang tentu akan menghasilkan garis yang tidak lurus. Bekerja dengan bercabang hati tidak diperkenan TUHAN. Setiap orang dipanggil untuk melayani dan mengikut TUHAN dengan bulat hati. TUHAN tidak menerima pelayanan yang hangat-hangat kuku (suam). YESUS menantang pengambilan keputusan yang bulat.

Refleksi

Tutuplah mata sejenak! Sebulat apakah keputusan Saudara untuk menjadi pengikut YESUS dan menjadi pelayan-Nya ?

Tekadku

TUHAN, tolonglah aku untuk selalu memiliki komitmen yang teguh dalam mengikut Engkau.

Tindakanku
Hari ini aku akan memperbarui komitmen mengikut dan melayani YESUS dengan bulat hati.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

1 Comment for this entry

  • Jo Lukas says:

    Keselamatan adalah anugerah, tetapi mengikut Tuhan ada harga yang harus dibayar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*