suplemenGKI.com

“Ambil dan Bacalah” Edisi ke-29 Bln Agustus Tahun 2009

G K I R e s i d e n S u d i r m a n S u r a b a y a

Pada umumnya orang mengenal hari Minggu sebagai hari ibadah orang Kristen di gereja. Adakah orang Kristen yang tidak menjadikan hari Minggu sebagai hari peribadahan? Ya, ada kelompok orang Kristen yang memakai Sabtu sebagai hari peribadahan di gereja. Itulah Gereja Advent, yang menguduskan Sabtu, hari ketujuh dalam pekan, sebagai hari Sabat. Kenalkah Anda dengan Gereja Advent? Bagaimanakah sejarah munculnya gereja Advent dan apakah sajakah kekhasan isi ajarannya? Ambil dan Bacalah!


<!– /* Font Definitions */ @font-face {font-family:Wingdings; panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-charset:2; mso-generic-font-family:auto; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;} @font-face {font-family:”Arno Pro Light Display”; panose-1:0 0 0 0 0 0 0 0 0 0; mso-font-alt:”Times New Roman”; mso-font-charset:0; mso-generic-font-family:roman; mso-font-format:other; mso-font-pitch:variable; mso-font-signature:647 0 0 0 159 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal {mso-style-parent:”"; margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-language:EN-GB; mso-fareast-language:EN-GB;} p.MsoFooter, li.MsoFooter, div.MsoFooter {margin:0in; margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; tab-stops:center 207.65pt right 415.3pt; font-size:12.0pt; font-family:”Times New Roman”; mso-fareast-font-family:”Times New Roman”; mso-ansi-language:EN-GB; mso-fareast-language:EN-GB;} @page Section1 {size:468.05pt 612.1pt; mso-page-orientation:landscape; margin:42.55pt 42.55pt 42.55pt 42.55pt; mso-header-margin:35.45pt; mso-footer-margin:35.45pt; mso-paper-source:0;} div.Section1 {page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0 {mso-list-id:273633847; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-1783175528 2120883642 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693 67698689 67698691 67698693;} @list l0:level1 {mso-level-number-format:bullet; mso-level-text:o; mso-level-tab-stop:.35in; mso-level-number-position:left; margin-left:.35in; text-indent:-.2in; font-family:”Courier New”; mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;} @list l1 {mso-list-id:1857840636; mso-list-type:hybrid; mso-list-template-ids:-162619956 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715 67698703 67698713 67698715;} @list l1:level1 {mso-level-tab-stop:.5in; mso-level-number-position:left; text-indent:-.25in;} ol {margin-bottom:0in;} ul {margin-bottom:0in;} –>

Bagaimanakah Sejarah Awal dan Perkembangan Gereja Advent?

Sejarah gereja Advent tidak dapat dilepaskan dari konteks perkembangan Kekristenan di Amerika. Saat itu gereja-gereja arus utama (antara lain Episcopal, Metodis, Baptis, Presbyterian dan Kongregasionalis) secara umum sedang lemah, sementara itu kemajemukan dan kebebasan beragama dijamin undang-undang. Hal ini merangsang pengungkapan keagamaan yang bersifat individual dan independen. Salah satu diantaranya adalah gerakan atau aliran Adventis.

Selain berbagai kondisi dalam negeri dan pergumulan-pergumulan teologis dalam perkembangan Kekristenan di Amerika, faktor lain yang juga ikut membentuk lahirnya aliran Adventis adalah kaum Injili (bersemangat kebangunan rohani) yang pada awal abad ke-19 memberikan penekanan kuat atas penelaahaan bagian-bagian Alkitab yang berbicara mengenai Advent kedua (parousia) yakni kedatangan Tuhan Yesus kedua kali dan eskaton ( akhir zaman ). Mereka yakin bahwa kedatangan kembali Kristus dan Hari Penghakiman akan segera tiba, dan milenium pun akan dimulai. Salah satu tokoh utama di Amerika yang menganut paham pre-milenialisme adalah William Miller(1782-1848) .

Berdasarkan ajaran William Miller inilah, golongan Adventis muncul pada tahun 1831 dan menjadi kelompok orang Kristen yang menekankan kedatangan KRISTUS yang kedua kali dengan segera untuk mendirikan Kerajaan 1000 tahun di bumi. Miller mengajarkan bahwa kedatangan KRISTUS kedua kali akan terjadi di Dresden, New York pada tanggal 27 Oktober 1843 berdasarkan nubuat dalam Daniel 8:14. Ketika tak terbukti, ia mengoreksi dengan tahun 1884. Ketika pada tahun itu KRISTUS tidak juga datang, banyak pengikutnya kecewa dan kemudian meninggalkan gerakan Adventis. Orang-orang yang tetap setia dalam gerakan Adventis, termasuk Miller, dikucilkan oleh gereja-gereja. Mereka kemudian mendirikan gereja-gereja Adventis yang tetap menantikan kedatangan KRISTUS pada waktu dekat tetapi tidak menetapkan tanggalnya.

Sekitar 20 tahun pengikut-pengikut Miller tersebar di Amerika Serikat tanpa terorganisir. Pengikut-pengikut Gerakan Miller ini antara lain: James White, Ellen G White, dan Joseph Bates. Tokoh yang kemudian terkenal adalah Ny Ellen Gould Hermon-White, mantan anggota gereja Methodis. Ia memperoleh penglihatan bahwa TUHAN tidak pernah mengubah hari Sabat ke hari Minggu. Gereja yang benar adalah gereja yang menguduskan hari Sabat.

Pada tanggal 23 Mei 1863 sebagian pengikut Gerakan Miller secara resmi membentuk organisasi gereja yang bernama General Conference of Seventh-day Adventists di Battle Creek, Michigan, USA, dengan anggota sebanyak 3.500 orang. Melalui penginjilan yang intensif, gereja Advent berkembang hingga ke seluruh dunia. Pekerjaan misi Gereja Advent saat ini mencapai lebih dari 200 negara. Jangkauan keluar Gereja Advent melayani orang-orang non-Kristen dan orang Kristen dari satuan lain. Gereja Advent juga berkembang melalui pelayanan televisi, radio, penerbitan buku dan majalah serta lembaga-lembaga pendidikan yang didirikan.

Bagaimanakah Perkembangan Gereja Advent di Indonesia?

Gereja Advent masuk ke Indonesia sejak 1 Januari 1900 di Padang, Sumatera Barat melalui Ralph W Munson, seorang pekabar Injil Metodist yang masuk Adven. Karena perkerjaan di Padang kurang berhasil, maka Munson pindah ke Medan didampingin Misionaris dari Australia dan kemudian pindah ke Jawa (1910), ke Minahasa (1920), ke Ambon (1921) dan akhirnya kembali ke Amerika. Sejumlah misionaris Advent menyusul datang dari Australia, Belanda dan Amerika. Sejak 1920-an sudah semakin banyak tenaga pribumi yang ikut menyebarluaskan gereja Adven ini. Di Indonesia, gereja Adventis yang terkenal adalah Gereja Masehi Advent hari Ketujuh (GMAHT). Sekarang GMAHT dapat kita temukan di semua propinsi dan berpusat di Bandung.

Bagaimanakah Ajaran Gerakan Advent?

Bertahun-tahun lamanya Gereja Advent enggan merumuskan dasar-dasar kepercayaannya. Dibawah pengaruh dan kepemimpinan Ny. Ellen G. White, gereja ini merumuskan Statement of Faith (Pernyataan Iman ).

Adapun kekhasan ajaran Gereja Advent yang menonjol antara lain:

o Hari Sabat

Pemeliharaan hari Sabat, yakni hari ketujuh dalam sepekan adalah dari matahari terbenam hingga

matahari terbenam, ini perayaan tindakan penciptaan dan penebusan Allah. Gereja Advent berbakti pada hari Sabat yaitu hari Sabtu. Mereka berkumpul dalam satu lingkaran keluarga ketika hari Jumat senja dan menyambut hari Sabat dengan doa dan nyanyian, dan menutup hari Sabat pada Sabtu senja dengan doa dan pernyataan syukur. Hari Sabat mereka isi dengan berbakti di rumah atau di gereja. Bacaan-bacaan sekular atau siaran televisi sekular tidak diperkenankan pada hari tersebut.

o Kedatangan Kristus yang kedua kali.

Kedatangan Juruselamat akan secara nyata, pribadi, terlihat, dan mencakup seluruh dunia. Pada saat itu orang benar yang dibangkitkan dan orang benar yang hidup akan dimuliakan dan diangkat untuk bertemu Tuhan mereka.

o Pertentangan besar

Seluruh umat manusia sedang terlibat dalam suatu pertentangan besar antara Kristus dan Setan.

o Pengadilan Pemeriksaan

Yesus Kristus memulai pelayanan pengantaraan-Nya sejak kenaikan-Nya. Pada tahun 1844, yaitu akhir dari masa nubuatan 2300 hari, Ia memasuki fase kedua dari pelayanan penebusan-Nya, yaitu pengadilan pemeriksaan. Akhir pelayanan Kristus ini akan menandai tertutupnya pintu kasihan bagi manusia sebelum Kedatangan Kedua kali.

o Umat yang Sisa

Pada zaman akhir waktu kejahatan merajalela, sekelompok umat sisa telah dipanggil untuk memelihara hukum Allah dan iman kepada Yesus. Umat yang sisa ini akan mengumumkan keselamatan melalui Kristus. Pengumuman ini dilambangkan oleh tiga malaikat dalam Wahyu 14.

o Menjaga kesalehan dengan pola hidup yang sehat

Umat Advent menjaga kesalehan dengan melakukan pola hidup sehat: vegetarian, tidak memakan makanan yang berasal dari babi, udang, kerang; yang digolongkan haram menurut Imamat 11, tidak menkonsumsi alkohol dan tembakau. Mereka juga dilarang melakukan hal-hal yang dianggap merusak tubuh, seperti misalnya rajah (tato) dan melubangi daun telinga atau cuping hidung untuk dipasangi anting-anting. Semua ini didasarkan pada ucapan Rasul Paulus: Atau tidak tahukah kamu, bahwa tubuhmu adalah bait Roh Kudus yang diam di dalam kamu, Roh Kudus yang kamu peroleh dari Allah, – dan bahwa kamu bukan milik kamu sendiri?” (1Korintus 6:19).

o Sakramen

Ada dua sakramen dalam Gereja Advent, yaitu: Baptisan dan Perjamuan Tuhan. Sejak permulaan Gereja Advent, sebagaimana memperoleh warisan dari Protestan, menolak pandangan mengenai sakramen sebagai sebuah opus operatum, yaitu, sebuah tindakan yang didalamnya serta merupakan bagian anugerah yang mendatangkan keselamatan. Baptisan dengan diselamkan melambangkan kematian, penguburan, dan kebangkitan Kristus diakui Gereja Advent sebagai syarat masuk ke dalam keanggotaan gereja. Baptisan hanya dapat diberikan pada orang dewasa dan yang mengaku bertobat. Sakramen Perjamuan Tuhan bagi Gereja Advent adalah untuk memperingati kematian Tuhan. Sakramen ini didahului oleh upacara pembasukan kaki sebagai persiapan untuk upacara yang kudus ini.

o Pernikahan

Gereja Advent tidak menganjurkan pernikahan antara seorang anggota Gereja Advent dengan seorang yang bukan anggota Gereja Advent, dan dengan keras meminta agar para pendeta gereja tidak melaksanakan upacara pernikahan bagi pasangan seperti itu.

o Evolusi

Gereja Advent mempercayai Tuhan menciptaan dunia dalam waktu 7 hari literal. Gereja ini aktif dalam mempromosikan Hikayat Ciptaan sebagai tantangan pada teori evolusi. Geoscience Research Institute di Universitas Loma Linda menerbitkan jurnal setengah-tahunan Origin yang mendukung ajaran 7 hari penciptaan dunia.

Bagaimanakah Struktur Organisasi Gereja Advent?

Dalam Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh ada empat tingkat dasar konstituante yang dimulai dari orang percaya secara perorangan hingga pada organisasi pekerjaan gereja sedunia:

o Gereja setempat, suatu badan orang-orang percaya yang terorganisasi dan bersatu.

o Konferens atau daerah setempat, suatu badan yang terdiri dari gereja-gereja yang terorganisasi di suatu negara bagian, propinsi atau wilayah.

o Uni Konferens atau Uni Mission, suatu badan yang terdiri dari konferens-konferens atau daerah-daerah di dalam satu wilayah yang lebih besar.

o General Conference (Pimpinan Pusat), unit organisasi terbesar, yang mencakup seluruh uni di seluruh dunia. Divisi adalah bagian dari General Conference yang memiliki tugas administratif yang ditugaskan di wilayah geografis tertentu. Pimpinan pusat Gereja Advent terdapat di Maryland, Amerika Serikat.

Demikian sekilas perkenalan kita dengan gereja Advent. Semoga semakin menambah pengetahuan akan keberagaman ajaran Kekristenan. Nantikanlah perkenalan dengan “BALA KESELAMATAN” dalam “Ambil dan Bacalah” edisi mendatang.

Sumber:

1. Aritonang, J.S, Berbagai aliran di dalam dan di Sekitar Gereja, Jakarta, BPK Gunung Mulia, 1995.

2. Lembaga Pembinaan dan Pengaderan Sinode GKJ dan GKI Jateng, Mengenal Pluralitas Kekristenan, 1998.

3. http://id.wikipedia.org/wiki/Gereja_Masehi_Advent_Hari_Ketujuh.

“Ambil dan Bacalah” Edisi ke-29 Bln Agustus Tahun 2009

G K I R e s i d e n S u d i r m a n S u r a b a y a

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

8 Comments for this entry

  • ezron says:

    maaf saya ingin bertanya apakah yang diketahui oleh gereja advent tenteng gereja mula-mula dan apakah tradisi gereja mula-mula yang dijaga oleh para rasul masih di jaga pula oleh gereja advent? tks. gbu

  • yosep says:

    shalom saudara. saya mencoba mnjawab prtanyaan anda sesuai dengan Alkitab. berdasarkan kitab wahyu, di sana terdapat 7 jemaat mula2 yg dimulai dri Efesus, hingga Laodekia. terkait dengan pengudusan sabat, gereja mula2 tidak pernah menguduskan minggu sebagai hari perbaktian. para rasul juga sama dalam hal menjaga sabat sebagai hari peribadatan. Lukas mengatakan dgn gamblang bahwa Yesus, yg adalah Tuhan beribadah dan kekaabah panda hari Sabat atau sabtu. sehingga tidak ada alasan utk mnguduskan minggu. mengenai haram Dan halal, tdk ada yg dihapus. sebab 1 iota pun dri Alkitab tdk akan berubah sampai hari kesudahan. amin

  • tommy junus sarwan says:

    secara umum gereja advent tidaklah berlawanan dengan gereja mula, sebab gereja advent juga melakukan tradisi para rasul perjanjian baru. perbedaan advent lebih tertuju kepada gereja katolik dan protestan, khususnya tentang 10 hukum dan ibadah tubuh. advent percaya bahwa kasih karunia Tuhan melalui Yesus Kristus tidak berhenti pada percaya kepada Yesus, tetapi berkelanjutan pada melakukan apa yang Yesus kehendaki dalam penurutan akan perintah Tuhan. jadi, menerima penebusan Yesus, percaya kasih karunia Yesus, melakukan sepenuhnya perintah Tuhan, dan menjaga ibadah tubuh yang menjadi kaabah Tuhan, adalah prinsip dasar iman gereja advent. sebagian aplikasi sehari-hari, advent terbeda dengan sesama Kristen melalui ibadah rohani dengan memelihara hari sabtu sebagai hari sabat Tuhan, dan melalui ibadah tubuh dengan tidak memakan makanan yang ditulis alkitab sebagai makanan haram, misalnya babi dan sejenisnya. jika kebetulan di zaman para rasul rokok belum diperkenalkan, maka advent mengharamkan rokok dan sejenisnya untuk menjaga kekudusan tubuh melalui kesehatan. selayaknya gereja advent berdiri sebagai agama modern, adalah advent tetap menjaga dengan baik tradisi yesus dan para rasul(!). karena advent terus menuruti apa yang Yesus perintahkan dalam alkitab. Tuhan memberkati.

  • rudi says:

    Mengapa harus menikah dengan sesama advent ?

  • caesar masjuri says:

    tulisan yang bagus, tetapi perlu diketahui bahwasanya kekecewan yang terjadi adalah pada tahun 1844, bukan 1884, dan juga gereja Advent di Indonesia dikenal degan nama Gereja Masehi Advent Hari Ketujuh (GMAHK) bukan GMAHT dan juga pusat Gereja Advent di Indonesia itu dibagi dalam dua Uni, yaitu Uni Indonesia Kawasan Barat, dan Uni Indonesia Kawasan Timur. sedangkam Indonesia masuk dalam Divisi Asia Pasifik Selatan. GBu

  • James Pansius Damanik says:

    Syalom!
    Mohon maaf, saya sedikit urun rembuk dalam hal mengapa gereja protestan beribadah pada hari minggu. Saya berpendapat bahwa hari minggu itu hari yang dikenan Tuhan, kenapa ? Karena hari tersebutlah hari kemenangan Kristus. Mari kita periksa Matius 28 ; 1 dan Yohannes 20 : 1 serta Markus 2 + 9. Disana jelas terlihat apa yang dilakukan para murid Yesus setelah kematian-Nya. Pada hari sabtu Yesus belum bangkit dari kematian-Nya atau masih dalam dunia orang mati. Kebangkitan Yesus itu menjadi dasar kekristenan itu berdirikarena kita tidak percaya kepada Tuhan yesus yang mati dan tidak bangkit dari kematian. Kuasa kebangkitan Yesus inilah yang menjadi dasar iman Kristen.
    Kita baca lagi Yoh. 20 :19 – 20. Disitu tersirat bahwa kebiasaan para murid berkumpul adalah setiap hari pertama setiap minggu dan hal itu dikuatkan oleh kehadiran Yesus dalam pertemuan mereka walaupun pintu dan jendela tertutup rapat. Baca lagi Yo 20 : 26 – 27. Delapan hari kemudian ………dst. Artinya delapan hari setelah pertemuan mereka itu….yaitu hari minggu berikutnya, mereka berkumpul lagi di tempat yang sama dan Yesus hadir disitu sebagai tanda meterai persetujuan Yesus atas pertemuan tersebut.
    Jelaslah bahwa setelah Yesus bangkit murid-murid Yesus TIDAK LAGI pergi ke sinagoge pada hari sabat. Kebiasaan itu mereka sudah tinggalkan. Sekarang bagi kita…..yang masih mengikut sabat berarti mengikuti tradisi Jahudi dan yang ikut persekutuan di hari minggu mengikuti tradisi murid Yesus. Tinggal dipilih saja. Terima kasih dan Tuhan Yesus memberkati kita semua. amen.

  • David says:

    Baca Kisa Para Rasul 18:4 Dan setiap hari sabat Paulus berbicara dalam rumah ibadat dan berusaha meyakinkan orang-orang Yahudi dan orang-orang Yunani. Kalau Tuhan Allah berhenti hari ketujuh (Kej 3:1-2) dan Tuhan Yesus beribadah hari sabat (Luk 4:16) semua nabi dan rasul dalam Alkitab beribada hari sabat. Dengan ini sudara tidak bisa membantah fakta kebenaran Alkitab dengan pendapat saudara yang tumpul yaitu memberi penjelasan tentang isi Alkitab.

  • Sdr. James Damanik..

    Saya merasa sangat lucu , ketika anda mengatakan hari minggu mengikuti tradisi murid Yesus.

    yang menjadi Pertanyaan saya :

    1.Dimanakah Ayat dalam Alkitab yang mengatakan bahwa Murid Yesus Berbakti pada Hari minggu ? Saya harap, jawabannya Bukan dari Kisah para rasul 20:7

    2.Benarkah Paulus Berbakti pada hari minggu ? Ingat ! Paulus meneguhkan Taurat (Roma 3:31)

    3.Apakah Kristus Sendiri memerintahkan kepada kita untuk berbakti pada hari minggu ?

    Terima kasih

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Next Post
»