suplemenGKI.com

Menurut kepercayaan orang Yahudi, kebutaan adalah akibat dosa yang sangat berat. Penyakit tersebut adalah kutukan Allah atas dosa. Itu sebabnya, ketika pada suatu hari Sabat, Tuhan Yesus bersama murid-muridnya bertemu seorang pengemis yang buta sejak lahir, di salah satu pintu gerbang Bait Suci. Ketika itulah murid-muridNya bertanya : ” Rabi, siapakah yang berbuat dosa, orang ini sendiri atau orang tuanya ? ” (ayat 2). Jawab Yesus : ” Bukan dia dan bukan juga orang tuanya, tetapi karena pekerjaan-pekerjaan Allah harus dinyatakan di dalam dia ” (ayat 3).

Jawaban Tuhan YESUS jelas sekali, yaitu :

1. Bahwa kebutaan Si Pengemis tersebut bukan akibat dosa.

2. Tetapi, agar pekerjaan Allah dapat dinyatakan. Allah menghendaki ia buta, karena Ia hendak menyatakan kuasaNya kepadanya.

” Kita harus mengerjakan pekerjaan Dia, yang mengutus Aku, selama masih siang, akan datang malam……selama Aku didalam dunia Akulah Terang Dunia.” (ayat 4,5)

Orang buta tersebut mendengar kata-kata Tuhan Yesus tersebut, walau ia tidak mengertinya. Ia baru merasakan sesuatu ketika Tuhan Yesus mengolesi matanya dengan tanah yang diaduk dengan ludah dan kemudian Tuhan Yesus memerintahkan untuk membasuhnya di kolam Siloam. Dan saat matanya dibasuh dengan air dikolam Siloam tersebut ia menjadi sembuh (bisa melihat).

Kisah ini hendak menyatakan bahwa :

1. Yesus Kristus Allah Yang Maha Kuasa, berkuasa memberi kesembuhan

2. Yesus Kristus sebagai Terang Dunia, yang mencelikkan matahati yang buta sehingga bisa melihat Kasih Allah.

Betapa bahagianya orang buta tersebut karena bukan saja ia mendapat kesembuhan secara jasmani (bisa melihat) tetapi juga kesembuhan secara rohani (matahatinya merasakan Kasih Allah).

Bagaimana dengan matahati saudara ?

Amin.
(Ngt)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*