suplemenGKI.com

Seorang  bocah laki-laki, sedang panik karena tanpa disengaja dia telah melukai kepala seekor bebek milik neneknya, dengan ketapel mainannya. Karena lukanya yang parah, bebek itu akhirnya mati, dan bangkainya disembunyikan bocah itu di dalam timbunan kayu. Sally, kakak perempuan bocah itu melihat dan mengawasi diam-diam, tanpa berkata sepatah katapun.
Setelah makan, nenek berkata kepada Sally agar membantunya mencuci piring. Tetapi Sally berkata bahwa adiknya ingin membantu didapur. Dan sambil berbisik Sally berkata, “Ingat bebek!” Jadi adiknya yang mencuci piring.
Begitu seterusnya, ada banyak hal yang harus dikerjakan oleh bocah itu. Setelah beberapa hari bocah itu mengerjakan tugas-tugas kakaknya, akhirnya dia tidak dapat bertahan lagi. Ditemuinya neneknya dan mengaku telah membuat bebek neneknya mati, ia minta ampun pada neneknya. Sang nenek berlutut dan merangkulnya, “Sayangku, nenek tahu. Tidakkah kau lihat, nenek berdiri di depan jendela dan melihat semuanya. Karena nenek mencintaimu, nenek memaafkan. Hanya nenek heran berapa lama engkau membiarkan kakakmu memanfaatkanmu.”
Ketika ada kesalahan atau kejahatan dilakukan oleh pihak lain, kitalah yang harus berinisiatif terlebih dahulu mengampuni mereka. Sebagaimana Allah di dalam Kristus Yesus telah mengampuni kita, hendaklah kita juga punya hati yang mau mengampuni kesalahan orang lain (Efesus 4:31-32a). Bagaimana kita bisa melakukannya? Kita harus memusatkan pikiran kita sepenuhnya pada pengampunan yang telah Tuhan kerjakan bagi kita. Mengapa demikian? Sesungguhnya oleh karena pengampunan TUHAN bagi kitalah yang memungkinkan kita dapat mengampuni orang lain (Yesaya 53:5-6). Hukuman dosa yang seharusnya kita tanggung telah dibayar penuh oleh YESUS KRISTUS di kayu salib. Murka ALLAH ditimpakan kepada-Nya, DIA-lah yang menggantikan tempat kita. Darah YESUS membasuh dan menyucikan kita dari dosa.
Renungkan betapa besar rahmat yang sudah dilimpahkan Tuhan kepada kita.
Saudara, tidak peduli masa lalumu sekelam apa, sebesar apa dosamu. Apapun itu, selalu ingat bahwa YESUS KRISTUS juga selalu berdiri di depan jendela, DIA melihat segalanya. Dan karena DIA mencintaimu, maka DIA mengampunimu, bila engkau memintanya. Dan yang luar biasa DIA juga melupakan (Mazmur 103:2-3a).

PETA

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*