suplemenGKI.com

MEMBANGUN RUMAH IMAN

05/10/2010

Judul membangun mengandung arti perjuangan, tidak statis. Lebih-lebih yang dibangun adalah sebuah rumah. Fungsi sebuah rumah adalah memberikan pada sang pemilik rasa aman, ayem dan rasa betah tinggal didalamnya. Untuk mencapai kondisi seperti itu dibutuhkan satu perjuangan, peperangan agar aneka rintangan dapat disingirkan.

Mari kita renungkan satu sel yang paling kecil, yaitu sebuah keluarga. Di dalam keluarga tidak selalu lancar, ada banyak tantangan, banyak konflik yang harus diperangi agar rumah tangga dapat terhindar dari gangguan. Contoh yang ada dalam keluarga beriman, antara lain : Suami istri adalah 2 individu yang berbeda, baik pendidikan maupun status sosialnya, namun mereka bertekad menjadi satu. Kehadiran anak-anak sering menambahkan problema, namun tekad yang kokoh untuk tetap bersatu merupakan bangunan iman. Melangkah menjalani lorong sempit kehidupan dibutuhkan fundamen kasih, sabar dan mawas diri. Siapa yang patut disebut komandan rumah tangga Kristen, suamilah pegang peranan penting atau dia yang pegang bendera Kristus. Istri dan anak ikut berperan sebagai satu laskar keluarga.

Kekuatan yang bersumber pada Tuhan Yesus Kristus adalah kunci kedekatan dan komunikasi pada sumber itu memungkinkan bangunan iman menjadi teladan bagi dunia sekitar. Bila badai menyerang, topan melanda, bangunan iman tetap kokoh. Adakah saudara mampu menjadi terang yang bersinar. Tuhan Yesus Kristus mampu melengkapi saudara, tetaplah tegak didalam naunganNya.

– SP –

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*