suplemenGKI.com

Selasa, 28 Oktober 2014

Yosua 3:8-17

 

Pengantar

“Kehidupan ini makin lama makin berat.” Itulah  pernyataan seseorang yang baru saja mengalami PHK. Apakah Anda merasakan hal yang sama? Bagaimanakah menikmati perjalananan kehidupan dengan aneka persoalan yang makin menghimpit dan menantang? Marilah kita merenungkannya.

 

Pemahaman

  • Ayat 8-13 : Ke manakah Yosua mengarahkan pandangan bangsa Israel ketika mereka menghadapi masalah ?
  • Ayat 14    : Apakah arti penting tabut perjanjian bagi bangsa Israel? Mengapa tabut perjanjian  harus diangkat oleh para pengangkat yang berjalan di depan umat?
  • Ayat 15-17: Apakah yang terjadi dengan sungai Yordan pada saat bangsa Israel menyeberanginya? Kira-kira apakah yang dirasakan bangsa Israel ketika mereka berhasil menyeberang sungai Yordan?

 

Perjalanan ke Kanaan, tanah perjanjian, harus melewati tantangan masalah yang tidak mudah. Bagi bangsa Israel, penyeberangan sungai Yordan ini memerlukan iman yang teguh. Dengan berani menyeberang sungai Yordan berarti mereka berketetapan untuk berjuang melawan pasukan, kereta perang dan kota berkubu tanpa ada kemungkinan untuk mundur.

 

Yosua memimpin umat untuk berani menghadapi masalah itu dengan mengajak mereka mengarahkan pandangan kepada TUHAN. Kehadiran TUHAN dalam perjalanan mereka dilambangkan dengan Tabut Perjanjian. Tabut Perjanjian harus diangkat oleh para pengangkat yang berjalan di depan mereka. Hal ini melambangkan pimpinan TUHAN dalam perjalanan mereka. Dengan tegas Yosua berkata dalam ayat 10: “Dari hal inilah akan kamu ketahui bahwa ALLAH yang hidup ada di tengah-tengah kamu …..” Di sini bangsa Israel mempertaruhkan nyawa mereka dalam komitmen penuh kepada Tuhan. Mereka diajak untuk menghadapi masalah dengan keyakinan bahwa mereka akan menang dan sukses. Kesuksesan diraih bukan karena kemampuan mereka atau kecakapan Yosua sebagai pemimpin tapi karena ALLAH yang hidup berkarya dengan kuasa-Nya di tengah kehidupan mereka.  Mereka pun mengalami kuasa ALLAH yang telah menyibak air sungai Yordan sehingga mereka bisa menyeberang dengan selamat. Pengalaman ini semakin memperteguh iman Israel hingga mereka berani menghadapi berbagai tantangan dan rintangan dalam memasuki tanah perjanjian.

 

Refleksi

Ambillah waktu hening sejenak. Renungkanlah apakah Anda senantiasa memandang TUHAN dengan iman teguh? Kesulitan dan masalah boleh datang namun kehadiran TUHAN dan kuasa-Nya dalam kehidupan ini tak pernah berkurang.

 

Tekadku

Ya TUHAN, berikanlah aku keberanian untuk melangkah bersama-Mu.  Teguhkanlah imanku agar yakin akan kuasa-Mu yang sanggup memenangkan aku dari segala kesulitan terbesar sekali pun.

 

Tindakanku

Aku akan lebih bersemangat melanjutkan perjuangan hidup . Apa pun yang akan terjadi pasti bisa ku hadapi sebab aku tidak sendiri, ada kuasa TUHAN yang selalu melingkupi.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«