suplemenGKI.com

Sabtu, 28 Maret 2015

Markus 11:1-11

Pengantar

YESUS memasuki Yerusalem bukan tanpa maksud. Dia memiliki maksud mulia yang sudah dirancang oleh ALLAH BAPA bagi-Nya. Kedua murid yang pergi ke sebuah kampung untuk mengambil seekor keledai juga mempunyai maksud. Mereka juga melakukan apa yang sudah ALLAH rancang bagi mereka. Sudahkah kita melakukan rencana ALLAH dalam hidup kita atau rencana kita semata? Marilah kita merenungkannya.

Pemahaman

  • Ayat 1-3         :  Apa maksud perkataan YESUS kepada para murid-Nya?
  • Ayat 4-7         :  Mengapa murid-murid YESUS mau melakukan perkataan TUHAN YESUS?
  • Ayat 8-11       : Mengapa orang banyak menghamparkan pakaiannya dan meneriakkan ”hosana!” ketika TUHAN YESUS lewat ?

YESUS dan murid-murid-Nya masuk ke kota Yerusalem setelah perjalanan dari Yerikho. Dalam perjalanan menuju Yerusalem, dekat Betfage dan Betania yang terletak di bukit Zaitun, YESUS menyuruh dua orang murid-Nya pergi ke suatu kampung untuk mengambil seekor keledai yang nantinya akan dipakai YESUS. Keputusan YESUS pergi ke Yerusalem didasari pada kesadaran ilahi-Nya bahwa Dia melaksanakan kehendak dan rencana keselamatan ALLAH. Kesadaran ilahi YESUS merujuk pada kuasa ALLAH yang mahatahu tentang apa yang akan terjadi, sehingga peristiwa kematian yang dialami-Nya merupakan wujud dari rencana keselamatan ALLAH.

Umat Israel di Yerusalem dikisahkan menyambut YESUS dengan meriah dan dengan sikap hormat. Mereka merelakan baju yang mereka pakai diinjak keledai yang ditunggangi YESUS. Sikap penduduk Yerusalem memandang diri YESUS melebihi seorang pahlawan yang menang perang, karena mereka menyebut YESUS sebagai Mesias yang menghadirkan Kerajaan ALLAH di atas bumi. Teriakan ‘Hosanna’ artinya “Oh selamatkanlah sekarang! Atau “Sudilah menyelamatkan kami’. Penduduk Israel memohon agar YESUS Sang Mesias ALLAH berkenan menyelamatkan mereka saat itu dari penjajahan bangsa Romawi. Apabila mereka telah terbebas dari penjajahan politis, mereka berharap agar Kerajaan ALLAH menguasai seluruh kehidupan umat. Penduduk Yerusalem memiliki harapan besar dan keyakinan bahwa YESUS Sang Mesias memiliki kemampuan untuk mengalahkan kuasa penjajahan bangsa Romawi dan mendirikan kerajaan Mesias. Penduduk Yerusalem belum memahami sepenuhnya makna kemesiasan YESUS, yang bertujuan membebaskan mereka dari penjajahan dan kuasa dosa. Tindakan YESUS masuk ke kota Yerusalem merupakan pernyataan YESUS untuk mendedikasikan hidup-Nya pada kebenaran. Tindakan YESUS masuk ke Yerusalem dilakukan dalam rangka melaksanakan kehendak dan rencana ALLAH untuk menyatakan karya keselamatan-Nya.

Refleksi

Tarik nafas dalam-dalam dan keluarkan perlahan-lahan. Lalu renungkanlah,“Sudahkah aku selalu melakukan rencana ALLAH dalam hidupku ataukah selama ini aku lebih cenderung melakukan rencanaku sendiri?”

Tekadku

Ya TUHAN, mampukan aku memahami rencanaMu supaya aku melakukan rencana-Mu dalam hidupku.

Tindakanku

Dengan sukacita, aku akan melakukan rencana TUHAN dalam hidupku, bukan rencanaku, karena aku tahu rencana TUHANlah yang terbaik untukku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»