suplemenGKI.com

Rabu, 20 Januarii 2010; 1 Korintus 12:12-31a

1 Korintus pasal 12 hingga 14 mencatat tentang kuasa Roh Kudus yang dimulai sejak pada hari Pentakosta. Tujuan ALLAH mengaruniakan Roh Kudus adalah agar orang-orang percaya dapat maksimal bergerak dan berkarya untuk melaksanakan kehendak ALLAH di dunia. Namun rupanya dalam konteks jemaat di Korintus, telah terjadi hal-hal yang tidak diinginkan berkaitan dengan hal karunia-karunia Roh ini. Banyak jemaat Korintus yang tidak terfokus dalam penggunaan karunia Roh Kudus untuk melayani dan memuliakan ALLAH. Alih-alih saling mendukung dan menopang dalam pelayanan, mereka malah saling menyombongkan diri dengan menganggap bahwa karunia yang ada pada individu yang satu lebih penting dan lebih utama daripada karunia yang dimiliki individu yang lain. Tentu ini menjadi persoalan serius dalam jemaat Korintus. Itu sebabnya, Rasul Paulus dalam pasal 12:12-31a ini memberikan nasihat, teguran dan pengajaran yang serius.

  • Penggambaran seperti apakah yang disampaikan oleh rasul Paulus dalam menyadarkan jemaat Korintus tentang kebenaran bahwa setiap karunia Roh berguna bagi pembangunan jemaat?(ayat 12-30)
  • Apa sebenarnya pesan yang terkandung dalam ayat 31 ini?

 

Renungan

            Tidak menginginkan jemaat Korintus yang dikasihinya mengalami perpecahan gara-gara pemahaman yang salah kaprah mengenai karunia Roh Kudus, Rasul Paulus memberikan gambaran tentang peranan dan fungsi karunia Roh Kudus dalam kehidupan berjemaat. Paulus menggambarkan karunia itu seperti anggota tubuh yang keberadaannya saling membutuhkan dan tidak ada yang fungsinya lebih sepele dibanding yang lain. Paulus juga menegaskan bahwa semua karunia yang dianugerahkan oleh ALLAH dimaksudkan untuk memperlengkapi orang-orang kudus bagi pekerjaan pelayanan, bagi pembangunan tubuh Kristus, sehingga tercapai tingkat pertumbuhan iman seperti tertuang dalam Efesus 4:12-13, karena karunia-karunia Roh kudus memiliki tujuan:

  • Agar dapat memperlengkapi orang-orang kudus untuk mendirikan tubuh Kristus
  • Agar mencapai kesatuan iman dan pengetahuan yang benar tentang Anak ALLAH
  • Agar mencapai kedewasaan rohani yang penuh
  • Agar pertumbuhan dapat terus berjalan maksimal sesuai dengan kepenuhan dan kehendak ALLAH dalam KRISTUS YESUS..

            Dalam rangka pencapaian pertumbuhan jemaat, Paulus juga menasihatkan agar mereka berusaha “…mendapatkan karunia-karunia yang paling utama…” (ayat 31). Mengapa pernyataan Paulus nampak tidak konsisten dengan nasihatnya yang menghendaki jemaat Korintus untuk memandang bahwa semua karunia yang diberikan ALLAH sama penting sifatnya dan tidak ada yang lebih sepele dibanding yang lainnya? Sebenarnya maksud Paulus dengan statement itu adalah mengajak dan menghimbau jemaat Korintus agar belajar fokus pada hasil pertumbuhan yang optimal melalui penggunaan karunia-karunia yang ada. Dengan demikian yang perlu dikejar oleh orang percaya adalah spirit saling mendukung, mendorong, dan menopang dalam kasih.  

“Jika ada orang percaya yang menganggap bahwa karunia yang ada padanya lebih membuatnya beruntung, maka dia pantas dijuluki sebagai katak dalam tempurung”.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

1 Comment for this entry

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*