suplemenGKI.com

Selasa, 7 Mei 2013
Kisah 16:19-26  

Pengantar
Seorang anak melihat bakal kupu-kupu yang sedang kesulitan untuk keluar dari kepompong. Lalu ia menggunting ujung kepompong itu sehingga kupu-kupu bisa keluar dari kepompong dengan mudah. Namun kupu-kupu itu jatuh dan berjalan merayap. Ia punya sayap tapi tak bisa terbang. Anak itu bertanya: “Mengapa kupu-kupu ini tak bisa terbang?” Ia mencari tahu dan akhirnya ia menemukan jawabannya. Ia telah melakukan kesalahan yaitu mempermudah jalan keluar kupu-kupu dari kepompongnya. Itulah masalahnya. Ternyata ketika kupu-kupu berjuang dalam lobang sempit kepompong, saat itulah ada cairan yang mengalir dan menguatkan seluruh tubuhnya termasuk sayapnya.

Tak semua kesulitan merupakan sesuatu yang buruk. Kuasa ALLAH yang besar justru dapat kita rasakan di tengah kesulitan. Itulah yang akan kita renungkan hari ini.

Pemahaman
• Ayat 19 : Apakah dampak dari tindakan Paulus yang mengusir roh tenung?
• Ayat 20-24 : Kesulitan dan penderitaan seperti apa yang dialami Paulus dan Silas dalam ayat-ayat ini?
Mengapa Paulus dan Silas tidak meminta kuasa TUHAN menghindarkan mereka dari kesulitan
dan penderitaan itu?
• Ayat 25 : Apakah yang dilakukan Paulus dan Silas ketika berada dalam pasungan di penjara?
• Ayat 26 : Apakah kuasa TUHAN mampu membebaskan Paulus dan Silas?

Paulus dan Silas ditangkap bukan karena memberitakan Injil, tetapi karena mereka telah mengganggu sebuah usaha yang menguntungkan. Oleh karena itu dilakukan sebuah rekayasa untuk memberikan tuduhan yang bisa mencelakakan mereka. Mereka dituduh melanggar undang-undang sebab mereka adalah orang-orang Yahudi yang ingin menyebarkan agama di kalangan warga Romawi. Pada waktu itu, Undang-undang Romawi mengizinkan orang Yahudi menjalankan agama mereka sendiri tetapi melarang penyebaran agama tersebut di kalangan Romawi. Tuduhan-tuduhan ini tidak diselidiki lebih lanjut. Masyarakat terhasut dan pembesar-pembesar kota menyerah kepada kekuatan itu. Paulus dan Silas dilucuti pakaiannya dan didera. Paulus dan Silas didera dengan tongkat-tongkat yang dibawa oleh para pejabat kota. Mereka kemudian dimasukkan ke dalam penjara dan dikurung di ruang penjara yang paling rendah dengan kaki dipasung. Betapa menderitanya Paulus dan Silas.

Mereka adalah para pelayan TUHAN yang setia mengabarkan Injil dan selalu mengandalkan kuasa TUHAN namun mengalami kesulitan dan penderitaan yang menyusahkan. Yang menarik, dalam situasi sulit dan terjepit itu, Paulus dan Silas tidak meratap dan menangis. Mereka justru berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada TUHAN dengan keras sehingga orang-orang hukuman lain mendengarnya. (ayat 25).

Dengan kuasa dan kekuatan Roh TUHAN, mereka mampu menghadapi penderitaan dengan sukacita. Paulus dan Silas menyadari sepenuhnya bahwa Roh TUHAN bersama mereka. Kuasa TUHAN pun nyata dalam gempa bumi yang hebat sehingga sendi-sendi penjara goyah dan pintu-pintu penjara serta belenggu mereka pun terbuka. Kuasa TUHAN yang luar biasa dinyatakan di tengah penjara yang penuh derita. Hal ini menunjukkan bahwa Roh TUHAN selalu bersama para hamba-Nya dan memberikan pertolongan dengan kuasa-Nya. Oleh karena itu jangan takut menghadapi kesulitan dan penderitaaan!

Refleksi
Dalam keheningan, bayangkanlah penderitaan Paulus dan Silas yang berada dalam penjara dengan kaki terpasung. Bila Saudara yang mengalami penderitaan itu, apakah yang akan Saudara lakukan?

Tekadku
TUHAN, tolonglah agar aku tidak takut menghadapi kesulitan dan penderitaan. Mampukanlah aku terus beriman akan kehadiran kuasa TUHAN yang memberi pertolongan dalam setiap karya iman dan pelayanan.

Tindakanku
Mulai hari ini aku akan mengerjakan setiap tanggungjawab hidup beriman dan pelayanan dengan lebih bersemangat. Aku tidak akan menghindar dari tanggungjawab yang sulit sebab dalam setiap kesulitan ada kuasa TUHAN yang semakin nyata kurasakan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*