suplemenGKI.com

 

Senin, 8 September 2014

Keluaran 14:19-22

 

Pengantar

Pada umumnya orang berharap memiliki masa depan yang lebih baik. Untuk itu diperlukan semangat juang dalam menghadapi segala kesulitan dan rintangan yang menghadang. Namun persoalannya, seringkali putus asa dan ketakutan melemahkan daya juang umat TUHAN. Bagaimanakah  TUHAN bekerja di tengah segala keterbatasan dan ketakutan umat-Nya? Marilah kita belajar dari kisah perjalanan iman umat Israel.

Pemahaman

  • Apakah yang ingin ditunjukkan TUHAN kepada  pasukan Israel dan pasukan Mesir dalam bacaan Alkitab hari ini? (bdk. ayat 13-14, 18)
  • Bayangkanlah  diri  Saudara sebagai bagian dari orang-orang Israel yang sedang dikejar pasukan Mesir pada waktu itu dan mengalami semua peristiwa yang dikisahkan dalam bacaan hari ini. Apakah yang akan Saudara katakan tentang TUHAN setelah mengalami semua peristiwa itu?

Kisah penyeberangan bangsa Israel di laut  Teberau (Laut Merah) merupakan salah satu kisah sejarah terpenting dalam sejarah umat Israel. Inilah kesaksian iman yang menyatakan betapa dahsyat kuasa TUHAN dalam perjalanan kehidupan umat-Nya. Dalam kegelapan awan, TUHAN secara ajaib melindungi Israel.Lalu terbentuklah dua tembok air besar oleh angin yang kuat. Ini bukanlah sekedar suatu peristiwa alami. Hanya kuasa TUHAN-lah yang melakukannya.

Dalam ayat 21, angin (ruah) mengingatkan kita akan ROH ALLAH, yang pada penciptaan alam semesta melayang diatas airdan yang kemudian memisahkan air dari daratan (Kejadian 1:2,9; bandingkan juga dengan pemisahan terang dari gelap serta pemisahan umat Israel dari rakyat Mesir(Keluaran 14:20). Ini kita temukan juga dalam cerita air bah (Kejadian 8:1). Bahkan bila kita menengok Hosea 13:15, angin Timur (qadim) sejajar dengan nafas Yahwe (ruah).Angin timur disebut sebagai angin TUHAN. Angin dilukiskan sebagai kehadiran kuasa TUHAN.

Bila kita mempelajari ayat-ayat di atas, maka kita semakin diyakinkan bahwa kisah tentang terbelahnya laut Teberau mengingatkan umat Allah akan kuasa TUHAN yang melingkupi mereka. Jadi umat Israel dibebaskan oleh kekuasaan TUHAN sendiri.Kuasa TUHAN dinyatakan untuk menyatakan penggenapan janji: “TUHAN akan berperang untuk kamu dan kamu akan diam saja” (14:4).  Dalam kisah ini kita diyakinkan bahwa sekalipun manusia lemah dan bisa dilanda ketakutan yang melemahkan namun kuasa TUHAN selalu melingkupi kehidupan kita semua. Bila demikian, kita dimampukan untuk melewati ketakutan itu dengan kuasa TUHAN.

Refleksi

Apakah Saudara sedang dilanda ketakutan yang mencekam ? Bila ketakutan sedang melanda, apakah Saudara masih bisa meyakini bahwa ada kuasa TUHAN yang selalu melingkupi?

Tekadku

Ya TUHAN, mampukanlah aku untuk tidak meragukan dahsyatnya kuasaMu yang selalu melingkupiku dalam segala kesulitan yang ku alami.

Tindakanku

Aku akan terus melangkah maju walau langkah perjalanan imanku dihadang kesulitan besar.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»