suplemenGKI.com

KKR Kesembuhan Ilahi

07/04/2010

“Ambil dan Bacalah” Edisi ke-30 Bln September Tahun 2009
G K I R e s i d e n S u d i r m a n S u r a b a y a

GKI Residen Sudirman Surabaya akan mengadakan KKR Kesembuhan Ilahi pada Sabtu 10-4-2010 jam 17.00. Acara ini khusus dinamai KKR Kesembuhan Ilahi karena ada beberapa hal yang ingin dicapai, yang pertama kebangunan rohani, disini diharapkan terjadi pemulihan hubungan antara kita dengan Tuhan. Kedua, kita ingin mendoakan orang yang sedang sakit secara khusus dan bersama dengan semua jemaat yang hadir pada waktu itu. Nama Kesembuhan Ilahi, sengaja diambil dengan suatu pengertian bahwa yang dapat menyembuhkan orang sakit adalah Allah, dan manusia dapat dipakai sebagai  perantaraNya saja. Dengan kata lain, pada waktu itu kita memohon untuk Tuhan memulihkan hubungan kita denganNya serta kuasa kesembuhanNya boleh menjamah kita yang sedang sakit. Di bawah ini kita mencoba melihat apa yang dilakukan Yesus berkaitan dengan penyembuhan orang yang sakit.

Pelayanan Penyembuhan Yesus

Didalam pelayanan penyembuhan yang Tuhan Yesus lakukan, kita melihat kondisi fisik seseorang yang menderita, antara lain terinfeksi micro-organisme (kusta), kelainan organisme jangka panjang (sakit pendarahan), lumpuh, cacat bawaan, kerasukan roh jahat, dan juga mati. Kondisi fisik yang demikian tentunya menyebabkan mental mereka apatis bahkan frustasi. Hal ini diperburuk lagi dengan kondisi sosial yang tidak menunjang. Orang yang sakit lumpuh tentu hidupnya bergantung dengan belas kasihan orang lain, orang yang kena penyakit kusta pasti di jauhkan oleh masyarakat yang ada pada waktu itu.

Cara Penyembuhan Yesus

Biasanya penyembuhan yang Tuhan Yesus lakukan berlangsung dengan segera. Dalam penyembuhan terhadap orang yang sakit Yesus mendoakan memakai kalimat yang sederhana dan bahkan singkat-singkat. Media yang digunakan Yesus dalam penyembuhan tersebut memakai air ludah, tanah, jubahNya atau dengan tumpang tangan. Tidak dapat disangkal bahwa iman dari si penderita juga menentukan proses penyembuhan tersebut (Mat 9:21), namun Alkitab juga mencatat bahwa iman dari orang-orang yang membawa si penderita juga dapat menyembuhkan (Mat 15:28).

Makna Etis Penyembuhan Yesus

Kedatangan Tuhan Yesus di dunia ini adalah memberitakan Injil “Kerajaan Allah” yang sudah datang dan yang akan datang. Kedatangan Yesus juga memiliki makna bahwa kuasa jahat atau kegelapan dapat dikalahkan dan dihancurkan, sehingga manusia dapat menolak kuasa jahat tersebut. Kedatangan Kristus juga membawa berita pengampuan bagi mereka yang mau bertobat dan dipulihkan hubungannya dengan Tuhan dan sesamanya.

Sikap Dalam Menyembuhkan

Sikap yang paling jelas Yesus tunjukkan ketika berhadapan dengan penderita adalah menaruh belas kasihan dan prihatin akan keadaan dari si penderita tersebut (Matius 20:34; Markus 1:41). Yesus juga menunjukkan rasa percaya diri berdasarkan persekutuan dengan Roh Kudus (Markus 3:20-30) ketika berhadapan dengan orang-orang yang menentangNya. Kerendahan hati dan penyangkalan diri ditunjukkan Yesus ketika kepopuleran akan menghinggapiNya (Markus 3:12, Lukas 5:16). Yesus sangat menghargai penderita, dengan tidak memandang kedudukan sosialnya, status keagamaannya, maupun taraf imannya.

Kaitan Penyakit dan dosa

Penyembuhan yang menyertai pemberitaan kerajaan Allah menunjukkan bahwa fenomena sakit bertentang dengan kehadiran dan kuasa Allah. Ada kaitan yang cukup erat antara sakit dan dosa, antar lain:

  • Sakit dapat disebabkan oleh dosa atau kesalahan pribadi yang bersangkutan. Misalnya orang tersebut hidup mabuk-mabukan maka ia akan sakit paru-paru dan jantung dll.
  • Sakit dapat disebabkan oleh dosa atau kesalahan kesalahan orang lain. Misalnya, orang mengemudikan mobil dengan sembrono dan menabrak orang lain. Orang yang tertabrak mobil sakit karena kesalahan orang lain.
  • Sakit dapat disebabkan oleh dosa atau kesalahan bersama umat manusia. Misalnya,banyaknya orang yang mengalihkan fungsi hutan menjadi perkebunan, sehingga waktu hujan akan menyebabkan banjir dan penderitaan orang lain.
  • Sakit dapat disebabkan oleh dosa atau kesalahan alam. Misalnya, gempa bumi.

Namun juga disadari bahwa tidak mudah memastikan kaitan antara sakit dengan suatu jenis dosa, misalnya kalau kita melihat sakit yang dialami oleh Ayub dan oleh Paulus (II Kor 12: 7-10). Ayub dan Paulus menderita sakit bukan oleh karena dosa mereka. Oleh sebab itu marilah kita menghindari spekulasi bahwa sakit selalu dikaitkan dengan dosa.

Penyembuhan Yesus sering bersamaan dengan pernyataan pengampunan dosa.Pengampunan dosa lebih diutamakan daripada penetapan dosa, hal ini sangat relevan bagi  pelayanan penyembuhan.

Prinsip-prinsip Penyembuhan Kristen

KKR Kesembuhan Ilahi bukan kegiatan “magic”, bukan pula memanipulasi Tuhan untuk melakukan apa yang kita inginkan, tetapi merupakan penyerahan kepada karya penyembuhan Allah di dalam diri kita.

KKR Kesembuhan Ilahi bukan prakiraan apa yang Tuhan akan lakukan, tetapi keyakinan yang sederhana bahwa Tuhan mengasihi kita dan telah bekerja didalam kita.

Godaan dalam Pelayanan penyembuhan

Ada banyak godaan yang bisa terjadi, ketika seseorang dipakai oleh Tuhan dalam pelayanan penyembuhan, antara lain:

  • Godaaan untuk datang kepada Tuhan sebagai orang yang “sok tahu”, yang ingin memegang kendali, ingin nampak mampu, memiliki teori atau teologi, atau memiliki ketrampilan istimewa. Dan ia senang kalau penderita “bergantung” kepadanya.
  • Godaaan untuk datang kepada Tuhan dengan menerapkan suatu sistem aturan yang kaku bagi doa penyembuhan (mau menerapkan pola penyembuhan yang sama untuk semua orang).
  • Godaan untuk berdoa bagi orang lain dengan gaya kesuci-sucian sekedar untuk memuaskan kebutuhan kita untuk menjadi berwibawa dan dibutuhkan. Ingat bahwa kita semua adalah “penyembuh yang terluka”.
  • Godaan untuk menjadikan kecenderungan dan penilaian pribadi kita mempengaruhi keterbukaan kita pada karya Tuhan.
  • Godaan untuk meletakkan iman dibawah ketrampilan kita.
  • Godaan untuk menebak bagaimana Tuhan berkerja.
  • Godaan untuk mendoakan orang sakit sambil menekankan kepentingan kita sendiri bagi orang tersebut.

Mempersiapkan diri untuk melayankan penyembuhan

Mari kita mengundang Tuhan untuk memakai saudara menjadi saluran penyembuhan, dan terus memberi saudara iman, ketajaman, dan kasih yang dibutuhkan untuk menolong orang yang sedang saudara layani.

Mintalah kepada Tuhan untuk melenyapkan apa saja pada diri saudara yang dapat mengganggu pelayanan saudara: kebutuhan akan kewibawaan, perasaan negatif, kepentingan pribadi, dll. Katakan keingina saudara kepada Tuhan dengan jujur dan terbuka. Letakkan kepentingan saudara sendiri di tanganNya.

Biarkanlah Tuhan mengubah keinginan saudara. Dengarkan bagaimana Tuhan mau menyembuhkan orang yang saudara layani. Bukalah hati saudara untuk berkomunikasi dengan Tuhan.

Kita juga harus terus menerus “menguji setiap roh” apakah sesuai dengan karakter Yesus dan sifat Allah seperti yang kita tahu dari Alkitab?

Berdoalah dengan segala kerendahan hati, gunakanlah sensitifitas yang Tuhan berikan kepada saudara sewaktu melayani

Hal-hal lain yang perlu diperhatikan

  • Penyembuhan Kristen bukan semacam perlombaan spritual baik bagi sipenyembuh maupun pasien, tetapi suatu cara untuk bertumbuh sebagai orang Kristen
  • Penyembuhan Kristen bukan bukti dari keteguhan iman atau kesucian, melainkan tanda kasih Tuhan
  • Penyembuhan Kristen adalah suatu proses yang melibatkan totalitas keberadaan kita, tubuh, jiwa, emosi, roh dan konteks sosial kita, dan membentuk diri kita sesuai dengan panggilan Tuhan atas kita.

Mari kita mendukung bersama-sama KKR Kesembuhan Ilahi dengan menghadiri dan mendoakannya. Doakanlah supaya kuasa Tuhan Yesus Memulihkan kita semua, serta melalui KKR Kesembuhan Ilahi ini nama Tuhan semakin dipermuliakan, doakan setiap hamba Tuhan dan panitia yang melayani pada acara tersebut agar dipakai sebagai alatNya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«