suplemenGKI.com

Rabu, 11 April 2012
Yohanes 20: 30-31

Hudson Taylor, seorang utusan gerejawi di RRC selalu mengajarkan bahwa seorang Kristiani haruslah bersaksi bagi sesamanya. Dalam percakapan dengan seorang pemuda terjadilah dialog sebagai berikut:
Hudson Taylor : “ Berapa lamakah engkau menjadi orang Kristen, hai anak muda?”
Pemuda : “Tiga bulan!”
Hudson Taylor : “Berapa banyak orang yang telah tahu bahwa engkau adalah seorang Kristiani?”
Pemuda : “Oh saya hanyalah seorang yang sedang belajar.”
Hudson Taylor :“ Anak muda, ALLAH tidak mengharapkan kamu menjadi pengkotbah hebat, tetapi Ia ingin agar kamu menjadi saksi yang setia.”
“Coba jawab pertanyaanku, kapankah lilin mulai menyala? Apakah ketika telah habis terbakar setengahnya?”
Pemuda : “Tidak! Segera setelah lilin itu dinyalakan!”

Hudson Taylor ingin menegaskan betapa penting pengikut KRISTUS memberikan kesaksian imannya agar semakin banyak orang juga membuka hati untuk hidup beriman kepada KRISTUS. Sesungguhnya seperti itulah maksud penulisan Injil. Hal inilah yang akan kita dalami hari ini.

Pendalaman Teks Alkitab

1. Apakah semua tanda yang dibuat TUHAN di dunia ini telah dicatat dalam kitab suci?
2. Apakah tujuan pencatatan kesaksian-kesaksian tentang KRISTUS dan karya-Nya?
3. Apakah Saudara rindu dipakai TUHAN untuk menuturkan kesaksian pengalaman hidup bersama KRISTUS?

Renungan 

Injil bukan merupakan kisah yang lengkap mengenai kehidupan KRISTUS dan karya-Nya. Cerita-cerita dalam Injil tidak mengisahkan peristiwa-peristiwa bersama YESUS hari demi hari tetapi bersifat selektif untuk tujuan tertentu yaitu sebagai kesaksian para murid yang menyerukan para pembaca untuk menerima dan mengimani KRISTUS sebagai TUHAN dan Juruselamatnya. Injil bukanlah laporan atau buku informasi tetapi kesaksian yang mengantar orang beriman sehingga memperoleh hidup di dalam KRISTUS.

Melalui cerita-cerita atau kesaksian Injil tentang KRISTUS dan karya-Nya, kita melihat kuasa TUHAN yang besar yaitu kuasa ANAK ALLAH yang dinyatakan kepada kita. Pengenalan kita akan sebagian karya kuasa ALLAH itulah yang membuat kita menjadi dapat beriman kepada KRISTUS. Sekalipun kita bukan saksi mata langsung berbagai peristiwa spektakuler yang dibuat YESUS di tengah masyarakat Yahudi namun kita dapat melihatnya dengan mata iman.

Kesaksian tentang KRISTUS dan karya-Nya dipakai oleh TUHAN untuk membuka pintu hati banyak orang sehingga mereka dapat beriman kepada KRISTUS. Kesaksian Injil mesti dibaca dengan hati orang-orang yang mencari ALLAH bukan seperti ahli sejarah yang mencari informasi sebab Injil bukanlah buku sejarah tapi kesaksian iman yang mengajak orang percaya pada KRISTUS.

Dengan adanya kesaksian Injil maka kita menjadi beriman kepada KRISTUS. Semakin banyak orang beriman dan mendapatkan hidup di dalam KRISTUS apabila kesaksian iman tentang KRISTUS dibaca oleh banyak orang. Rindukah Saudara menjadi alat TUHAN untuk membuka hati banyak orang bagi kehadiran KRISTUS dengan menyebarluaskan kesaksian iman tentang KRISTUS?

Jawablah panggilan TUHAN ini dengan mendukung pelayanan penerbitan Alkitab tapi juga dengan menjadikan hidup Saudara sebagai kesaksian yang hidup tentang kasih dan kuasa KRISTUS. Jangan segan untuk menuturkan kasih KRISTUS yang telah Saudara alami, seperti dinyatakan dalam lagu KJ 427: “Ku suka menuturkan”

Ku suka menuturkan cerita mulia, cerita TUHAN YESUS dan cinta kasih-Nya
Ku suka menuturkan cerita yang benar, penawar hati rindu, pelipur terbesar.

Refrein:

Ku suka menuturkan, ku suka memasyurkan
Cerita TUHAN YESUS dan cinta kasih-Nya

Bukalah pintu iman orang lain dengan kesaksian imanmu.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*