suplemenGKI.com
Keluarga yang berjalan bersama kristus - gki ressud Allah menciptakan manusia laki-laki dan perempuan.Mereka menjadisatu daging. Mereka memiliki anak. Mereka semua disebut satu keluarga. Itu memberi pengertian bagi kita bahwa Allah turut serta dalam pembentukan keluarga kita. Allah membentuk kita. Dan Allah juga membentuk keluarga kita.  

Sebagai keluarga yang telah dibentuk Allah, tidak lupa Allah menyediakan segala yang dibutuhkan oleh keluarga itu. Allah menyediakan kebutuhan fisik/ jasmani (makanan dan minuman serta segala sesuatu yang dapat dipakai untuk melindungi tubuh manusia dari binatang buas, melindungi mereka dari teriknya matahari dan dari derasnya hujan. Semua itu disediakan oleh Allah). Allah juga menyediakan kebutuhan batiniah/ rohani manusia (Allah membuat manusia dapat bersuara sehingga manusia itu dapat berkomunikasi dan menyampaikan sesuatu melalui mulut bibirnya. Allah memberi mereka pikiran, akal budi, dan pengetahuan yaitu segambar dan serupa dengan Allah agar manusia itu dapat mengusahakan segala sesuatu yang diperlukan untuk melanjutkan hidupnya, dan juga dipakai untuk memuji-muji Tuhan).Sungguh Allah itu mulia. Siapakah Allah itu?
Injil Yoh 1:1,14; mengungkapkan iman dan kesaksian Yohanes tentang Allah. Pada ayat 1 dikatakan bahwa Allah itu adalah sang Firman. Dan Firman itu telah menjadi manusia di dalam diri Yesus Kristus (ay.14). Ia disebut anak Allah (Yoh.1:34)
Dan dalam Yoh 3:16; Allah Bapa berfirman, “Barangsiapa percaya kepada Anak Allah (Yesus Kristus) ia tidak binasa melainkan beroleh hidup yang kekal”.
Jadi kita tahu sekarang bahwa Allah yang mencipta, memelihara, dan yang menyediakan itu adalah Allah yang dimaksudkan juga dalam Injil Yohanes. Dan Allah itu telah menyatakan diriNya di dalam Putra TunggalNya, yaitu Yesus Kristus sang Firman itu sendiri.
Paulus dengan iman teguh menyatakan:
1. Hendaklah kamu sehati, sepikir dalam satu kasih, satu jiwa, satu tujuan dengan tidak mencari kepentingan sendiri atau pujian yang sia-sia.
2. Hendaklah kamu menganggap orang lain lebih utama dari diri sendiri (Filipi 2:2-3)
Sebagai keluarga yang telah dibentuk Allah kita terikat kepada Allah yakni hidup menurut kehendak Allah itu sendiri.
Mengasihi Tuhan Allah dengan segenap hati, jiwa, dan dengan segenap akal budi serta kekuatan kita. Dan mengasihi sesama seperti diri sendiri inilah yang dikehendaki Allah bagi kita. Yesus Kristus sang Firman Hidup menegaskan bahwa kasih terhadap Tuhan hukum yang utama dan terutama. Dan hukum kedua yang sama dengan itu adalah kasih terhadap sesama manusia.
Yesus Kristus, sang Firman hidup, dan Anak Tunggal Bapa, telah menyatakan semua itu. Dan sebagai keluarga yang dibentuk oleh Allah, marilah kita hidup sesuai kehendakNya yaitu berjalan bersama dengan Dia (Yesus Kristus), sang Firman hidup. Amin. ( jps )

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*