suplemenGKI.com

Kasih Yang Ajaib

27/04/2013

(Lukas 24:1-12)

Beberapa waktu lalu dalam forum diskusi di Persekutuan Mahasiswa Kristen Institut Teknologi Bandung membahas tentang kebangkitan Tuhan Yesus Kristus dari kematian. Salah satu topik menarik yang didiskusikan adalah: Apakah bukti Yesus sudah bangkit dari kematian? Beberapa jawaban yang muncul adalah kubur yang kosong, Alkitab menyaksikan dalam Lukas 24:2-3 : “Mereka mendapati batu sudah terguling dari kubur, dan setelah masuk mereka tidak menemukan mayat Yesus.” Jawaban itu direspon “Kalau hanya sebatas kubur kosong tentu banyak sanggahan bisa diberikan. Kubur itu kosong karena ada yang mencuri mayat Yesus dan menyembunyikannya, lalu meniupkan kabar bohong bahwa Yesus sudah bangkit”. Atau bisa juga karena para wanita mengunjungi kubur yang salah, sebab perempuan-perempuan itu pergi ke kuburan pada waktu pagi-pagi buta, saat hari masih gelap sehingga yang didatangi bukan kubur Yesus”( http://www.ppa.or.id-).
Hanya kubur kosong memang belum cukup untuk membuktikan bahwa Yesus sudah bangkit. Namun pernyataan dua orang yang berjubah putih dan berdiri di dekat para perempuan itu sudah lebih dari cukup untuk menjelaskan bahwa memang Yesus sudah bangkit. Dua orang Malaikat adalah simbolisasi kehadiran Allah sendiri yang menjelaskan realita kubur kosong karena Yesus telah bangkit. Ini selaras dengan perkataan Tuhan Yesus sendiri kepada para murid-Nya (Mrk. 14:28 band 1 Kor. 15:4). Ucapan Yesus dahulu itu, kini telah menjadi kenyataan. Namun ketika para perempuan itu menjelaskan realita itu kepada para murid, mereka malah dianggap omong kosong (Luk 24:11) .Tidak mudah mempercayai sebuah berita di tengah-tengah situasi ketakutan yang dialami para murid (Yoh 20:19).
Sesungguhnya, apa makna terpenting dalam peristiwa kebangkitan Yesus? Pertama: Melalui kebangkitan-Nya Yesus telah menaklukkan segala kuasa maut sehingga setiap orang yang percaya dengan iman kepada-Nya menerima pengampunan dosa dan keselamatan kekal. Ke dua: Meneguhkan pengharapan bahwa kehidupan umat percaya adalah kehidupan yang memiliki pengharapan, baik masa sekarang maupun masa yang akan datang, karena kebangkitan Kristus adalah sumber pengharapan sejati (Band 1Kor 15:14). Ke tiga: Melalui kisah kebangkitan Kristus, umat Tuhan senantiasa diperbaharui karakter, perilaku dan komitmennya untuk terus semakin indah di hadapan Tuhan dan menjadi bermakna bagi sesama. Ketiga makna penting tersebut menunjukkan betapa besar dan ajaibnya kasih Tuhan Yesus kepada umat-Nya. Karena bukan saja membebaskan umat-Nya dari kebinasaan kekal, tetapi juga menyediakan pengharapan serta pembaharuan hidup yang dapat menjadikan umat-Nya dapat menikmati hidup yang penuh damai sejahtera. Selamat menikmati kasih ajaib melalui kebangkitan Tuhan Yesus Kristus. Amin.
( aNdA)

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*