suplemenGKI.com

BERSUKACITALAH!

Zefanya 3:14-20

 

Pengantar
Pada tahun 2016 ada kisah viral di media sosial tentang persahabatan dua orang remaja dari Cina Utara, yakni Xie Xu dan Zhang Chi. Kisah mereka viral karena selama tiga tahun, Xie selalu menggendong sahabatnya, Zhang, yang kesulitan berjalan dari asrama ke sekolah dan ke tempat-tempat lain. Persahabatan mereka sangat memberi pengaruh yang positif pada teman-temannya. Betapa bahagia dan sukacitanya Zhang yang memiliki keterbatasan fisik, karena memiliki Xie, sahabat yang peduli padanya. Pun demikian halnya dengan kedua orangtua mereka yang ikut berbahagia atas persahabatan yang dimiliki oleh anak-anaknya. Kisah ini juga akan membuat mata orang beriman tak perlu lagi bertanya akan keadilan Tuhan saat mengalami kesulitan. Tuhan selalu ada dan memberikan sukacita bagi umat-Nya.

Pemahaman

  • Ayat 14          : Mengapa Zefanya mengajak umat untuk bersorak-sorai dan bersukacita?
  • Ayat 15-20    : Bagaimanakah Zefanya menggambarkan tentang Tuhan dalam kehidupan umat-Nya?

Setelah menyerukan berita penghukuman dan seruan pertobatan pada umat dan bangsa-bangsa di pasal-pasal sebelumnya, pada bacaan hari ini kita mendapat bahwa Zefanya menyampaikan nubuat keselamatan. Di ayat 14, Zefanya mengajak umat untuk bersorak-sorai dan bersukacita, sekaligus mengantar umat untuk menyadari relasi mereka dengan Tuhan. Umat diajak untuk menabur benih pengharapan, yakni pembaharuan hidup di masa yang akan datang. Selanjutnya, Zefanya juga menggambarkan siapa Tuhan dalam hubungannya dengan umat Israel.

Pertama, Zefanya menggambarkan bahwa Tuhan adalah Raja Israel, yang mana Tuhan telah menyatakan tindakan pembebasan pada umat, menyingkirkan musuh-musuh, dan memberi jaminan pada umat (ayat 15). Kedua, Tuhan digambarkan sebagai Pahlawan yang membangkitkan semangat umat dan memberi kemenangan (ayat 16, 17a). Ketiga, Tuhan adalah Sang Pembaharu yang memulihkan umat dari penindasan dengan kasih-Nya (ayat 17c), mengangkat umat dari malu menjadi kepujian dan kenamaan di seluruh bumi (ayat 19), dan membawa pulang umat ke negerinya; kepada relasi baru penuh sukacita kepada Allah (ayat 20). Gambaran-gambaran ini menunjukkan kewibawaan Allah dan tindakan Allah yang selalu menerima kembali umat yang sebelumnya berpaling dari-Nya. Kesemuanya itu selalu menimbulkan relasi baru dan membawa sukacita.

Refleksi
Ambillah saat hening sejenak dan renungkanlah: Hal-hal apa sajakah yang membuat saudara bahagia dan sukacita? Sumber kebahagiaan dan sukacita yang sejati adalah Tuhan. Ia dapat menghadirkan sukacita itu melalui orang-orang terdekat ataupun peristiwa yang membuka mata orang beriman, bahwa Tuhan selalu ada dalam setiap kehidupan. Harus diakui hidup tak selalu indah, tetapi jika kita bisa melewatinya bersama dengan Tuhan, maka sukacita itu dapat kita rasakan.

Tekadku
Tuhan, kami bersyukur atas sukacita yang Engkau hadirkan dalam kehidupan. Tuntunlah, agar kami dimampukan untuk selalu membuka diri menyambut hidup dipimpin oleh kuasa-Mu.

Tindakanku
Sebagai orang beriman yang telah mengalami sukacita sejati dari Tuhan, hari ini aku akan berbagi sukacita dengan cara menyebarkan kalimat yang berisi penguatan, penghiburan, dan memberikan semangat pada rekan atau keluarga yang sedang dirundung masalah.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«