suplemenGKI.com

Tuhan Ada Dalam Setiap Masa

 

Pengkhotbah 3:1-15

 

Pengantar
Baru saja kita meninggalkan tahun 2015, ada banyak hal yang dapat kita kenang, baik pengalaman yang susah maupun yang menyenangkan. Sekarang kita telah memasuki tahun 2016, di mana kita juga akan mengalami hal-hal yang menyenangkan maupun yang susah. Bahkan kita juga dapat melakukan hal-hal yang baik atau yang buruk. Bagaimana kitab Pengkhotbah menyatakan hal-hal ini?

Pemahaman
Ay 1, apa yang dinyatakan oleh Pengkhotbah pada awal pasal 3 ini?

Ay 2-8, apa yang Pengkhotbah nyatakan tentang waktu?

Ay 9-11, apa yang dapat manusia lakukan berkaitan dengan waktu?

Ay 12-13, apa yang seharusnya manusia kerjakan dalam menyambut segala sesuatu yang ada?

Ay 14-15, apa yang Pengkhotbah katakan tentang Tuhan yang ada dalam setiap masa?
Pengkhotbah mengatakan bahwa segala sesuatu yang terjadi di dunia ini ada waktunya. Mulai dari awal kehidupan, yaitu kelahiran, sampai pada akhir kehidupan, yaitu kematian. Demikian juga semua kegiatan yang dilakukan manusia juga ada waktunya, baik yang menyenangkan maupun yang tidak menyenangkan. Ada waktu-waktu yang tidak dapat dikuasai oleh manusia misalnya panas, hujan, kehidupan atau kematian dll, namun ada waktu yang dapat dikuasi oleh manusia, misalnya senang, sedih, benci, cinta, diam atau berbicara dll.

Manusia dapat mengerjakan pekerjaannya dengan berjerih lelah, dan manusia dapat menikmati apa yang dikerjakannya. Dari semua apa yang dikerjakannya, manusia harus menyadari bahwa pekerjaan itu diberikan Tuhan padanya. Dengan kesadaran ini manusia semakin tahu dan mengenal Tuhan yang hidup dalam kehidupannya. Manusia dapat menyadari bahwa kalau Tuhan yang memberikan semuanya ini, maka Tuhan yang baik itu memberikan segala sesuatu yang indah pada waktunya. Manusia juga harus menyadari bahwa ada kekekalan yang Tuhan berikan dalam hatinya, hati yang mengenal dan yang menyembah Tuhan dalam hidupnya.  Manusia yang telah mengenal dan menyembah Tuhan dalam hidupnya, mereka dapat menikmati apa yang Tuhan berikan di dalam dunia ini tanpa terikat olehnya (harta duniawi). Tuhan tetap mengharapkan manusia menyadari bahwa apa yang di dapatkannya semua berasal dari Tuhan dan manusia tetap menjadi manusia yang menghormati Tuhan dalam lakunya.

Refleksi
Renungkan sejenak: Bagaimana kita menggunakan waktu yang telah Tuhan berikan kepada kita semua?

Tekadku
Ya, Tuhan sering kali kami mengunakan waktu hanya untuk kepentingan diri kami sendiri dan hanya memuaskan hasrat kami sendiri, ampunilah kami dan ajarkan untuk kami berbagi waktu dengan orang lain. Amin

Tindakanku
Memikirkan akan menggunakan waktu hari ini dengan baik. Salah satunya dengan menolong orang lain yang membutuhkan bantuanku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«