suplemenGKI.com

2Timotius 2:1-7

 

Iman Adalah Sebuah Perjuangan (1)

 

Pengantar:
Setiap orang, ketika mendengar kata “menderita” pasti akan berusaha untuk menghindarinya. Mengapa? Karena menderita identik dengan kalah, gagal, tidak enak, sakit dan tidak menyenangkan. Bacaan kita hari ini, berbicara tentang Panggilan untuk menderita. Sesuatu yang pasti tidak diharapkan oleh semua orang, karena semua orang tentu tidak ingin menderita. Mari kita mendalaminya 2Tim 2:1-7 ini.

Pemahaman:

Ayat 1-2 : Apakah yang hendak ditekankan oleh Rasul Paulus kepada Timotius, terkait dengan panggilan bagi Timotius?
Ayat 3-7 : Apakah yang bisa dialami oleh Timotius dalam panggilan imannya kada Tuhan Yesus & bagaimanakah ia harus memperjuangkannya?

Timotius adalah anak rohani Paulus yang dikasihinya (2Tim 1:2) Ia berharap agar Timotius kemudian melanjutkan perjuangan Paulus dalam pemberitaan Injil Kristus dengan lebih luas dan berani sesuai dengan panggilannya. Itu sebabnya Paulus menekankan kepada Timotius, agar menjadi kuat oleh kasih karunia Kristus Yesus. Karena memberitakan Injil Kristus itu pasti akan menghadapi banyak tantangan, hambatan dan ancaman, namun tidak boleh takut, mundur atau kalah. Untuk itu jadikanlah kasih karunia dalam Tuhan Yesus Kristus sebagai jaminan dalam pemberitaan Injil. Seperti yang telah dilakukan oleh Paulus dalam karya pemberitaannya. Pemberitaan Injil juga termasuk mempercayakan orang yang dipandang layak untuk memberitakan Injil, agar merekapun menjadi pemberita-pemberita Injil

Karena pemberitaan Injil akan menghadapi banyak tantangan, maka hayatilah itu sebagai sebuah perjuangan. Paulus menggambarkan perjuangan itu seperti: Prajurit, yang berjuang sesuai dengan statusnya sebagai prajurit yang pantang menyerah. Olahragawan, untuk bisa memenangkan suatu pertandingan harus taat aturan main, berjuang sekuat tenaga untuk mencapai finish. Petani, jerih lelahnya akan terbayar ketika ia menuai panen raya dari perjuangannya. Dalam konteks Iman kepada Tuhan Yesus, kita dipanggil untuk berjuang, bahkan sampai menderita demi Injil. Tetapi kita tidak perlu kuatir, karena jaminan kita adalah Kasih Karunia Tuhan Yesus Kristus. Jadilah kuat di dalam kasih karunia-Nya, itulah Iman yang berjuang.

Refleksi:
Pernahkah saudara menderita karena beriman kepada Kristus? Itu adalah bagian dari perjuangan iman. Maju terus, jangan takut, karena kasih karunia Kristus jaminan kita.

Tekadku:
Apapun tantangan ku dalam perjuangan Iman kepada Tuhan Yesus, aku siap karena Kristus bersamaku senantiasa.

Tindakkanku:
Aku berkomitmen untuk setia beribadah, belajar Firman Tuhan dan pelayanan sebagai wujud perjuangan imanku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«