suplemenGKI.com

Kamis, 6 Juni 2019

05/06/2019

Yohanes 14:8-14

MELIHAT ALLAH

PENGANTAR
Tidak sedikit orang Kristen yang berharap mendapatkan pengalaman rohani yang luar biasa: melihat sorga, melihat malaikat, melihat sosok Yesus, atau melihat Allah sendiri. Mereka berharap pengalaman-pengalaman spektakuler semacam itu akan memperteguh iman mereka.  Memang, kepada sebagian orang, Tuhan berkenan memberikan pengalaman-pengalaman rohani semacam itu. Namun, bagi sebagian besar dari kita, Tuhan justru menghendaki kita membangun kerohanian kita melalui berbagai hal yang wajar dan biasa.

PEMAHAMAN

  • Ay. 8-11. Apa yang diminta oleh Filipus kepada Yesus? Mengapa ia mengajukan permintaan itu? Bagaimana respons Yesus terhadap permintaan Filipus?
  • Ay. 12-14. Apa yang dipesankan oleh Yesus kepada para murid-Nya? Apa hubungannya dengan permintaan Filipus di atas?

Bagi orang Yahudi, permintaan Filipus tergolong tidak biasa. Filipus minta agar Yesus menunjukkan Bapa kepadanya. Permintaan Filipus muncul sebagai reaksi atas kalimat Yesus di ayat 7, “Sekiranya kamu mengenal Aku, pasti kamu juga mengenal Bapa-Ku. Sekarang ini kamu mengenal Dia dan kamu telah melihat Dia.” Mungkin Filipus memang sangat realistis. Bagi Filipus, melihat Bapa melalui Yesus tidaklah cukup, atau bahkan membingungkan. Filipus menghendaki sebuah pengalaman rohani yang lebih konkrit, yaitu melihat Bapa secara langsung. Respons Yesus mengandung nada keprihatinan. Bagi Yesus, Filipus meminta sesuatu yang tidak perlu. Pengenalannya akan Yesus, seharusnya cukup untuk memuaskan rasa hausnya akan pengalaman rohani. Pekerjaan-pekerjaan dilakukan Yesus seharusnya cukup untuk memantapkan imannya.

Dalam ayat 12-13 Yesus melanjutkan pesan-Nya kepada para murid-Nya. Yesus tidak ingin para murid-Nya membubarkan diri setelah kenaikan-Nya ke sorga.  Sebaliknya, mereka harus melanjutkan pekerjaan-pekerjaan yang Yesus lakukan. Yesus bahkan telah mempersiapkan pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar bagi mereka. Tentu, ini pesan yang tidak mudah dilakukan. Namun, para murid tidak harus mengerjakannya dengan kekuatan mereka sendiri.  Nama Yesus, yaitu kuasa yang ada di dalam nama-Nya, akan menyertai mereka. Dengan demikian para murid sanggup melanjutkan karya Yesus, dan nama Bapa dipermuliakan.

Pesan bagi para murid untuk melanjutkan pekerjaan-Nya itu juga menjawab kehausan akan pengalaman-pengalaman rohani seperti yang disampaikan Filipus di atas.  Selain mengenal Yesus dan pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan-Nya, iman kita juga akan bertumbuh ketika kita berpartisipasi dalam pekerjaan-pekerjaan tersebut. Semakin banyak kita terlibat dalam karya-Nya, semakin banyak kita berdoa, semakin banyak kita melihat kuasa-Nya, dan semakin banyak kita melihat kemuliaan-Nya.

REFLEKSI
Pertumbuhan iman yang sehat tidak dapat diperoleh melalui pengalaman rohani yang spektakuler, melainkan dengan semakin mengenal Yesus dan terlibat dalam karya-Nya.

TEKADKU
Tuhan, mampukanlah aku melihat kuasa-Mu dalam kehidupanku sehari-hari, khususnya pada waktu aku melakukan pelayanan dan terlibat dalam karya-Mu.

TINDAKANKU
Dalam kesempatan yang terdekat, aku akan bersaksi mengenai penyertaan Tuhan yang aku alami dalam pelayananku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»