suplemenGKI.com

TANDA YUNUS

Bacaan:
Lukas 11:29-32

Pengantar
Dalam berlalu-lintas di jalan raya sangat dibutuhkan banyak tanda-tanda lalu-lintas, supaya orang yang memakai jalan tersebut dapat melewatinya dengan tertib. Tanda-tanda lalu-lintas di jalan itu sangat perlu dan vital sekali, bukan hanya sebagai petunjuk arah jalan saja, namun dapat membuat pemakai jalan aman dan selamat dengan mengikuti tanda-tanda tersebut.

Pemahaman
Ayat 29, Mengapa Yesus mengecam angkatan ini sebagai angkatan yang jahat? Dan kepada siapakah Yesus mengarahkan kecamanNya?
Ayat 30, Apa yang sesungguhnya terjadi dengan orang-orang Niniwe pada jaman Yunus?
Ayat 31-32, Apa yang sedang diceritakan pada bagian ini?

Pada bagian ini Yesus mengecam orang-orang Farisi, ahli-ahli Taurat dan juga orang-orang yang tidak mempercayaiNya, bahkan Yesus menganggap bahwa angkatan ini adalah angkatan yang jahat. Yesus mulai menceritakan bahwa orang-orang Niniwe adalah orang yang jahat dan kejam dalam hidupnya. Tuhan mengutus nabi Yunus supaya mengingatkan akan perbuatan jahat orang-orang Niniwe dan mengharapkan orang-orang Niniwe bertobat. Pada mulanya nabi Yunus tidak bersedia untuk memberitakan kabar baik kepada orang-orang Niniwe. Atas seijin Tuhan, Yunus yang melarikan diri dan dibuang ke laut, dimakan oleh ikan besar selama tiga hari, namun tetap selamat. Nabi Yunus tetap dapat menyampaikan kabar baik itu kepada orang-orang Niniwe, dan akhirnya orang-orang Niniwe bertobat dan kembali kepada Tuhan.

Bagi orang Israel cerita tentang nabi Yunus sebenarnya sangat dipahami oleh mereka, namun mereka hanya menganggap sebagai cerita masa lalu saja.

Yesus mengingatkan kepada mereka agar cerita Yunus dipakai sebagi tanda bahwa Tuhan mengajak mereka untuk hidup dalam kebenaran.

 

Refleksi
Renungkanlah waktu-waktu yang telah Saudara lalui dalam hidup ini. Pernahkah Tuhan mengingatkan Saudara untuk melakukan sesuatu yang lebih baik dengan memberikan tanda-tanda dalam hidup Saudara? Tanda-tanda itu juga bisa dimengerti dengan sebuah peristiwa, atau sapaan/teguran teman, atau lewat saat teduh/berdoa. 

Tekadku
Aku akan lebih peka terhadap pimpinan Tuhan melalui tanda-tanda yang Tuhan berikan dalam hidup ini, baik lewat teman, sahabat, rekan kerja, doa, peristiwa ataupun yang lain.

Tindakanku
Setiap peristiwa yang aku jalani dalam hidupku, tidak lagi aku anggap peristiwa yang kebetulan, namun aku percaya bahwa Tuhan bersama dengan aku dan aku diharapkanNya semakin mempercayaiNya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«