suplemenGKI.com

Kamis, 5 Maret 2020

04/03/2020

Bacaan : Kejadian 12 : 1- 4

Tema :  Ketaatan dan berkat

PENGANTAR
Setiap orang, pasti mengharapkan hidupnya diberkati Tuhan. Oleh sebab itu hal berkat seringkali menjadi fokus kehidupan manusia, termasuk orang Kristen. Bahkan tidak sedikit orang Kristen yang memberi penekanan yang lebih kepada hal berkat tersebut. Sampai-sampai berkat dipakai tolok ukur kedewasaan rohani dan kedekatan seseorang dengan Tuhan.

Tidak ada yang salah, jika kita mengharapkan berkat dalam hidup ini. Tetapi ketika berkat itu menjadi satu-satunya fokus dalam hidup ini, maka kita sedang menyimpang dari apa yang Tuhan rancangkan mengenai berkat tersebut, dengan menempatkan pemahaman yang benar. Melalui bacaan kita hari ini kita akan belajar tentang maksud Tuhan dengan berkat-Nya.

PEMAHAMAN

  1. Apa yang Tuhan inginkan dari Abram, dalam proses panggilannya ? ( ayat 1 )
  2. Apakah janji Tuhan kepada Abram ? ( ayat 2-3 )
  3. Bagaimana Abram merespon panggilan Tuhan ? ( ayat 4 )

Kejadian 12 : 1-4 ini, mengisahkan panggilan panggilan Tuhan kepada Abram untuk meninggalkan apa yang dikasihinya, yaitu negerinya, sanak-saudaranya dan rumahnya menuju tempat yang belum jelas, yang akan ditunjukkan Tuhan kepada Abram.  Ini berarti Abram diperintahkan untuk meninggalkan segala kehidupan yang menguntungkan di negerinya, keluarganya, dan dirumah bapanya. Ini merupakan  pergumulan yang berat bagi Abram untuk memutuskan. Seandainya kita adalah Abram, mungkin kita juga akan bergumul keras dan lama sebelum memutuskan.

Sebelum Abram memutuskan panggilannya, Tuhan berjanji kepada Abram. Ungkapan, “Aku akan membuat engkau menjadi bangsa yang besar”. Ini merupakan janji Tuhan yang menjamin pemeliharaan bagi Abram dan keturunannya. Kemudian dilanjutkan dengan kalimat, “Aku akan memberkati engkau”, yang menunjukkan bahwa Tuhan sebagai pemilik janji berkat pasti akan memberikan berkat tersebut. Bahkan yang akan diterima Abram bukan semata berkat materi, Abram akan menerima status baru. Kalimat, “dan akan membuat namamu masyhur atau besar” yang berarti bahwa Tuhan akan bertindak sesuai dengan janji-Nya untuk membesarkan nama Abram. Namun tujuan Tuhan memberkati Abram adalah untuk menjadi berkat. Perhatikan kalimat, “dan engkau akan menjadi berkat”. Jadi Tuhan menghendaki agar melalui berkat-Nya, Abram menjadi berkat dan saluran berkat bagi yang lain. Hal yang sama juga ditujukan kepada kita. Tuhan memberkati kita untuk menjadi berkat bagi orang lain.

Walaupun tidak mudah, Abram merespon panggilan Tuhan dengan penuh ketaatan penuh kepada Tuhan. Kalimat, “Lalu pergilah Abram seperti yang difirmankan Tuhan kepadanya”, artinya Abram pergi dengan meninggalkan kehidupan yang lama, dan hidup dengan cara baru yaitu taat dan percaya pada pimpinan Tuhan. Berjalan dengan iman, walaupun ia tidak tahu tempat mana yang dijanjikan Tuhan. Yang penting Abram taat dan percaya kepada Tuhan. Bagaimana dengan anda ?

REFLEKSI
Marilah kita merenungkan : Ketika Tuhan memanggil anda untuk melayani Tuhan, bagaimana respon anda ? ketika anda diberkati Tuhan, sudahkah anda menjadi saluran berkat bagi orang lain ?

TEKADKU
Ya Tuhan, ampunilah saya ketika tidak merespon panggilan dan berkat Tuhan dengan benar.

TINDAKANKU
Mulai hari ini saya harus merespon panggilan Tuhan dengan benar dan menjadi berkat bagi orang lain.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«