suplemenGKI.com

Kisah Para Rasul 10:34-43

INJIL BAGI SEMUA ORANG

PENGANTAR

Perikop bacaan kita hari ini mencatat khotbah Petrus yang disampaikannya di kota Kaisarea, di rumah Kornelius (Kis. 10: 1). Kornelius bukan orang Yahudi. Ia adalah seorang perwira pasukan tentara Romawi yang disebut pasukan Italia. Kornelius mendapat penglihatan yang menyuruhnya mengirim beberapa orang untuk menjemput Petrus dari kota Yope untuk datang ke rumahnya (ay.2-8).

Sebelum para utusan Kornelius sampai ke kota Yope, Tuhan secara khusus berbicara kepada Petrus melalui sebuah penglihatan. Petrus melihat sebuah benda berbentuk kain lebar yang berisi berbagai jenis binatang berkaki empat , binatang menjalar, dan burung, disertai dengan suara yang menyuruh Petrus menyembelih dan memakan binatang-binatang itu. Petrus pun menolak karena di antara binatang-binatang tersebut terdapat binatang-binatang yang dianggap haram dan najis oleh orang-orang Yahudi. Namun, Petrus mendengar suara yang berkata kepadanya, “Apa yang dinyatakan halal oleh Allah, tidak boleh engkau nyatakan haram.” Penglihatan dan suara seperti ini datang kepada Petrus hingga tiga kali (ay. 9-15). Petrus terus-menerus memikirkan apa arti penglihatan tersebut sampai para utusan Kornelius itu datang dan membawanya ke Kaisarea untuk bertemu dengan Kornelius.

PEMAHAMAN

  • Apa yang dimaksudkan dengan perkataan Petrus bahwa “Allah tidak membedakan orang”? (ay. 34-36). Apa hubungannya dengan penglihatan yang diterimanya? (ay. 9-15).
  • Hal apa saja yang disampaikan Petrus mengenai Yesus? (37-43)
  • Melalui bacaan hari ini, hal apa saja yang dapat kita pelajari mengenai pemberitaan Injil?

Petrus pada akhirnya mengerti apa arti penglihatan yang diterimanya. Allah menghendaki Injil juga diberitakan kepada orang-orang non-Yahudi agar mereka juga menerima damai sejahtera dalam Yesus, dan agar Yesus menjadi Tuhan mereka juga (ay. 36). Petrus pun memberitakan Injil kepada Kornelius dan mereka yang ada di rumahnya. Petrus bersaksi tentang Yesus: kehidupan-Nya, kematian-Nya, kebangkitan-Nya, dan karya keselamatan yang dikerjakan-Nya. Petrus mengajak mereka percaya kepada Yesus untuk memperoleh pengampunan dosa (ay. 43).

Melalui bacaan hari ini kita dapat mempelajari beberapa hal penting mengenai pemberitaan Injil: 1) Injil harus diberitakan kepada semua orang, tanpa membedakan suku bangsa atau kelompok sosial, 2) Memberitakan Injil dilakukan dengan memperkenalkan orang kepada Yesus Kristus dan mengajak mereka percaya kepada-Nya, dan 3) Dalam pemberitaan Injil, Roh Kudus bekerja, baik pada diri si pemberita Injil maupun pada orang-orang yang menerima pemberitaan Injil.

REFLEKSI

Jika Anda ingin dipakai Tuhan untuk memberitakan Injil dengan efektif, mulailah dengan sikap menghargai semua orang, tanpa membedakan suku bangsa atau golongan sosialnya.

TEKADKU

Ya Tuhan, ampunilah Aku jika selama ini aku masih memandang rendah orang-orang dari suku bangsa tertentu. Aku mohon Roh Kudus bekerja mengubah hati dan pikiranku.

TINDAKANKU

Dalam seminggu ini aku akan mendoakan lima orang yang berbeda suku denganku, terutama orang-orang yang selama ini aku pandang rendah atau aku remehkan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«