suplemenGKI.com

Kamis, 5 April 2018

04/04/2018

Habis Gelap Terbitlah Terang

I Yohanes 1:5-2:2

 

Pengantar
Manakah yang lebih Anda sukai, hidup dalam gelap ataukah hidup dalam terang? Pastilah sebagai orang beriman, kita lebih suka hidup dalam terang; menjadi anak terang. Seorang yang hidup dalam terang akan hidup dalam kebenaran firman Tuhan. Apakah mudah hidup dalam terang? Marilah kita merenungkannya.

Pemahaman

  • Ayat 5                   : Siapakah Terang itu?
  • Ayat 6-10             : Bagaimanakah perbedaan hidup dalam gelap dan terang?
  • Pasal 2 ayat 1-2    : Apakah yang dilakukan Kristus di tengah kegelapan hidup (dosa)  manusia?

Seorang yang hidup dalam terang, hidupnya telah disucikan oleh darah Yesus Kristus. Ia bersekutu dengan Allah karena Allah adalah terang dan di dalam diri-Nya sama sekali tidak ada kegelapan. Ia hidup dalam terang bukan karena kebaikan dan kemampuan sendiri untuk hidup suci, sebaliknya ia menyadari sebagai manusia yang berdosa dan mengakuinya di hadapan Allah serta minta pengampunan. Ia yang mengaku hidup dalam terang berarti mengakui bahwa ia hidup di dalam persekutuan dengan Allah, dan Kristus tinggal di dalam hatinya. Bila ia mengatakan tidak berdosa berarti ia telah menipu dirinya sendiri (ayat 8), membuat Yesus menjadi pendusta dan firman- Nya tidak ada dalam kita (ayat 10). Inilah kontradiksi di dalam dirinya, bila ia mengaku Kristus di dalam hidupnya, pasti Kristus dan firman-Nya membongkar dosa sehingga ia menyadari siapa dirinya di hadapan Allah.

Seorang yang sungguh-sungguh hidup dalam terang akan meninggalkan segala bentuk kejahatan dan kehidupan kegelapan, karena terang itu telah menelanjangi segala perbuatan kegelapan. Apa yang dulu dinikmatinya, sekarang dibencinya; apa yang dulu dibanggakan, sekarang menjadi kesia-siaan karena Kristus. Maka ia akan menjaga hidupnya benar sesuai firman-Nya dan senantiasa berjalan dalam terang Allah. Ingatlah, hidup di dalam terang bukan sekadar percaya dan mengakui tetapi memancarkan terang Ilahi melalui sikap dan perbuatan terang.

Refleksi
Dalam keheningan, tutuplah mata. Marilah mengingat apakah yang menghambat perjalanan hidup dalam terang? Dan apakah yang menyemangati perjalanan hidup dalam terang?

Tekadku
Tuhan mampukanlah aku untuk menyadari kelemahan  dan dosa-dosaku dan berikanlah aku semangat untuk terus berjuang hidup dalam terang.

Tindakanku
Aku mau terus berusaha memperbaiki hubunganku dengan Tuhan dengan selalu mengingat dan memohon ampunan-Nya dalam setiap tingkah lakuku. Aku juga mau terus memperbaiki perilaku yang buruk agar kehidupanku menjadi terang yang menyinari kegelapan dunia.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«