suplemenGKI.com

Kamis, 4 Juli 2019

03/07/2019

RESPONS ATAS KEBESARAN-NYA

Mazmur 66:13-20

 

PENGANTAR
Kemarin kita telah merenungkan bahwa hanya kuasa Allah yang mampu membebaskan umat-Nya dari tekanan perbudakan di Mesir.  Kuasa-Nya mampu mengubah dari keadaan putus asa menjadi penuh asa.  Itulah alasan pemazmur mengajak semua ciptaan-Nya, yaitu bumi dan bangsa-bangsa (ayat 1, 8) untuk memuji Allah.  Sungguh kebesaran dan kedahsyatan-Nya atas alam ciptaan dan atas hidup umat-Nya sangat ajaib tetapi nyata terjadi (ayat 9-12).  Lalu apa yang dilakukan pemazmur sebagai respons terhadap perbuatan dan kebesaran Allah?  Mari kita renungkan!

PEMAHAMAN

  • Apa yang dilakukan bagi dirinya sebagai wujud rasa syukur pemazmur? (ayat 13-15)
  • Apa yang dilakukan bagi sesama sebagai rasa syukur pemazmur? (ayat 16)
  • Bagaimana dampaknya pada keyakinan kepada Allah dalam doanya? (ayat 17-20)
  • Apa yang kita lakukan sebagai wujud rasa syukur atas pertolongan-Nya dalam hidup kita?  Apakah semakin membuat ibadah kita semakin lebih baik?

Pertama, mengupayakan ibadah dengan lebih baik.  Ayat 12 menyatakan “Aku akan masuk ke dalam rumah-Mu dengan membawa korban-korban bakaran”.  Itulah yang pemazmur lakukan sebagai respons terhadap perbuatan dan kebesaran Tuhan, yaitu masuk rumah Tuhan beribadah dan mempersembahkan korban syukur sesuai dengan aturan Taurat (ayat 13-15).  Umat Tuhan mengupayakan ibadah kepada Tuhan dengan lebih baik, sebagai tanda syukur.  Tuhan terus berkarya dalam hidup pemazmur sebab dia dengan tulus hati melakukan ibadahnya (ayat 17-19).  Bagaimana dengan kita hari ini?  Sudahkah kita mengupayakan ibadah dan membawa persembahan syukur kepada-Nya dengan lebih baik dari waktu ke waktu.  Dia sudah menyatakan perbuatan dan kebesaran-Nya atas hidup kita.

Kedua, mengupayakan untuk melakukan janji setia yang pernah diucapkan kepada-Nya (ayat 13b-14). Ayat 13b-14 menyatakan “…aku akan membayar kepada-Mu nazarku, yang telah diucapkan bibirku, dan dikatakan mulutku pada waktu aku susah”.  Sebagai balasan dan rasa syukur atas perbuatan dan kebesaran Tuhan maka pemazmur berusaha melakukan nazar yang pernah dikatakan kepada Tuhan.  Mereka memahami dan merasakan bahwa DIA telah terlebih dulu menepati janji-Nya.  Bagaimana dengan kita hari ini?  Adakah janji (nazar, tekad) yang telah kita ucapkan kepada-Nya tetapi kita abaikan?  Ketiga, menceritakan perbuatan dan kebesaran Tuhan sekaligus mengajak semua umat melihat keadilan dan pertolongan-Nya (ayat 16-20).  Ayat 16 “Marilah, dengarlah, hai kamu sekalian yang takut akan Allah, aku hendak menceritakan apa yang dilakukan-Nya terhadap diriku”.  Perkataan pemazmur ini bukan didasarkan atas kesombongan diri tetapi atas rasa syukur dan keinginan-Nya agar orang lain di sekitarnya turut melihat dan merasakan kebesaran Tuhan.  Pemazmur ingin agar orang lain meyakini kebesaran-Nya.  Dari semuanya itu, ayat 17-20 memperlihatkan bagaimana pemazmur meyakini kasih setia Tuhan dalam doa-doanya.  Pemazmur semakin mengenal dan percaya kepada-Nya.

REFLEKSI
Orang percaya dipanggil untuk memberi respons yang tepat atas perbuatan dan kebesaran-Nya.  Sehingga rasa syukur itu tercermin dalam wujud semakin memiliki ibadah yang lebih baik, mengenal Dia dan menjadi saksi atas perbuatan dan kebesaran-Nya bagi sesama.  

TEKADKU
TUHAN terimakasih untuk kebenaran firman-Mu hari ini.  Tolong aku untuk memiliki ibadah dan membawa persembahan kepada-Mu dengan lebih baik sebagai rasa syukurku serta menjadi saksi atas perbuatan dan kebesaran-Mu.

TINDAKANKU
Hari ini aku mau mempersiapkan diri untuk ibadah hari minggu dengan lebih baik: tidak membuat kegiatan lain sehingga membuat aku tidak bisa beribadah, menyiapkan persembahan dan hati untuk datang kepada-Nya.  Hari ini aku mau menceritakan perbuatan dan kebesaran Tuhan yang telah aku alami kepada ……. agar dia menyakini Tuhan dalam pergumulan hidupnya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»