suplemenGKI.com

PENGHARAPAN KRISTIANI

Bacaan : Ibrani 11 : 1 – 3

 

PENGANTAR
Bagi penulis surat Ibrani, iman itu merupakan kepastian yang mutlak  bahwa yang dipercaya itu benar dan yang diharapkan itu pasti datang. Pengharapan kristiani bukanlah pengharapan yang disertai kerinduan hampa, melainkan pengharapan yang disertai dengan keyakinan yang bulat teguh. Pada jaman gereja perdana menjadi orang Kristen bukanlah perkara mudah. Orang Kristen dikejar, ditangkap, dimasukkan penjara, dianiaya dan iman mereka diperhadapkan dengan penguasa namun demikian mereka tetap beriman kepada Tuhan. Karena mereka memiliki pengharapan yang pasti.

PEMAHAMAN

  1. Apa hubungan iman dan pengharapan ? ( ayat 1 )
  2. Bagaimanakah arah pengharapan Kristen yang kita hidupi ? ( ayat 1-3 )

Jika kita berbicara tentang iman, maka kita perlu membedakan antara iman sebagai kepercayaan dengan iman sebagai pengharapan. Kita percaya bahwa Allah itu bisa dipercayai, inilah iman sebagai kepercayaan. Dan apabila kita menaruh pengharapan kita kepada Allah, maka itu berarti iman sebagai pengharapan. Dengan kata lain pengharapan adalah bagian dari iman. Iman yang penuh pengharapan melihat melampaui penglihatan dunia. Pada waktu kita melihat pada dunia manusia, kita melihat terorisme atau gempa bumi yang menghancurkan bahkan kejahatan manusia yang mengerikan. Hal-hal seperti itu tidak memberi kita alasan untuk mempunyai pengharapan. Di lain pihak bila kita melihat dengan penglihatan iman, maka kita akan memperoleh pandangan yang berbeda.

Lalu kemanakah arah pengharapan kita sebagai seorang Kristen. Pertama : bahwa Pengharapan kristiani itu adalah percaya kepada Allah dan tidak menuruti kemauan sendiri. Keyakinan orang Kristen adalah “lebih baik baik menderita bersama dengan Allah ketimbang makmur bersama dunia”. Kedua : bahwa pengharapan Kristen adalah percaya kepada Roh Kudus dan melawan hawa nafsu. Nafsu kita selalu mengatakan agar kita merengut apa saja yang kita temui sekarang sedangkan Roh Kudus mengatakan bahwa ada sesuatu yang jauh lebih mulia yang harus kita kerjakan yaitu melakukan kehendak Allah. Ketiga : bahwa pengharapan Kristen adalah percaya pada hari depan yang mulia. Dan untuk itulah kita harus menjalani hidup ini dengan ketekunan sehingga pada akhirnya kita mendapatkan hari depan yang penuh dengan kemuliaan. Amin.

REFLEKSI
Marilah kita mengambil saat hening sejenak untuk merenungkan : apakah dalam pengharapan iman kita percaya kepada Allahdi dalam bimbingan Roh Kudus atau justru kita menuruti kemauan kita sendiri dengan mengumbar hawa nafsu kita ?

TEKADKU
Ya Tuhan tolonglah saya agar memiliki pengharapan yang benar kepada Allah dengan hidup sesuai dengan kehendak-Mu.

TINDAKANKU
Mulai hari ini saya akan hidup menurut rencana dan kehendak Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«