suplemenGKI.com

Kamis, 31 Mei 2018

30/05/2018

KEYAKINAN IMAN

Roma 8:31-39

 

Pengantar
                Memiliki keyakinan itu sangat penting sekali, apalagi di jaman modern ini banyak informasi yang dapat kita lihat dan dengar, bahkan informasinya sendiripun kadang ada yang benar kadang juga bohong. Keyakinan diri sendiri itu perlu namun keyakinan iman juga diperlukan untuk menghadapi tawaran dan godaan dunia masa kini. Banyak orang mudah terjerat oleh rayuan dan godaan dunia, bahkan sebagian mereka telah meninggalkan iman mereka. Bagaimana bacaan hari ini melihat akan hal ini?

Pemahaman

Ay 31-32, Apa yang dikatakan Paulus tentang Allah?

Ay 33-34, Apa yang dilakukan Allah terhadap orang-orang pilihan-Nya?

Ay 35-37, Bagaimana kasih Kristus ada dalam orang yang percaya?

Ay 38-39, Apa yang Paulus ingatkan tentang keyakinan kita di dalam Yesus Kristus?

Paulus meyakinkan jemaat di Roma bahwa Allah itu sangat memperhatikan orang-orang yang percaya. Allah yang tidak menyayangkan Anak-Nya sendiri, namun menyerahkan-Nya bagi kita semua. Maka Allah itu pasti akan mengaruniakan segala sesuatu kepada orang-orang yang percaya.

Bahkan Paulus menyebut orang-orang percaya sebagai orang-orang pilihan Allah, yang senantiasa ditolong dan dibela oleh Allah. Kekuatan Allah yang menopang kita menyakinkan kita bahwa kalau kita bersama-sama dengan Allah pasti tidak ada seorangpun /kuasa apapun yang sanggup melawan kita

Keyakinan iman menyatakan bahwa kasih Kristus tidak dapat dipisahkan dari orang-orang pilihan-Nya. Sekalipun orang percaya dalam keadaan yang sulit, tertekan, penindasan, penganiayaan, kelaparan, ketelanjangan atau bahaya atau pedang, mereka tetap disertai oleh kasih Kristus dan mereka dimampukan untuk memperoleh kemenangan di dalam Kristus.

Keyakinan Iman bahwa kasih Kristus yang besar itu tidak dapat memisahkan kita baik maut atau hidup, malaikat-malaikat atau pemerintah-pemerintah, baik yang ada sekarang, maupun yang akan datang dan kuasa-kuasa apapun juga. Kasih Allah senantiasa hadir dalam kehidupan kita dan terus bersama-sama dengan kita.

Refleksi
Ambil waktu beberapa menit untuk merenungkan: Seberapa besar keyakinan iman kita, yang kita miliki? Pernahkah kita mengandalkan keyakinan iman saat menghadapi tantangan jaman?

Tekadku
Ya Tuhan, ampunilah kalau kami sering kali mengandalkan keyakinan diri sendiri manakala kami menghadapi tantangan jaman ini. Kami tidak menempatkan keyakinan iman kami dalam kehidupan ini.

Tindakanku
Menyadari bahwa keyakinan iman perlu terus dipupuk dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari kita.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«