suplemenGKI.com

Hanya Dekat Allah

1 Samuel 7:3-13

 

Pengantar

Barangkali kalau kita ditanya apakah yang menjadi keperluan anda saat ini? tentu berbagai macam jawaban bisa muncul. Namun kalau ditanya soal suasana hati apakah yang kita kehendaki? Banyak  orang akan bicara soal adanya kedamaian dalam hati. Rupanya kedamaian dalam hati juga dapat menjadi milik orang-orang yang sedang berperang. Kedamaian seperti apakah yang diharapkan oleh orang-orang yang sedang berjuang?

Pemahaman

Ay 2-3, Suasana yang bagaimanakah yang ada pada bangsa Israel saat itu?

Ay 3-4, Apakah yang diperintahkan Samuel kepada seluruh kaum Israel? Dan apakah janji yang diberikannya?

Ay 4-6, Apa yang dilakukan oleh bangsa Israel sebagai tanggapan dari perkataan Samuel?

Ay 7-8, Apa yang dilakukan oleh orang Filistin, ketika mendengar bahwa orang Israel di Mizpa? Dan apa reaksi orang Israel terhadap Filistin?

Ay 9-11, Apa yang dilakukan oleh Samuel kepada Tuhan? Dan apa yang Tuhan lakukan untuk bangsa Israel?

Ay 11-13, Apa yang dilakukan oleh bangsa Israel terhadap bangsa Filistin? Dan apa reaksi Samuel terhadap kemenangan tersebut?

Keadaan bangsa Israel tertekan sehingga mereka mengeluh kepada Tuhan. Mereka telah meninggalkan Tuhan dan beralih kepada berhala-berhala dari bangsa asing. Maka berkatakalah Samuel kepada bangsa Israel: “Jika kamu berbalik kepada Tuhan dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada Tuhan dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.”

Maka mulai bangsa Israel menjauhkan berhala-berhala dan dewa-dewa Asytoret dan hanya beribadah kepada Allah saja. Maka kumpullah mereka di Mizpa untuk berdoa kepada Tuhan, mereka juga berpuasa dan mengaku dosa-dosa mereka, Samuellah yang memimpin pertobatan mereka dengan memberikan korban bakaran kepada Allah.

Ketika bangsa Israel kumpul di Mizpa, berita tersebut terdengar oleh orang Filistin dan mereka bermaksud akan mendatangi orang Israel, sehingga membuat orang Israel ketakutan terhadap orang Filistin.

Samuel tetap memimpin mempersembahkan korban bakaran kepada Tuhan, orang Filistin maju berperang melawan orang Israel, tetapi Tuhan mengguntur dengan bunyi yang hebat ke atas orang Filistin dan mengacaukan mereka, sehingga orang Filistin terpukul kalah oleh orang Israel.

Setelah kemenangan besar bangsa Israel terhadap Filistin, Samuel mengambil batu dan mendirikannya dan memberi nama Eben-Haezer, katanya: “Sampai disini Tuhan menolong kita.”

Refleksi
Ambil beberapa menit untuk merenungkan: Seberapa dekatnya Anda dengan Tuhan? Apakah Tuhan sudah kita andalkan dalam hidup ini?

Tekadku
Ya, Tuhan ampuni kami kalau kami lebih merasa nyaman bersama dengan harta, kepandaian, kehebatan kami sendiri. Kami lupa mengandalkan Tuhan dalam hidup ini.

Tindakanku
Hari ini saya mau menyerahkan segala persoalan saya kepada Tuhan dan tetap merasa nyaman bersama dengan Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*