suplemenGKI.com

PENGHARAPAN DALAM TUHAN

Yesaya 54:1-13

 

PENGANTAR
                Pernahkah saudara berjumpa dengan orang yang hidup tanpa pengharapan? Mengapa orang hidup tidak memiliki pengharapan? Ada kemungkinan orang tersebut tidak tahu kepada siapa ia /mereka harus berharap. Atau mungkin ia merasa masalahnya terlalu banyak / berat sehingga membuat mereka putus asa. Dan bagaimana kita dapat memiliki pengharapan tersebut? Mari kita belajar dari bacaan kita pada hari ini. 

PEMAHAMAN
ay 1-3, Pengharapan apa yang diberikan Tuhan kepada bangsa Israel?
ay 4-6 Apa yang harus dilakukan bangsa Israel untuk mewujudkan pengharapan tersebut?
ay 7-10. Apa yang sebenarnya sedang Tuhan kerjakan bagi bangsa Israel?
ay 11-13. Apa yang dilakukan Tuhan untuk memulihkan bangsa Israel?

Bangsa Israel bukan hanya tidak taat kepada Tuhan, namun juga meninggalkan Tuhan bahkan menggantikan Tuhan dengan berhala. Tuhan menghukum umat-Nya yang telah melupakan bahkan menggantikan Diri-Nya dengan berhala, maka Tuhan mengijinkan bangsa Israel dijajah dan dibawa ke Babel.

Beratnya hidup terasingkan dari negrinya sendiri membuat mereka berteriak kepada Tuhan, bahkan sebagian besar mereka telah menjadi putus asa. Dalam kesusahan besar ini Tuhan mengutus Yesaya untuk menyampaikan adanya pengharapan baru bagi mereka yang masih terus percaya dan berpengharapan kepada Tuhan.

Yesaya menyatakan bahwa mereka yang susah, berduka, dan bahkan menderita akan diberikan suka cita dan penghiburan, mereka akan diam dinegri yang bebas dan anak cucu mereka akan banyak.

Yesaya mengingatkan mereka untuk tidak takut lagi, karena Tuhan akan mengampuni kesalahan dan dosa-dosa mereka. Tuhan itu adalah penguasa alam semesta, jadi Tuhanlah yang akan mengatur alam semesta ini untuk kebaikan bagi bangsa Isreal

Tuhan memang adil bagi umat-Nya, yang berdosa dan melawan Tuhan dihukumnya, namun Tuhan itu juga penuh kasih sayang, sehingga Tuhan berinisiatif untuk merangkul umat-Nya kembali kepelukan-Nya. Kasih setia Tuhan tidak pernah berubah sekalipun gunung beranjak dan bukit bukit bergoyang. Sesungguhnya Tuhan ingin semua anakNya menjadi murid Tuhan yang setia dan selalu hidup dalam damai sejahtera. Inilah berita pengharapan yang dibawa dan disampaikan Yesaya, supaya bangsa Isreal masih terus memiliki pengharapan di dalam Tuhan.

REFLEKSI
Ambil beberapa menit untuk merenungkan, seberapa besar saudara hidup dalam pengharapan Tuhan? Masihkah saudara mengandalkan Tuhan dalam hidupmu?

TEKADKU
Ya Tuhan, seringkali kami hidup mengandalkan kekuatan dan kemampuan kami sendiri, namun manakala mengalami kesulitan, kami mudah sekali menyalahkan Tuhan. Ampunilah kami yang hidup dalam keegoan kami sendiri. Demi Kristus kami berdoa.

TINDAKANKU
Hari ini saya mau hidup dengan kesadaran untuk mengandalkan Tuhan dan berpengharapan di dalam Tuhan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«