suplemenGKI.com

SUMBER SEGALA YANG BAIK

Yakobus 1:16-18

 

Pengantar
Surat Yakobus ditujukan kepada kedua belas suku di perantauan (Ay. 1). Yakobus menulis suratnya pada pasal 1 dengan tujuan untuk menasehati rekan-rekan seimannya supaya mereka bisa mempertahankan iman dan ketekunan mereka dalam menghadapi cobaan. Perikop sebelumnya dalam bagian ini menjelas bahwa Allah bukanlah penyebab dari dosa siapa saja. Siapapun yang melakukan penganiayaan, ketidakadilan dan dosa yang atasnya mereka juga bersalah dalam perbuatan itu, Allah tidak boleh dipersalahkan. Dan, apa pun dosa yang mungkin menggoda mereka itu sendiri melalui ujian dan penderitaan mereka, Allah bukanlah penyebabnya.

Pemahaman

  • Ayat 16          : Mengapa penulis memerintahkan pembacanya untuk “janganlah sesat!?
  • Ayat 17-18    : Penjelasan apakah yang diberikan oleh penulis tentang perbuatan Allah kepada orang-orang yang percaya kepada-Nya dalam kehidupan sehari-hari?

Penulis meminta kepada kedua belas suku diperantauan supaya mereka jangan sesat, dalam bahasa Yunani ‘melanasthe’ yang artinya jangan menyimpang. Maksudnya adalah supaya mereka jangan menyimpang dari kebenaran fiman Allah dan percaya kepada ajaran-ajaran lain yang memberikan pengajaran yang salah tentang Allah.

Yakobus menjelaskan kepada mereka bahwa setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang (ay. 17), itulah yang dikerjakan oleh Allah. Kita diajar lebih jauh bahwa, kita sendirilah yang menyebabkan dan mendatangkan semua dosa dan kesengsaraan bagi diri kita, Allah adalah Bapa dan sumber dari semua kebaikan (ay. 16-17).

Kita harus sangat berhati-hati supaya tidak salah dalam pemikiran-pemikiran kita tentang Allah: Allah adalah Bapa segala terang. Terang yang tampak dari matahari dan benda-benda langit berasal dari Dia. Setiap pemberian yang baik datang dari Dia. Sebagai Bapa segala terang, Ia memberikan terang akal budi. Seperti halnya setiap pemberian yang baik datang dari Allah, maka khususnya pembaharuan kodrat kita, kelahiran baru kita, dan semua dampak kudus yang membahagiakan darinya pastilah berasal dari Dia (ay. 18): Atas kehendak-Nya sendiri Ia telah menjadikan kita oleh firman kebenaran. Maksud dan tujuan Allah dalam memberikan anugerah yang memperbarui dipaparkan di sini: Supaya kita pada tingkat yang tertentu menjadi anak sulung di antara semua ciptaan-Nya. Supaya kita menjadi bagian dan harta Allah, dan milik yang lebih khusus bagi-Nya, seperti halnya anak sulung. Kristus adalah Anak Sulung dari orang-orang Kristen, dan orang-orang Kristen adalah anak sulung dari segala makhluk ciptaan. Konsep ajaran yang benar ini selalu kita percayai sehingga kita hidup dalam terang-Nya yang ajaib dan benar. 

Refleksi
Renungkanlah: Bahwa setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, itu datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang kepada kita semua. Mari kita syukuri dan jangan sampai kita berfikir salah tentang Allah. 

Tekadku
Ya Tuhan, ajar saya untuk semakin mengenal Engkau dalam hidup saya, dan percaya bahwa Engkau akan selalu memberikan yang terbaik bagi kehidupan saya.

Tindakanku
Saya akan rajin membaca Alkitab, rajin persekutuan dan ibadah supaya semakin mengenal Allah.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«