suplemenGKI.com

Mazmur 15

Datang Kepada Tuhan

                Mazmur ini menggambarkan relasi Tuhan dengan umat perjanjianNya,  hal ini ingin menegaskan bahwa umat Tuhan haruslah hidup dengan sikap yang benar di hadapanNya. Hubungan dengan Tuhan menjadi sumber kekuatannya untuk dapat menjadi berkat bagi sesama manusia.

  1. Apakah yang diharapkan oleh Tuhan kepada umat pilihannya?
  2. Bagaimanakah seharusnya pergaulan umat Tuhan di dunia ini?
  3. Apakah yang harus dilakukan oleh umat pilihan Tuhan di dunia ini?
  4. Hal apakah yang dapat kita pelajari dari bacaan ini?

 

Renungan:

Daud mengawali mazmur ini dengan sebuah pertanyaan kepada Tuhan, siapakah yang boleh menumpang dalam kemahMU? Pertanyaan ini menggambarkan alangkah indahnya hidup bersama dengan Tuhan. Tuhan yang telah menciptakan manusia dan semesta alam ini, mau hidup bersama-sama dengan umat ciptaanNya. Disisi yang lain, pertanyaan ini juga bisa diartikan bahwa betapa sulitnya hidup bersama dengan Tuhan yang kudus, karena tidak semua orang dapat datang kepada Tuhan yang kudus.

Pemazmur mencoba menguraikan siapa-siapa saja yang diperkenan kepada Tuhan untuk datang ke kemahNya. Pertama, orang yang tidak bercela dalam melakukan keadilan dan kebenaran. Orang ini akan selalu berjuang supaya keadilan dan kebenaran tetap ditegakkan di bumi ini, ia akan tidak senang kalau keadilan dan kebenaran belum terwujud.  Kedua, orang yang tidak memfitnah sesamanya.Daud mengajarkan bagaimana menghargai orang lain apa adanya, bukan untuk dijadikan objek penderita karena ucapan bibir kita yang memfitnahnya. Ketiga, orang yang tidak berbuat jahat kepada sesamanya. Orang ini tidak pernah merancangkan kejahatan terhadap orang lain, ia berpikir bahwa orang lain juga harus dihormati. Keempat, tidak mengabaikan orang yang hina. Daud pernah merasakan bagaimana menjadi orang yang terlupakan atau terbuang, alangkah menyedihkannya orang yang tidak diperhatikan oleh sesamanya, apalagi menjadi orang yang terhina. Kelima, orang yang senang bergaul dengan orang-orang yang takut akan Tuhan.Lingkungan yang baik akan menjadikan orang juga baik,maka Daud mengajarkan bahwa umat pilihan Tuhan harus senang hidup dekat dengan Tuhan dan senang juga bergaul dengan orang yang takut akan Tuhan. Keenam, orang yang tidak meribakan uangnya. Orang ini menyadari bahwa materi yang ia dapatkan berasal dari Tuhan. Kalau Tuhan sudah memberkati dengan limpahnya maka sebagai umatNya harus dapat menggunakan uangnya dengan baik bukan untuk membuat orang lain menderita dengan cara menjalankan riba. Ketujuh, orang yang tidak menerima suap untuk melawan orang yang tak bersalah. Sebagai umatNya yang diberkati Tuhan, tidak menggunakan uangnya untuk melakukan kejahatan terhadap orang yang tidak bersalah dengan jalan memberi atau menerima suap hanya untuk menjatuhkan sesamanya. Maka orang-orang inilah yang berkenan kepada Tuhan

Bagaimana kehidupan kita di hadapan Tuhan? Apakah kita menjadi orang yang berkenan kepadaNya ataukah tidak? Mari terus kita perbaharui hidup ini, supaya kita berkenan kepadaNya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«