suplemenGKI.com

WASPADALAH!

2 Tesalonika 2: 1-5

 

Pengantar

Akhir-akhir ini ramai dibicarakan tentang Dimas Kanjeng, sosok yang dipercaya bisa menggandakan uang. Ternyata ada pula kasus serupa yang dilakukan oleh Manda Usman, warga Desa Menyono, Probolinggo. Kasusnya tak lain yaitu tawaran penggandaan uang. Dirinya mengklaim memiliki ‘kemampuan’ mengubah daun satu kardus menjadi uang di depan korban. Tawaran yang menarik ini menjadi godaan tersendiri dalam kehidupan manusia. Kisah lainnya yang tak kalah menggetarkan adalah orang-orang yang berkumpul di sebuah lapangan pada beberapa tahun silam, mengaku mendapat penglihatan bahwa Tuhan akan datang pada hari itu ke dunia. Mereka beramai-ramai berkumpul dan berharap akan melihat kedatangan Tuhan di lapangan tersebut. Tak disangkal,  orang beriman pun bisa terjebak pada tawaran-tawaran yang membuat kita jauh dari Tuhan. Apa kata Paulus mengenai hal ini? Mari kita renungkan bersama.

 

Pemahaman

Ayat 1-2: Mengapa Paulus khawatir mengenai jemaat Kristen di Tesalonika?

Ayat 3-5 : Apa pesan yang hendak disampaikan Paulus mengenai “murtad” dan “manusia durhaka”?

 

Paulus sedang membahas keadaan akhir zaman sebab saat itu jemaat Tesalonika sedang dihebohkan oleh simpang siur berita tentang datangnya “Hari Tuhan”. Kali ini Paulus tidak sekadar meminta perhatian terhadap kedatangan Tuhan Yesus Kristus, tetapi ia juga  meminta agar jemat Tesalonika tidak bingung dan gelisah berkenaan dengan berita yang simpang siur itu. Jemaat Tesalonika memang hidup dalam pengharapan yang kuat bahwa Hari Tuhan dan Penghakiman Terakhir akan segera tiba. Paulus juga percaya akan hal itu. Meski demikian, ia menginginkan agar jemaat Tesalonika jangan sampai terlalu gembira sehingga menerima semua kabar tanpa memastikan kebenarannya. Paulus tidak ingin jemaat larut dalam kegembiraan dan kemudian terjebak dalam kebingungan dan kegelisahan.

Kata bingung secara hurufiah berarti ‘terguncang pikiran’ yaitu keadaan pikiran yang terombang ambing tidak menentu. Melihat kondisi jemaat yang bingung inilah maka Paulus memberikan nasihat agar jemaat tidak disesatkan oleh kabar-kabar yang tidak jelas kebenarannya. Paulus menyebutkan ‘sebelum hari itu tiba haruslah datang dahulu murtad dan haruslah dinyatakan dahulu manusia durhaka yang harus binasa’ (ayat 4).

Murtad dikenal juga dengan istilah pemberontak. Dalam Perjanjian Lama, istilah tersebut menggambarkan sikap tidak setia pada Allah atau sikap mengingkari Allah. Paulus mau menjelaskan bahwa pemberontakan besar terhadap Allah akan terjadi terlebih dahulu. Setelah itu akan disusul munculnya ‘manusia durhaka’. Istilah ini secara harafiah berarti “manusia tidak memiliki hukum” yang berarti orang yang melanggar hukum atau orang yang tidak mengindahkan hukum. Maka manusia durhaka adalah manusia yang menentang Allah; manusia yang melawan segala sesuatu yang dikatakan oleh Allah. Dengan demikian, Rasul Paulus mengingatkan orang-orang percaya agar tidak tergiur pada hal-hal yang membuatnya menjadi murtad dan durhaka serta semakin menjauh dari Tuhan. Orang-orang percaya perlu waspada terhadap ajaran-ajaran palsu yang menggunakan nama Tuhan.

 

Refleksi

Lihatlah kembali pesan-pesan sms yang Anda terima! Apakah ada sms yang mengecoh Anda dengan kabar bahwa Anda menerima hadiah besar? Apakah selama ini ada kabar-kabar lain atau tawaran-tawaran dunia yang membuat Anda terkecoh mengikutinya dan membuat Anda justru makin menjauh dari Tuhan dan firman-Nya? Apakah Anda selalu waspada terhadap penyesatan yang merugikan Anda?

 

Tekadku

Tuhan, bantulah aku agar bijak mengontrol diri dengan kebenaran Firman-Mu sehingga aku tidak mudah terbuai hal-hal menyenangkan yang menjauhkan aku dari  Engkau

 

Tindakanku

Setiap hari aku akan menuliskan  hal apa saja yang telah membuatku tergiur sehingga menjauhkanku dari Tuhan dan kebenaran Firman-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«