suplemenGKI.com

MEMUJI TUHAN SELALU

Mazmur 145:14-21

 

Pengantar
Sepenting apakah memuji Tuhan dalam hidup kita? Mengapa orang Kristen dianjurkan untuk selalu memuji Tuhan dalam segala keadaan? Bagaimana dengan kondisi yang tidak baik misalnya sedang berduka kehilangan orang yang dikasihi, sedang sakit, kehilangan pekerjaan, kesepian, dll. Bisakah dalam keadaan seperti ini seseorang bisa memuji Tuhan? Jawabannya memang sulit. Melalui renungan hari ini kita akan belajar dari pemazmur yang mempunyai kerinduan yaitu segala makhluk yang ada di dunia ini memuji Tuhan selama-lamanya.

Pemahaman

  • Ayat 14-20    : Apa yang membuat pemazmur ingin terus memuji Tuhan? Bagaimana pemazmur menggambarkan Tuhan dalam hidupnya?
  • Ayat 21          : Apa yang menjadi tekad dan kerinduan pemazmur dalam bagian ini?
  • Maukah kita seperti pemazmur yang terus ingin memuji Tuhan dalam segala keadaan untuk selama-lamanya??

Pemazmur ingin terus memuji Tuhan, karena Dia merasakan bahwa Tuhan adalah sumber pengharapan dalam hidupnya, bukan hanya bagi dirinya saja, tetapi bagi semua orang. Tuhan adalah penopang bagi semua orang yang jatuh dan penegak bagi semua orang yang tertunduk (Ay. 14), Tuhan itu adil dalam segala jalan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya (Ay. 17), Tuhan itu dekat pada setiap orang yang berseru kepada-Nya, pada setiap orang yang berseru dalam kesetiaan (Ay. 18), Tuhan juga menjaga semua orang yang mengasihi-Nya, tetapi semua orang fasik akan dibinasakan-Nya (Ay. 20).

Pemazmur ingin mulutnya terus mengucapkan puji-pujian kepada Tuhan untuk selama-lamanya. Dia juga rindu segala makhluk yang ada di dunia ini memuji nama Tuhan yang kudus untuk seterusnya dan selamanya (Ay. 21). Bagaimana dengan kita maukah kita seperti pemazmur yang juga rindu memuji Tuhan untuk selamanya? Untuk selamanya berarti selama kita masih hidup di dunia ini dan seterusnya. Selama kita hidup dalam segala keadaan. Dengan satu keyakinan bahwa Tuhan adalah penopang, pengasih, penyayang, adil dan setia pada umat-Nya. Dengan demikian maka kita akan bisa selalu memuji Dia dalam segala keadaan yang kita alami, karena Tuhan beserta kita.  

Refleksi
Renungkanlah: Bagaimana sikap kita selama ini ketika kita memuji Tuhan? Apakah kita memuji Tuhan dengan sungguh-sungguh merasakan kebaikan dan kasih Tuhan atau hanya sebagai rutinitas saja kita menyanyi dan memuji? 

Tekadku
Ya Tuhan, mampukan saya untuk terus bisa memuji-Mu dalam segala keadaan yang saya alami dalam dunia ini, karena hanya dengan itulah saya bisa memuliakan nama-Mu di dalam hidupku.

Tindakanku
Saya akan menghayati setiap nyanyian dan pujian yang saya nyanyikan dengan sungguh-sungguh. Tidak hanya sekedar saya nyanyikan begitu saja. Karena saya mau benar-benar memuliakan Tuhan dalam pujian yang saya nyanyikan.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«