suplemenGKI.com

Tetap Setia Walau Sulit

Kis 7:59-8:8

 

Pengantar

Hampir semua orang senang dengan keadaan baik, sejahtera, berkecukupan, sehat dan aman, sehingga banyak orang menjadikan hal-hal tersebut sebagai tujuan hidupnya. Benarkah kesuksesan hidup ditandai dengan kenyamanan seseorang terhadap harta dan keadaan sekitarnya? Bagaimanakah murid-murid Tuhan Yesus pada waktu itu hidup dengan imannya?

 

Pemahaman

Ay 59-60, Apa yang menjadi doa Stefanus waktu menghadapi penganiayaan ?

Ay 1-2, Apa yang terjadi di Yerusalem pada waktu itu?

Ay 3, Apa yang dilakukan oleh Saulus terhadap pengikut Tuhan Yesus?

Ay 4, Apa yang terjadi dengan murid-murid Yesus, ketika ada penganiayaan di Yerusalem?

Ay 5-8, Apa yang terjadi dengan Filipus di kota Samaria?

Stefanus berani memberikan kesaksian hidupnya dan pembelaannya di hadapan Mahkamah Agama dan didepan orang banyak. Stefanus mengingatkan akan janji Tuhan kepada bangsa Israel, dari mulai panggilan Tuhan terhadap Abraham sampai Daud. Namun Stefanus juga mengingatkan betapa mereka itu telah menjadi orang-orang yang keras kepala, dan tidak bersunat hati dan telinga, serta selalu menentang Roh Kudus. Setelah mendengar kesaksian dan pembelaan dari Stefanus,maka marahlah mereka dan menyeret Stefanus keluar kota dan melemparinya dengan batu.

Sebelum Stefanus meninggal, ia berdoa supaya rohnya di terima Tuhan dan ia mendoakan supaya Tuhan jangan menanggungkan dosa pembunuhan ini kepada mereka. Stefanus berharap Tuhan tetap mengampuni mereka yang telah membenci dan membunuh Stefanus.

Peristiwa pembunuhan Stefanus menjadi momentum yang baik bagi mereka (orang-orang Yahudi) untuk melakukan penganiayaan para pengikut jalan Tuhan Yesus. Maka di Yerusalem terjadi penganiayaan yang berat bagi pengikut Tuhan Yesus. Saulus dengan garangnya mencari pengikut Yesus untuk ditangkap, dianiaya dan dimasukkan ke dalam penjara.

Peristiwa penangkapan dan penganiayaan terhadap murid-murid Yesus, memaksa sebagian murid-murid-Nya pergi keluar Yerusalem. Namun mereka yang tersebar ke luar Yerusalem tidak takut atau berhenti untuk memberitakan Injil, mereka malah berkobar-kobar untuk memberitakan kabar keselamatan kepada orang banyak yang ditemuinya.

Filipus juga pergi ke Samaria dan memberitakan Injil, banyak orang yang menjadi percaya ketika mendengar pemberitaan injil dari Filipus. Tuhan juga menyertai pemberitaan Injil itu dengan tanda-tanda mujizat-Nya, orang kerasukan roh jahat menjadi sembuh, orang lumpuh dan timpang berjalan. Maka banyak penduduk Samaria bersuka-cita atas pelawatan Tuhan terhadap umat-Nya.

Baik Stefanus, maupun Filipus serta murid-murid Tuhan Yesus yang lain tetap setia walau menghadapi kesulitan yang besar.

 

Refleksi

Ambil waktu beberapa menit untuk merenungkan: Apakah selama saya menjadi pengikut Yesus, hanya mau yang senang dan nyaman saja?

 

Tekadku

Ya Tuhan, ampuni kami yang selalu hanya menyukai yang baik dan yang senang-senang saja. Ajarkan kami berani menghadapi kesulitan hidup ini dengan tetap setia kepadaMu.

 

Tindakanku

Hari ini saya akan tetap bersyukur kepada Tuhan walaupun ada kesulitan atau tantangan hidup.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«