suplemenGKI.com

Mazmur 122:6-9

 

“Jadilah Berkat Bagi Bangsa Ini”

 

Pengantar:
Ada banyak tempat atau kota yang mungkin menarik dan mengesankan bagi kita. Menarik dan mengesankan karena kota atau tempat itu mungkin memiliki hubungan emosional dengan kita. Contoh, tempat dan kota dimana kita dilahirkan dan dibesarkan. Pertanyaannya apa yang kita lakukan untuk tempat atau kota tersebut? Mungkin kita akan mengunjunginya setiap ada musim liburan, atau akan mengikuti perkembangan kota tersebut melalui internet atau informasi lainnya atau mungkin juga tidak lupa mendoakannya supaya tetap aman dan baik. Dengan melakukan hal-hal tersbut secara tidak langsung kita sudah menjadi berkat bagi kota tersebut. hari ini kita belajar, bagaimana pemazmur boleh menjadi berkat bagi Yerusalem.

Pemahaman:

  1. Apa yang menjadi alasan ajakan pemazmur mendoakan Yerusalem? (v. 6-8)
  2. Apakah maksud pernyataan pemazmur pada ayat 9?

Yerusalem merupakan kota yang penting dalam hidup orang Israel, bukan saja karena Yerusalem menjadi pusat pemerintahan pada zaman itu, tetapi juga menjadi pusat Ibadah bagi Israel. Di Yerusalem ada Bait Allah yang diyakini oleh Israel bahwa Allah hadir di dalamnya. Itulah sebabnya pemazmur berharap dan merindukan agar semua umat yang meyakini kehadiran Allah di Yerusalem harus juga menghayati bahwa Allah hadir dalam hidup mereka sebagai umat Allah. Komitmen pemazmur mengajak umat mendoakan Yerusalem bukan karena sekedar kagum terhadap kota Yerusalem, tetapi lebih dari itu pemazmur yakin betul bahwa Allah sanggup menganugerahkan kedamaian, keadilan dan kesejahteraan hidup bagi umat-Nya. Harapan pemazmur juga bahwa anugerah kedamaian, kesejahteraan dan keadilan Allah tidak hanya dirasakan oleh segelintir orang, misalnya para pemimpin bangsa saja, tetapi juga boleh dirasakan oleh seluruh umat Allah. Perhatikan pernyataan pemazmur di ayat 9 “Oleh karena rumah Tuhan, Allah kita, aku hendak mencari kebaikan bagimu” Pernyataan itu  menunjukkan kepeduliaannya agar lebih banyak orang dapat mengalami kasih, kebaikan, kesejahteraan dan kedamaian Allah.

Refleksi:
Mari merenung sejenak. Sejauh mana saudara merindukan agar Tuhan menganugerahkan kedamaian, kesejahteraan dan keadilan bagi Bangsa, Negara dan kota tempat tinggal saudara? Pernahkah saudara ambil bagian untuk mendoakan Bangsa, Negara dan kota tempat saudara tinggal, baik dalam doa pribadi, keluarga maupun di kebaktian umum.

Tekad:
Ya Tuhan terima kasih untuk Bangsa, Negara Indonesia, terutama untuk kota Surabaya tempat saya tinggal. Pakailah saya menjadi bagian untuk mendoakan bangsa, Negara dan kota Surabaya.

Tindakkan:
Saya berkomitmen untuk mendoakan Bangsa, Negara Indonesia dan terutama kota Surabaya dalam setiap doa pribadi saya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*