suplemenGKI.com

Kamis, 28 Mei 2020

27/05/2020

TUHAN YANG BERKUASA

Bilangan 11:24-30

 

Pengantar
Kita senang jika kita memperhatikan para pemimpin yang penuh dengan hikmat dan kebijaksanaan dari Tuhan untuk melakukan tugas dan tanggung jawabnya. Kita bisa lebih yakin dan tenang karena apa yang dilakukannya pasti didasarkan pada tuntunan Tuhan. Hari ini kita belajar bersama dari kisah Musa yang saat itu menjadi pemimpin bangsa Israel.

Pemahaman

  • Ayat 24-25   : Apa yang terjadi pada ketujuh puluh orang tua-tua?
  • Ayat 26-27   : Apa yang terjadi pada Eldad dan Medad?
  • Ayat 28-30   : Apa alasan Musa menolak respons Yosua?

Kitab Bilangan berisi kisah perjalanan bangsa Israel menuju tanah perjanjian. Perjalanan itu tentu bukanlah perjalanan yang mudah dan menyenangkan tetapi menjadi perjalanan yang penuh tantangan dan cobaan. Di balik itu semua, Tuhan terus-menerus mengasihi mereka. Tuhan memimpin mereka dengan memberikan segala sesuatu sesuai dengan kebutuhannya. Di zaman itu, suara Tuhan lebih sering terdengar ketika Tuhan ingin menyampaikan perintah dan maksud-Nya. Dalam penyampaian suara-Nya, Tuhan memakai Musa sebagai perantara dan bertindak sebagai pemimpin atas Israel.

Di tengah perjalanan, Bangsa Israel bersungut-sungut kepada Tuhan karena mereka kekurangan makan. Mereka begitu kelaparan sebab tidak ada lagi makanan yang tersisa. Melihat situasi bangsanya yang kelaparan dan bersungut-sungut, Musa menyampaikan keluh kesah kepada Tuhan. Musa merasa bahwa beban tugas yang ia jalani begitu berat. Ia juga merasa bahwa Tuhan pun murka kepada mereka. Musa merasa bahwa dirinya tidak mendapat dukungan yang penuh dalam mencari solusi atas kondisi ini. Di balik murka Tuhan, Ia meminta Musa untuk mengumpulkan para tua-tua agar terbagi beban tugasnya. Tuhan juga berjanji akan memberikan daging untuk dimakan, bahkan jumlahnya sampai lebih dari cukup. Ketika Tuhan menyampaikan janji itu, Musa tidak langsung yakin, tetapi Tuhan mampu membuatnya percaya akan janji tersebut.

Dengan demikian karya Tuhan lebih mudah dipahami oleh Musa. Tuhan berkarya dengan memberi kepada para tua-tua Roh yang ada pada Musa. Pemberian Roh ini menunjukkan bahwa Roh itu hadir pada para tua-tua dan mereka dimampukan untuk berkarya. Walau dikatakan bahwa kehadiran Roh itu tidak lama, tetapi mampu menolong Musa dalam menanggung beban tugasnya.

Peristiwa hadirnya Roh Tuhan juga terjadi pada Eldad dan Medad yang tidak hadir dalam pertemuan itu. Mereka dikuasai oleh Roh Tuhan. Hal ini menunjukkan tentang kekuasaan atau otoritas Allah yang mampu memberi Roh kepada siapa saja. Ketika Yosua tahu bahwa Eldad dan Medad juga menerima Roh, ia meminta Musa untuk mencegah mereka. Musa menolak apa yang diinginkan Yosua dengan menyatakan bahwa memang lebih baik jika Roh itu menyertai seluruh bangsa.

Kuasa Tuhan tidak hanya mampu membuat orang-orang yang lapar menjadi kenyang, tetapi sekaligus mampu membuat mereka benar-benar disertai oleh Tuhan melalui karya Roh yang hadir di dalam kehidupan mereka. Tuhan adalah pemimpin kehidupan kita yang penuh kasih sayang. Ia murka kepada bangsa Israel karena penyertaan-Nya yang luar biasa dibalas dengan keluh kesah. Tuhan tidak hanya memberi makanan, tetapi juga memampukan para tua-tua membantu Musa memimpin Israel dan karya itu datang dari Tuhan sendiri.

Refleksi
Mari merenungkan kehidupan kita masing-masing: berapa kali kita mengeluh tentang hidup kita kepada Tuhan? Apakah kita ingat bahwa Dia yang berkuasa dalam hidup kita? Seperti apa yang dilakukan-Nya kepada bangsa Israel, Ia yang berkuasa dan memimpin kehidupan kita, sehingga kita mampu hidup dalam tuntunan Roh-Nya. 

Tekadku
Tuhan, aku rindu pimpinan-Mu dalam kehidupan setiap hari. Biarlah Roh-Mu menolongku menghadapi berbagai pergumulan kehidupan.

Tindakanku
Aku ingin mencatat setiap kebaikan yang sudah Tuhan berikan untuk melewati segala pergumulanku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«
Next Post
»