suplemenGKI.com

Allah tidak menyingkirkan berbagai bentuk penderitaan dan kesulitan dari kehidupan anak-anak-Nya.  Apakah itu berarti bahwa Allah tidak mengasihi umat-Nya?  Sama sekali tidak.  Allah justru menggunakan semua itu untuk kebaikan kita. Tidak ada sesuatu apapun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah. Kebenaran inilah yang ditegaskan Paulus di dalam bagian ini.

·   Ay. 28-30.  Apa yang dimaksudkan dengan ”segala sesuatu”?  Apa artinya ”mendatangkan kebaikan”?  Kebaikan apakah yang dimaksudkan di sini?

·   Ay. 31-34.  Dalam bentuk apakah kasih Allah telah dibuktikan-Nya bagi kita?  Apa yang dilakukan Yesus Kristus bagi kita? 

·   Ay. 35-39.  Ayat-ayat ini menegaskan teguhnya kasih Allah bagi kita.  Hal apa saja yang disebutkan sebagai ancaman yang berusaha memisahkan kita dari kasih-Nya?  Bagaimana seharusnya kita menghadapi ancaman-ancaman tersebut? (lihat ay. 37)

·   Penderitaan atau kesulitan apakah yang sedang Anda hadapi sekarang ini?  Terkait dengan kesulitan/ penderitaan yang harus Anda hadapi itu, nasihat apakah yang Anda peroleh dari firman Tuhan yang Anda pelajari hari ini?

 

Renungan

Kita selalu berharap agar Tuhan segera menyingkirkan semua hal yang menyebabkan kita menderita: sakit-penyakit, kemiskinan, bencana alam, kecelakaan, terorisme, dan sebagainya.  Jika Tuhan tidak segera menyingkirkan semua itu kita menganggap bahwa Tuhan kurang mengasihi kita.  Kita lupa bahwa Tuhan mempunyai maksud dan tujuan yang tidak selalu kita lihat atau kita mengerti.  Ayat 28 yang menegaskan bahwa Allah sanggup mendatangkan kebaikan melalui segala sesuatu yang terjadi terhadap kita.  Segala sesuatu di sini memang meliputi semua peristiwa yang terjadi dalam hidup kita.  Namun, sesuai dengan pokok bahasan ayat-ayat sebelumnya, ”segala sesuatu” di sini secara khusus menunjuk kepada segala macam kesulitan dan penderitaan yang kita alami.

Kebaikan yang dimaksudkan dalam ayat tersebut tentunya bukan kebaikan menurut ukuran kita sendiri.  Ukuran kebaikan itu adalah rencana Allah.  Rencana ini berlaku bagi orang-orang yang telah dipanggil-Nya.  Paulus menguraikan bagaimana Allah secara teratur dan terencana memilih, menentukan, memanggil, membenarkan, dan memuliakan kita.  Dan untuk melaksanakan rencana tersebut Allah mengaruniakan Anak-Nya sendiri bagi kita.  Karunia Allah yang terbesar ini memberikan jaminan bahwa kasih Kristus akan senantiasa menjadi milik kita.  Penindasan, kesesakan, penganiayaan, kelaparan, ketelanjangan, bahaya, atau pedang tidak dapat memisahkan kita dari kasih-Nya.  Kasih Allah di dalam Yesus Kristus menjamin bahwa kita akan mendapatkan kemenangan menghadapi semua itu. Jika Anda berpikir untuk menyerah, betapa ruginya!

 

Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. (Roma 8:28)

 

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*