suplemenGKI.com

Mazmur 146:5-10.

 

“Kebahagiaan Berharap Kepada Allah”

Pengantar:
            Pasti saudara sepakat bahwa semua orang ingin hidupnya berbahagia. Itu sebabnya orang akan berusaha, berjuang dan berlomba dengan berbagai cara untuk memperoleh kebahagiaan. Tetapi semakin orang berusaha, berjuang dan berlomba untuk mendapatkan kebahagiaan dengan kekuatannnya sendiri, kebahagiaan itu justru akan semakin jauh meninggalkannya. Ada orang beranggapan bahwa jika ia mempunyai uang banyak pasti ia akan bahagia, tetapi ternyata setelah ia memiliki uang banyak ia semakin tertekan, karena ia harus mempertahankan agar uanganya tetap banyak. Lalu bagaimanakah supaya hidup ini bisa benar-benar bahagia? Mari kita perhatikan bacaan firman Tuhan hari ini.

Pemahaman:

  1. Menurut pemazmur, bagaimanakah caranya supaya bisa berbahagia? (v. 5)
  2. Apakah yang Allah lakukan sehingga dapat membuat kita bahagia? (v. 6-9)

Pada ayat 5 sangat jelas dikatakan bahwa “Berbahagialah orang yang mempunyai Allah Yakub sebagai penolong, yang harapannya pada Tuhan, Allahnya” Pada bagian ini pemazmur hendak menunjukkan bahwa Allah yang kita sembah itu memang benar-benar sumber kebahagiaan sejati. Untuk dapat menikmati kebahagiaan dari Allah, maka dua hal yang harus di lakukan, Pertama: Menjadikan Dia sebagai penolong. Menjadikan Allah sebagai penolong, berarti kita mengakui, mempercayai dan berserah hanya kepada-Nya di dalam segala aspek kehidupan kita. ke dua: Menaruh harapan secara totalitas hanya kepada Allah. Berarti kita tidak boleh ragu, bimbang atau setengah-setengah dalam menaruh harapan kepada Allah. Dua hal itulah sebetulnya menjadi ukuran apakah kita benar-benar beriman kepada Tuhan yang kita percayai atau tidak. Mengapa kita harus totalitas beriman kepada Allah? Ayat. 6 menegaskan siapakah Allah sesungguhnya, Dia adalah Sang pencipta langit dan bumi dan segala isinya, dan selama-lamanya hanya Dia Sang pencipta sekaligus pemilik dan pemelihara hasil ciptaan-Nya. Ayat 7-10 bercerita tentang betapa teliti, betapa peduli dan betapa adilnya Allah memelihara umat-Nya. Tuhan yang adalah Pencipta dan Raja (v. 10) tetapi juga memperhatikan orang-orang yang beriman kepada-Nya, yaitu mereka yang mencari pertolongan-Nya. Tuhan Sang Pencipta langit dan bumi, bukan hanya peduli pada hal-hal yang besar, Ia juga peduli pada orang-orang yang tertindas, kelaparan, terbelenggu, sakit, atau kesepian. Jadi jika anda ingin bahagia, janganlah menjauh dari Tuhan.

Refleksi:
Renungkan sejenak. Apakah anda sudah lelah mencari kebahagiaan di dunia ini, tetapi anda tetap belum mendapatkannya? Jangan kuatir ada Tuhan Yesus sumber kebahagiaan sejati, milikilah Kristus dan berharaplah kepada-Nya secara totalitas, maka engkau akan bahagia.

Tekadku:
Tuhan Yesus, saya bersyukur boleh memiliki Engkau sebagai juruselamat dan sumber kebahagian sejati dalam hidup saya. Saya mau mengandalkan Engkau secara totalitas.

Tindakkanku:
Mulai hari ini saya akan menjadikan Tuhan Yesus sebagai sumber kebahagiaan dalam hidup saya. Untuk itu saya mau mengambil langkah untuk terus berharap hanya kepada-Nya.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*