suplemenGKI.com

Mazmur 148:7-14

 

Semua Ciptaan Wajib Memuji-muji Tuhan (2)

 

Pengantar:
            Pada bagian pertama, Maz 148:1-6 pemazmur  mengajak semua ciptaan yang di atas untuk memuji Tuhan, pada bagian ke dua ini pemazmur mengajak semua ciptaan yang ada di bumi untuk memuji Tuhan. Secara jelas diperinci semua ciptaan yang ada di bumi: ular-ular naga, segenap samudera raya, api, hujan es, salju, kabut, angin badai, gunung, bukit, pohon-pohon, binatang liar, binatang melata, hewan liar, burung-burung, raja-raja, pembesar-pembesar, pemerintah dunia, taruna, anak-2 dara, orang tua dan muda semua memuji Tuhan.

 Pemahaman:

  1. Apa maksud pemazmur menyebutkan dengan terperinci semua ciptaan memuji Tuhan?
  2. Apa alasan pemazmur mengajak semua ciptaan yang ada di bumi untuk memuji Tuhan?
  3. Bagaimana dengan kita, sudahkah kita memuji-muji Tuhan?

Tentu  jika ditelusuri daftar yang disebutkan pemazmur dalam pasal 148:7-12, masih

jauh dari lengkap, namun daftar itu sudah mewakili semua ciptaan yang ada di bumi, yang semuanya diajak untuk memuji Tuhan. Tujuan pemazmur merincikan adalah menunjukan bahwa memuji Tuhan bukan hanya menjadi hak manusia sebagai mahluk yang tertinggi derajatnya, tetapi juga mejadi hak semua ciptaan Tuhan, apapun jenis, status dan bentuknya,  semua berhak memuji Tuhan.  Di sinilah manusia di tuntut untuk berbagi kesempatan dengan semua ciptaan yang lain termasuk dalam hal memuji Tuhan.

            Kembali kita melihat alasan memuji Tuhan yang diutarakan pemazmur, melengkapi alasan di bagian pertama: Tuhan patut dipuji karena nama-Nya tinggi luhur, keagungan-Nya mengatasi langit-bumi, hendak menjelaskan posisi Tuhan di atas segala-galanya termasuk semua yang ada di langit dan di bumi. Dan yang menarik adalah kalimat “Ia telah meninggikan tanduk umat-Nya…..”) Hendak menjelaskan bahwa manusia yang telah jatuh ke dalam dosa yang pantas binasa, tetapi karena kasih, kuasa dan keagungan-Nya manusia diselamatkan, dipulihkan dan dilayakkan untuk memuji-muji Dia.

            Memuji-muji Tuhan bukan hanya sebatas menyanyi, menyembah, berkidung dengan suara yang baik dan nada yang teratur. Tetapi memuji Tuhan juga bisa dalam bentuk praktek kehidupan yang memperkenankan hati Tuhan.  Memuji Tuhan secara konkrit adalah ketika hidup ini memperlihatkan Kristus di dalamnya.

Refleksi:
Memuji Tuhan di gereja memang baik, tetapi akan jauh lebih bermakna dan memuliakan Tuhan ketika kita memuji-muji Tuhan lewat hidup yang menampakan Kristus di tengah pekerjaan kita, kantor kita, rumah tangga kita dan di manapun kita berada.

Tekad:     
Tuhan, aku menyadari bahwa aku baru memuji-muji-Mu sebatas di gereja, tetapi aku belum bisa memuji-muji-Mu di tempat di mana orang-membutuhkan Kristus. Tolonglah agar aku sanggup memuji-muji-Mu di manapun aku berada.

Tindakan:
Aku mau memuji-muji Tuhan lewat sikap, perkataan dan perbuatanku di mana saja aku berada, agar Tuhan Yesus disaksikan oleh orang lain melalui diriku.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«