suplemenGKI.com

Relasi Dalam Kasih Kristus

Efesus 5:21-6:9

 

Pengantar
                Setiap orang pasti menginginkan adanya relasi yang baik dengan sesamanya, namun tidak jarang kita jumpai banyak orang yang mengalami masalah di dalam berelasi dengan sesamanya, baik itu suami-istri, orang tua-anak, maupun tuan-hamba. Mari kita belajar dari bacaan kita pagi ini untuk dapat memiliki relasi yang baik dengan sesama kita. 

Pemahaman
ay 21-33, Bagaimanakah relasi yang seharusnya sebagai suami dan istri?
ay 1-4, Bagaimanakah relasi yang seharusnya antara orang tua dan anaknya?
ay 5-9, Bagaimanakah relasi yang seharusnya antara tuan dan hambanya?

Paulus secara umum memberikan nasihatnya kepada jemaat di Efesus untuk senantiasa hidup sebagai anak-anak Terang. Pada bagian ini Paulus secara khusus memberikan nasihat kepada suami-istri, orang tua-anak dan tuan-hamba.

Kepada suami-istri, istri diharapkan tunduk kepada suami dan menghormati suaminya. Sedangkan kepada suami, untuk mengasihi, mengasuh, dan merawati istrinya. Nasihat ini diberikan di dalam kasih Kristus. Artinya Kristus itu sebagai role model dan standar bagi pasangan suami-istri. Paulus juga mengingatkan relasi jemaat dengan Kristus, juga menjadi relasi istri dan suami. Dimana Kristus berkorban bagi jemaatnya, demikian juga suami berkorban bagi istrinya.

Kepada orangtua-anak, anak diharapkan untuk taat dan menghormati orang tua. Sedangkan orang tua (terutama bapa-bapa) jangan membangkitkan amarah anaknya, namun mendidiknya di dalam ajaran dan nasihat Tuhan. Anak-anak taat kepada orang tua bukan karena orang tuanya yang baik atau hebat namun ini perintah Tuhan yang mengandung janji kehidupan yang bahagia dan panjang umur. Demikian juga orang tua mengasihi dan mendidik anaknya harus di dalam kasih Tuhan.

Kepada tuan-hamba, hamba diharapkan taat dengan ketulusan bukan hanya untuk mencari ”muka”. Sedangkan tuan, diharapkan memperlakukan hamba-hambanya dengan baik dan menjauhi ancaman-ancaman.  Paulus mengingatkan pula bahwa Tuhan dari hamba-hamba dan Tuhan dari tuan-tuan juga Tuhan yang sama. Tuhan yang sama ini tidak memandang muka siapapun juga orangnya. Tuhan akan membalaskan setiap perbuatan baik yang dilakukan oleh setiap manusia.

Paulus mengingatkan untuk kita dapat memiliki relasi yang baik dengan sesama, kita harus memiliki standar dan role model dari kasih Kristus. Semakin kita menghidupi kasih Kristus, kita akan semakin memiliki relasi yang baik dengan sesama manusia.

Refleksi
Ambil waktu untuk merenungkan: Bagaimanakah selama ini  saudara menjalin relasi dengan sesama?  Siapakah yang menjadi role model dan standar anda berelasi?

Tekad
Ya Tuhan, seringkali kami menganggap diri kami yang baik manakala kami berseteru dengan sesama. Kami menganggap orang lain yang salah dan kami yang benar. Ampunilah kami ya Tuhan, demi Kristus Tuhan kami. Amin

Tindakanku
Hari ini saya menyadari bahwa di dalam berelasi dengan orang lain saya punya role model dan standar Kristus.

Digg This
Reddit This
Stumble Now!
Buzz This
Vote on DZone
Share on Facebook
Bookmark this on Delicious
Kick It on DotNetKicks.com
Shout it
Share on LinkedIn
Bookmark this on Technorati
Post on Twitter
Google Buzz (aka. Google Reader)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Previous Post
«